MALANG, Tugumalang.id – Tim Dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada 21 Juli 2026.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan pengelolaan, pelaporan keuangan, dan analisis usaha BUMDes. Tim dosen berkolaborasi dengan BUMDes Tirta Jaya Kreasi dan Galeri UMKM Wringinsongo sebagai mitra.
Ketua Tim Dosen Polinema, Widi Dwi Ernawati, S.E, M.SA, Ak, CA menjelaskan kegiatan pendampingan diberikan untuk menjawab kebutuhan BUMDes yang mengelola beberapa unit usaha dengan pola transaksi berbeda, mulai dari lapangan badminton, kolam Sumber Wringinsongo, Galeri UMKM, hingga unit pengelolaan sampah.
Baca Juga: Polinema Latih Guru SD Mutiara Harapan Lawang Kembangkan Media Ajar Fun Science
“Sebelum pendampingan, pencatatan masih dilakukan secara manual, terpisah, dan belum seragam sehingga konsolidasi data serta penyusunan laporan memerlukan waktu lebih panjang,” jelas Widi.
Kegiatan berlangsung partisipatif dan mendapat antusiasme yang baik. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi langsung memetakan transaksi, memasukkan kas masuk dan kas keluar, mengelompokkan pendapatan serta biaya, membaca ringkasan kinerja, dan menelusuri alur data dari unit usaha menuju laporan BUMDes.

Kegiatan pendampingan ini dilakukan oleh dosen dan juga mahasiswa yang membagi peserta dalam beberapa kelompok dan kendala pengguna dibahas pada saat itu juga. Aplikasi SI-BUMDES diperkenalkan sebagai sistem pencatatan berbasis kebutuhan pengguna.
“Melalui format sederhana, transaksi dari beberapa unit dan disusun secara seragam dan terintegrasi untuk menghasilkan laporan posisi keuangan, laba rugi, arus kas, serta ringkasan omzet, biaya operasional, dan surplus atau defisit,” bebernya.
Baca Juga: Dorong Kemandirian dan Jiwa Wirausaha Pelajar, Tim PPM Polinema Ajak Olah Sereh Menjadi Pembersih Lantai
Dokumentasi video kegiatan juga menampilkan capaian post test pemahaman peserta sebesar 89 persen setiap sesi pelatihan dan praktik.
Sementara Ketua BUMDes Tirta Jaya Kreasi, Novi Angga menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan oleh Tim Dosen Polinema sangat membantu pelaporan keuangan secara digital.
“Integrasi pencatatan dalam satu aplikasi membantu mengurangi kerumitan rekap manual dan mempercepat penyiapan laporan untuk Musyawarah Desa maupun pelaporan kepada kementerian,” ujarnya.
Respons aktif, pertanyaan peserta, dan keterlibatan selama praktik memperlihatkan kebutuhan nyata terhadap pendampingan yang berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan dan video dokumentasi, pihak Wringinsongo turut menyampaikan harapan agar kerja sama dengan Polinema tidak berhenti pada pelatihan awal.
Kolaborasi diharapkan berlanjut melalui pendampingan implementasi, evaluasi penggunaan aplikasi, penyempurnaan sistem sesuai kebutuhan unit usaha, serta penguatan kapasitas pengelola.
Bagi mahasiswa, program ini menjadi pembelajaran kontekstual melalui observasi proses bisnis, pemetaan alur transaksi, pendampingan pengguna, dan pengolahan data yang telah dianonimkan.
Rangkaian PKM DIPA Polinema tahun 2026 selanjutnya diarahkan pada monitoring penggunaan SI-BUMDES, penyusunan SOP, penguatan admin kunci, dan pemanfaatan laporan sebagai dasar evaluasi usaha yang akuntabel serta berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


























