MALANG, Tugumalang.id – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing–Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (LPBA-BIPA) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar closing ceremony Program English for Unisma Ambassador 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang H.M.S. Jahroel S.H., Gedung Umar bin Khattab Unisma, Rabu (8/7/2026).
Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan berbahasa Inggris dan public speaking bagi mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keprotokoleran Unisma.
Ketua LPBA-BIPA Unisma, Ika Hidayanti, M.Pd mengaku bangga atas pencapaian mahasiswa selama mengikuti program English for Unisma Ambassador 2026.
Kebanggaan tersebut terlihat jelas dari performa mahasiswa dalam tiga cabang utama yang dilombakan, yaitu voice over, news presenting, dan storytelling.
Baca juga: Kembangkan Sustainable Green Campus, Unisma Jalin Kerja Sama dengan University of Twente hingga CLM Nano Energy

Seperti diketahui program ini dilaksanakan selama 13 pertemuan dan dirancang sebagai ajang untuk mengasah kemampuan public speaking, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi ajang Grand Final Duta Kampus Unisma yang telah dilaksanakan pada 20 Juni 2026 lalu.
“Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan intensif selama 13 pertemuan mampu membentuk kompetensi komunikasi yang solid. Sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa dalam berbagai ajang kampus, termasuk Duta Kampus Unisma,” terang Ika.
Melalui rangkaian pertemuan tersebut, peserta mendapat berbagai pembekalan keterampilan komunikasi berbahasa Inggris. Mulai dari teknik vokal, pengucapan, intonasi, hingga kepercayaan diri di atas panggung.
Berbagai Penghargaan dan Pengalaman Berharga
Program English for Unisma Ambassador 2026 juga diwarnai berbagai pemberian penghargaan kepada peserta. Panitia mengumumkan penghargaan untuk best performance di tiga kategori yang dilombakan.
Kategori News Presenter diraih oleh mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisma, Alfin Najmulloh. Mahasiswa yang akrab disapa Alfin ini dinilai mampu membawakan berita dengan intonasi yang tegas, artikulasi yang jelas, serta gaya penyampaian yang meyakinkan layaknya presenter profesional.
Sedangkan untuk penghargaan Best Voice Over diberikan kepada mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unisma, Clarisca Aurelia Zahra Novian.
Ia mampu menunjukkan penampilan yang memukau dengan kemampuannya dalam hal modulasi suara, serta kemampuan menyesuaikan karakter vokal dengan berbagai jenis konten, mulai dari iklan hingga narasi dokumenter.
Untuk Kategori Best Storytelling diraih oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisma, Abeel Subair.
Mahasiswa yang akrab disapa Abeer ini tampil menonjol dengan kemampuannya dalam membangun karakter, alur cerita, serta ekspresi yang kuat dalam setiap penampilan story telling selama program berlangsung.
Antusiasme mengikuti program ini begitu dirasakan oleh mahasiswa yang menjadi peserta. Dua mahasiswa FKIP Unisma, Adel dan Malik mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti program English for Unisma Ambassador 2026.
“Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi saya, terutama dalam teknik vokal dan cara membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan publik,” ujar Adel.
Hal senada juga disampaikan Malik yang merasa senang dapat mengasah kemampuannya dalam berbahasa Inggris.
“Selama 13 pertemuan, saya belajar banyak hal, mulai dari keberanian tampil hingga cara mengasah kemampuan berbahasa Inggris secara langsung. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya,” kata Malik menambahkan.
English for Unisma Ambassador Dilaksanakan Berkelanjutan
Acara closing ceremony ini dihadiri jajaran pengelola LPBA-BIPA Unisma, antara lain Kepala Pusat Pengembangan Bahasa Inggris LPBA Unisma, para tutor, serta perwakilan UKM Keprotokoleran.
Melalui program English for Unisma Ambassador 2026, LPBA-BIPA Unisma dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya.
Program ini juga menjadi wujud dari komitmen Unisma mencetak generasi muda yang unggul secara akademik maupun soft skill komunikasi. Sekaligus sejalan dengan semangat dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia sebagaimana semangat yang diusung Unisma.
Walaupun program telah berakhir, para peserta diharapkan tidak berhenti melatih keterampilan mereka dalam berbahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris.
Selain itu juga terus melatih kemampuan public speaking agar mahasiswa siap bersaing, baik di lingkungan kampus maupun di kancah yang lebih luas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko























