Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dedikasi Mitigasi Bencana Prof Sukir Maryanto, Guru Besar Bidang Ilmu Vulkanologi dan Geothermal UB

Redaksi by Redaksi
Februari 17, 2022 6:23 pm
in Pendidikan
Prof Sukir Maryanto SSi MSi PhD, Guru Besar di bidang Ilmu Vulkanologi dan Geothermal Universitas Brawijaya. Foto: dok

Prof Sukir Maryanto SSi MSi PhD, Guru Besar di bidang Ilmu Vulkanologi dan Geothermal Universitas Brawijaya. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Prof Sukir Maryanto SSi MSi PhD merupakan profesor ke-250 di Universitas Brawijaya (UB). Pria yang lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, ini merupakan Guru Besar di bidang Ilmu Vulkanologi dan Geothermal yang dikukuhkan pada Oktober 2019.

Pria kelahiran 21 Juni 1971 ini mempunyai cerita panjang di balik perjalanannya menempuh pendidikan hingga berhasil meraih gelar tertingginya sebagai dosen di tingkat perguruan tinggi.

READ ALSO

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

“Kalau diingat, semuanya mengalir begitu saja,” ucapnya, pada Kamis (17/2/2022).

Prof Sukir Maryanto SSi MSi PhD yang hobi mendaki gunung. Foto: dok

Menurut Prof Sukir, sebelum mulai berkecimpung dengan pendidikannya sekarang, ia pernah menghadapi masa sulit yang membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berenergi. Mulai dari transmigrasi ke Jambi pada tahun 1986, kerja sambil sekolah, hingga berpisah dengan orang tua sejak berusia sembilan tahun.

“Waktu itu, sehari-hari saya lalui dengan kerja, kerja, dan sekolah sampai akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan SMA, walaupun sempat tidak sekolah hampir empat bulan karena terisolir di daerah transmigrasi,” kenangnya.

Dengan susah payah, ia berhasil melanjutkan studi S1 di Jurusan Fisika UB pada tahun 1995. Meski di tengah proses perjalanan, ia sempat harus cuti kuliah selama satu tahun dan mulai menekuni bidang kegunungapian, kebencanaan, hingga panas bumi.

“Waktu itu, saya memperoleh beasiswa URGE di program pascasarjana UGM, Yogyakarta tahun 1996 dalam bidang Seismik Gunung Api. Lalu di tahun 1998 saya memulai karir sebagai dosen FMIPA UB sembari masih melanjutkan studi di bidang kegunungapian dan kebencanaan,” imbuhnya.

Sejak itu, ia mulai terlibat kolaborasi penelitian dengan berbagai universitas baik gunung api maupun geothermal. Seperti penelitian Gunung Merapi sebagai proyek GFZ Jerman dan Gunung Semeru dengan Pennsylvania University.

Bahkan di tahun 2011, Sukir berkesempatan bergabung dengan tim Wako University dan JICA Jepang untuk pendampingan pelaksanaan Town Wacthing di Desa Ngadas, Kabupaten Malang, dalam upaya pendidikan kebencanaan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi letusan Gunung Bromo. Puncaknya, Sukir kerap mendapat hibah penelitian baik dalam maupun luar negeri sejak tahun 2009.

Karirnya terus merangkak naik. Pria yang pernah menempuh S3 dan Postdoctotral di Universitas Kyoto, Jepang, ini mendapat grant dari USAID dalam program Partnership For Enhances Engagement in Research (PEER) tahun 2014.

Melalui project tersebut, Sukir banyak memberikan beasiswa kepada mahasiswa baik S1 maupun S3 yang secara tidak langsung mempengaruhi proses percepatannya memenuhi syarat meraih gelar Guru Besar.

“Niat awalnya adalah membantu mahasiswa, tapi kemudian mungkin karena kita benar-benar ikut ke lapangan sama mahasiswa, progres report dan sebagainya, sehingga hasilnya signifikan. Dari situ ternyata hasil paper banyak. Mungkin juga karena kerja dengan mengalir dan ikhlas, sehingga bisa mempermudah kita memenuhi paper yang diajukan sebagai syarat Guru Besar,” beber dia.

Dengan dokumen yang lengkap, ia mengajukan pengurusan Jabatan Profesor. Tak berselang lama, kurang lebih hanya empat bulan saja, Sukir langsung bisa menyandang gelar Guru Besar.

Kuncinya satu, tegas Sukir, yakni menjalankan prinsip silaturahmi. Tak segan untuk menjalin kerja sama dengan mahasiswa maupun berbagai kolega dalam menghasilkan berbagai karya.

“Sebenarnya, di UB banyak program yang mendorong percepatan Guru Besar, waktu itu awalnya saya niatnya hanya membantu mahasiswa yang meneliti, menulis buku. Maka para dosen, mohon tidak segan untuk mengajak kerja sama mahasiswa, kolega secara multidisiplin sehingga memperluas karya-karya kita. Prinsipnya membuka silaturahmi dan kolaborasi,” imbuhnya.

Kini, Sukir aktif dalam tim pengelola MBKM Semeru. Salah satu wujud dharma bakti UB kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru dengan cara membina dan mendampingi masyarakat dalam pemulihan kondisi pasca bencana.

“Salah satu aktivitasnya menggalakkan Town Watching sesuai dengan pengalaman saya di tahun 2009 waktu di Ngadas. Mengingat kepedulian masyarakat terhadap bencana itu sangat perlu ditingkatkan, segala level usia dan pendidikan sehingga menjadi budaya kita,” tukasnya.

Diketahui, keberangkatan MBKM Semeru dibagi dalam empat gelombang yakni Januari untuk gelombang pertama dengan 49 mahasiswa, serta gelombang kedua, ketiga, dan keempat yang akan diberangkatkan pada April, Juli, dan Oktober 2022.

Mahasiswa akan berada di Semeru selama kurang lebih 2,5 bulan. Sebelum keberangkatan, para peserta sudah diberi pembekalan oleh tim ahli UB terkait mitigasi bencana, pemetaan dampak bencana dan potensi pengembangan wilayah, trauma healing dan pendidikan anak, kesehatan ibu anak dan masyarakat, Town and School Watching for Hazard Mitigation, pemulihan ekonomi dan lingkungan, dan Teknologi Informasi.(ads)

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangProf Sukir Mayantouniversitas brawijaya

Related Posts

Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Istri Wabup Malang bersama pengurus PSGKI Pascasarjana IAI Al-Qolam.

Resmikan PSGKI Pascasarjana AL-QOLAM, Hanik: Ini Jawaban Permasalahan Sosial di Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.