Malang, Tugumalang.id – PT Tomoland Malang menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan piatu di Masjid Ir Utomo, kawasan Perumahan Graha Agung Merjosari, Kota Malang, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar.
Direktur Utama Tomoland Singgih Kharisma mengatakan, aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Kami ingin Tomoland bisa terus bermanfaat dan berkontribusi untuk Kota Malang, masyarakat termasuk kepada kelompok rentan,” katanya.
Menurut Singgih, kegiatan itu juga menjadi ungkapan rasa syukur atas perkembangan Tomoland yang terus bertumbuh dalam menghadirkan hunian berkualitas.
“Tentu ini juga sebagai ucapan rasa syukur kami. Tomoland alhamdulillah sekarang sudah berkembang, dan kami juga meminta doa dari anak anak yatim agar proyek proyek selanjutnya bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Baca juga: Puas Kualitas Bangunan, Investor Jakarta Tambah Investasi Kos di Tomoland
Kegiatan santunan berlangsung khidmat dengan diawali lantunan tilawatil Quran dan pembacaan selawat. Pada kesempatan yang sama, Tomoland juga menerima penghargaan Top Brand dari Radar Malang atas kontribusinya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Singgih menjelaskan, Tomoland kini telah berkembang sebagai penyedia hunian eksklusif di berbagai titik di Malang Raya. Salah satu produk yang dikembangkan adalah rumah kos yang ditujukan sebagai pilihan investasi jangka panjang di kawasan strategis.
Menurutnya, pertumbuhan kawasan pendidikan di Malang yang memiliki puluhan kampus dan ratusan ribu mahasiswa turut mendorong kebutuhan hunian kos.
Baca juga: Meningkatkan Kualitas Hunian, Tomoland Hadirkan ApartKost demi Kenyamanan Mahasiswa Pendatang di Malang
“Properti rumah kos saat ini cukup menarik. Selain bisa berpeluang punya passive income lewat kos, harga properti juga terus naik,” ujarnya.
Ia menilai, rumah kos kini semakin diminati investor maupun orang tua mahasiswa. Bahkan, tidak sedikit orang tua yang membeli rumah kos untuk ditempati anaknya sekaligus menjadi investasi.
“Dulu orang beli rumah untuk dihuni. Sekarang di Malang, ada yang beli properti rumah kos sekalian untuk anaknya yang sedang kuliah disini, anaknya ikut mengelola dan jadi juragan kos,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























