Rabu, Oktober 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

M Sholeh by M Sholeh
Juli 7, 2026 5:07 pm
in Pendidikan
Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

Menko Kumham Imipas, Prof Yusril Ihza Mahendra, saat orasi ilmiah di Unikama. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) RI, Prof Yusril Ihza Mahendra menyampaikan orasi ilmiah kebangsaan di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) pada Selasa (7/7/2026).

Menko Yusril membawakan orasi bertajuk “Merawat Demokrasi dan Supremasi Hukum dalam Bingkai Nilai-Nilai Kearifan Lokal Menuju Indonesia Emas”. Dalam orasinya, ia juga menceritakan masa kecilnya yang hidup di tengah kemajemukan.

READ ALSO

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang

Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak

Baca Juga: Menko Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Unikama

“Bagi saya, tema ini sangat dekat sekali dengan perjalanan hidup pribadi saya dari kecil sampai sekarang,” kata Yusril.

Latar belakang kakek sebagai ulama, ayah aktivis masyumi turut menjadi cikal bakal kekuatan pemikiran Yusril. Termasuk nenek moyangnya yakni Raja Ali bin Raja Ahmad yang pernah menulis kitab berjudul Kitab Pelajaran Bahasa dan menjadi referensi bahasa modern saat ini.

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) RI, Prof Yusril Ihza Mahendra berorasi ilmiah di Unikama (M Sholeh)

“Agama mengajarkan kita bijak, lurus dan beretika. Ini penting untuk direnungkan bahwa kita sudah merdeka, menyusun konstitusi, menjadikan demokrasi berazaskan kedaulatan rakyat. Tapi kita tak bisa melupakan dasar etika,” ucapnya.

Perdebatan panjang dalam perumusan dasar negara telah dilalui para pendiri bangsa. Melalui dasar dasar kemajemukam ideologi, para pendiri bangsa telah membangun pondasi bangsa Indonesia.

“Saya pikir kalau kita membangun dengan dasar kemajemukan, saling menghargai, insyaallah bangsa ini akan tetap bersatu di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Fakultas Hukum Unikama Perkuat Kualitas Akademik Lewat Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE

Sejak awal, Indonesia menurutnya didirikan sebagai negara hukum yang demokratis. Ia juga mengingatkan bahwa negara hukum tidak otomatis sebagai negara demokratis. Sebab demokrasi tanpa hukum dapat berubah menjadi kekuasaan yang tak terkendali.

“Negara hukum yang demokrasi menempatkan kekuasaan dibawah hukum. Sementara hukum memperoleh legitimasi dari kehemdak rakyat melalui mekanisme konstitusional,” tuturnya.

Dalam negara hukum, tak ada seorang pun yang ada di atas hukum. Termasuk pejabat negara, penegak hukum atau lembaga politik pun. Semua wajib tunduk pada hukum. Namun hukum tak boleh menjadi instrumen yang kaku dan terlepas dari rasa keadilan.

“Kepastian hukum harus berjalan seiring dengan keadilan dan penghormatan terhadap kemanusiaan,” ujarnya.

Dikatakan, demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada prosedur seperti pemilu yang adil, kebebasan berpendapat. Tetapi juga pada etika dalam menjalankannya. Tanpa kejujuran, tanggungjawab, dan kesediaan saling mendengar, prosedur demokrasi akan kehilangan maknanya.

“Bahayanya kekuasaan tanpa dilandasi etika, maka pemimpin atau politisi bukan membangun bangsa dan negara tapi membangun kekuasaan bagi dirinya sendiri,” kata dia.

Untuk itu, ia berpesan agar generasi saat ini turut menjaga konstitusi, demokrasi dan spirit etika dalam berbangsa dan bernegara. Baginya, konstitusi tak bisa berbuat apa apa tanpa landasan etik para penyelenggara negara.

“Konstitusi bisa menjadi hampa bahkan bisa berbalik menjadi legitimasi bagi penguasan untuk mengesahkan tindakan yang menyimpang konstitusi,” ujarnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

 

Tags: EtikaMenko YusrilOrasi IlmiahUNIKAMA

Related Posts

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang
Pendidikan

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang

Selasa, 6 Okt 2026
Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak
Advertorial

Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak

Senin, 5 Okt 2026
Pelatihan PLTS ITN Malang Bekali Praktisi Rancang Energi Surya
Advertorial

Pelatihan PLTS ITN Malang Bekali Praktisi Rancang Energi Surya

Senin, 5 Okt 2026
UIN Malang Bahas Moderasi Beragama di Tengah Geopolitik Global
Advertorial

UIN Malang Bahas Moderasi Beragama di Tengah Geopolitik Global

Senin, 5 Okt 2026
Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI
Advertorial

Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI

Senin, 5 Okt 2026
Gelar Academic Mobility Visit Bersama UMPSA Malaysia, Polinema Perluas Kolaborasi Akademik dan Mobilitas Mahasiswa
Advertorial

Gelar Academic Mobility Visit Bersama UMPSA Malaysia, Polinema Perluas Kolaborasi Akademik dan Mobilitas Mahasiswa

Minggu, 4 Okt 2026
Next Post
Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.