Tugumalang.id – Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tengah mematangkan rencana angkot pelajar gratis. Kini, audit eksternal terhadap koperasi atau badan usaha yang menaungi angkot tengah dilakukan.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa rencana angkot pelajar gratis masih terus dimatangkan. Rencananya, akan ada 80 angkot yang akan dilibatkan di tahap awal.
Nantinya, para sopir angkot melalui koperasi atau badan usaha akan mendapat intensif dari Pemkot Malang. Dikatakan, para sopir angkot yang akan dilibatkan tersebut telah memiliki setidaknya 4 koperasi.
Baca Juga: Belajar Biologi Makin Seru: Zona Aktivitas Museum Tubuh Hadirkan Simulasi Interaktif untuk Keluarga
“Saat ini masih proses audit eksternal dari konsultan publik untuk memastikan koperasinya bagus. Karena ini ada 4 koperasi,” ucapnya, Selasa (21/6/2026).
Untuk memberikan kepastian hukum, Widjaja mengatakan bahwa angkot yang dilibatkan memang harus dibawah naungan koperasi atau badan usaha.
“Rencananya memang disebutkan bahwa program angkot pelajar gratis ini dapat dilakukan oleh badan usaha atau koperasi,” tuturnya.
Berdasarkan rekomendasi Bagian Hukum Setda Kota Malang, badan usaha atau koperasi yang akan menaungi angkot dalam program angkot pelajar gratis harus rampung dulu.
Baca Juga: Hanya 20 Persen Pelajar Manfaatkan Angkot Gratis, Ini Langkah Dishub Kota Batu
“Kalau soal kapan selesai auditnya, tentu kami menanti konsultan dari tim audit selesai,” ujarnya.
Ia berharap program angkot pelajar gratis bisa segera dioperasikan. Selain sebagai upaya mempwrmudah akses pendidikan di Kota Malang, program ini diproyeksikan juga untuk pemberdayaan sopir angkot.
Mengingat, tantangan angkot saat ini kian besar. Setelah digempur masifnya transportasi online, operasional bus Trans Jatim dengan fasilitasnya yang memanjakan juga kian membuat penumpang mereka berkurang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A
























