Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa UMM Filmkan Kisah Cak Gik Arbanat

Sabet Juara 2 di Festival Dokumenter Budi Luhur

Redaksi by Redaksi
Februari 24, 2022 10:20 am
in Pendidikan
mahasiswa - Mahasiswa UMM Filmkan Kisah Cak Gik Arbanat

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film 'Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia'.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tiga mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat film dokumenter yang menggambarkan kisah Sugiarto, seorang musisi asal Malang yang menciptakan lagu anak.

Awalnya film ini hanya untuk memenuhi tugas kuliah. Namun ternyata bisa meraih juara dua dalam Festival Dokumenter Budi Luhur di Jakarta.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Lagu-lagu bertemakan tanah air Indonesia, lagu daerah, hingga lagu anak-anak yang diciptakan Sugiarto mampu menarik Hudan, Ilham, dan Farhan untuk menggali lebih dalam tentang kehidupan seorang musisi yang biasa dipanggil Cak Gik Arbanat itu.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

Terlahir dari keluarga pemusik, Cak Gik Arbanat terus menggeluti minatnya dalam bidang bermusik terutama biola. Menciptakan hingga mengenalkan lagu untuk anak-anak adalah suatu kegiatan yang rutin ia lakoni bersama rekan satu grup musiknya.

Kisah ini dikemas menarik dalam sebuah judul film berjudul ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’. Tiga mahasiswa tingkat akhir ini, sukses menggarap film berdurasi 12 menit 29 detik itu dengan penuh makna.

Selain sukses menyelesaikan tugas akhir karya non skripsi ini, mereka juga sukses membawa film tersebut menjadi juara dalam Festival Dokumenter Budi Luhur.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

Tak tanggung-tanggung, dari seleksi yang dilakukan berkali-kali, film ini mampu menyabet juara dua.

Sebagai sutradara dalam film yang diproduksi tahun 2021 itu, Muhammad Hudan Nur Ibad mengatakan bahwa sosok Cak Gik sudah jarang ditemui di jaman sekarang.

Menurutnya, Cak Gik adalah orang yang mempunyai misi menyelamatkan generasi anak melalui lagu-lagu yang diciptakannya tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

“Saya dan tim belajar menjadi orang yang peduli dengan keadaan sekitar yakni melakukan hal sekecil apapun pasti akan berdampak kepada khalayak luas,” ujar Hudan.

Proses produksi selama empat hari itu diakui Hudan sangat menyenangkan. Dalam pembuatannya dibalut dengan rasa kekeluargaan dan penuh canda tawa.

“Karena saya sebagai sutradara dituntut harus bisa membangun kemistri dengan narasumber agar narasumber yang diwawancarai tidak merasa canggung,” jelasnya.

Tak sia-sia, karya itu mampu membuat sosok Cak Gik semakin dikenal banyak orang melalui kejuaraan yang diperoleh dari Festival Dokumenter Budi Luhur. Sosok yang memperjuangkan generasi muda agar lebih baik itu, mulai dikenal khalayak luas.

“Tentunya bangga dan senang karena proses yang kami lewati membuahkan hasil yang memuaskan. Dengan terpilihnya film kami menjadi juara dua, sosok Cak Gik Arbanat akan semakin dikenal khalayak luas karena film dokumenternya telah dimuat di aplikasi Genflix yang tentunya dapat diakses oleh siapapun dan jangkauannya sangat luas,” kata Hudan.

Ungkapan senang dan bangga juga dirasakan Sugiarto, pencipta lagu Terima Kasih Guruku ini berharap film tersebut ditonton banyak orang dan menjadi motivasi bagi musisi lain untuk menciptakan lagu-lagu yang bisa dinikmati oleh anak-anak.

“Begitu dikasih kabar, saya sangat senang, sangat bangga. Dan yang paling penting adalah semoga film itu banyak yang menonton dan menginspirasi masyarakat untuk mau membuat karya atau membuat lagu yang bisa dinikmati oleh anak-anak,” harap Cak Gik.

Dan terakhir, lulusan Prodi Ikom UMM ini berharap misinya bisa disambungkan lewat film dokumenter itu untuk mengajak masyarakat mencintai lagu nasional, lagu daerah, dan lagu anak-anak sesuai dengan usianya.

Reporter: Mila Arinda

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmahasiswaumm

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
wardah - Wardah Gelar Global Youth Fest Bersama Kawula Muda di Kancah Internasional

Wardah Gelar Global Youth Fest Bersama Kawula Muda di Kancah Internasional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.