Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Nenek Cikrak dan Kepala jadi Kaki

Fajrus Sidiq by Fajrus Sidiq
Februari 3, 2022 6:00 am
in Ruang Cendekia
Kopi Pagi, Fajrus Sidiq.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Pekan lalu tim Tugu Media Group ke Semeru. bersama Pak Nur GWPP, Bu Yayah IKWI. ada Mas Thoriq CEO. Bayu koordinatornya. dan teman-teman relawan. acaranya penyaluran bantuan. di Supiturang, saya bertemu nenek-nenek. namanya Cikrak. kira-kira umurnya tujuh puluhan. beliau salah satu dari ribuan orang sekitar Semeru.

Beliau senang dapat bantuan. tapi lebih baik bisa hidup normal lagi. bertani di ladang, hidup dari jerih payah sehari-hari. kata nenek Cikrak.

READ ALSO

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Semeru sejak dulu sudah beberapa kali meletus. nyembur lava. tahun 1945, sudah ada catatan letusan. kalau istilah vulkanologi, aktifitas gunung ya letusan itu. jadi masyarakat sekitar wajib waspada.

Saya sependapat. gunung aktif bisa meletus. kapan saja. tapi masyarakat setempat banyak paham. tanda-tanda apa yang diperlihatkan, diperdengarkan, dari aktifitas gunung.

Erupsi Semeru 4 Desember 2021. saat ini masih jadi perbincangan. tentu. karena warga terdampak masih mengungsi. butuh bantuan. ada yang pilih menetap. ada harapan di ladang dan sekitar. ada yang pilih relokasi. karena yang tersisa tinggal kenangan.

Satpam perumahan saya, Cak Didik namanya. lahir dan kecil di perbatasan Malang-Lumajang. ya sekitar lereng Semeru itu. kata dia, banyak temannya terdampak erupsi itu.

Cak Didik tidak pernah belajar ilmu pergunungan di sekolah. tapi dia paham tanda-tanda gunung bereaksi. pascaerupsi, temannya cerita. sudah seminggu Semeru tidak kedengaran bunyinya. sebelum erupsi.

Biasanya, pagi-pagi. gemuruh di perut Semeru terdengar warga. hampir setiap hari. seperti ledakan. tapi skala kecil. ledakan itu yang bikin erupsi. karena ledakannya kecil, erupsinya kecil. masyarakat tidak menganggap, yang kecil itu erupsi. tapi berkah bagi penambang pasir. juga bikin subur pertanian.

Nah kata temannya Cak Didik, warga tahu Semeru diam saja. semingguan. padahal diamnya Semeru adalah tanda. sedang ngempet. mau muntah lebih banyak. padahal dulu-dulu, kalau diam 3 hari saja, warga langsung slametan. berdoa.

Kembali kata Nenek Cikrak. masih untung Semeru tidak meletus. bisa habis Jawa Timur. jadi apa-apa harus disyukuri. aktifitas gunung layaknya harmoni. keseimbangan alam. meskipun tak bisa memendam sedih, dari matanya yang mengembun.

Tetangga saya yang Bhabinsa bilang. gunung meletus bisa setiap hari. seperti kata Cak Didik, aktifitasnya dirasakan warga sekitar. meskipun skalanya kecil. seperti di Bromo. tempat dia bertugas.

Gunung meletus karena magma naik ke atas. kalau gunung tertutup, ledakannya bisa hebat. kalau semeru kan dari pinggir. ke aliran lahar itu.

Gunung itu ibaratnya wajan. isinya minyak goreng. kompor di bawah nyala terus. panas terus. coba siram air di minyak gorengnya, bagaimana reaksinya. mletik kemana-mana. agak dahsyat.

Jadi kalau kena hujan, reaksinya akan meningkat. sejumlah ahli vulkanologi juga memaparkan. erupsi Semeru, salah satunya akibat hujan deras. berhari-hari. meruntuhkan kubah gunung. jadi longsor dan erupsi.

Nenek Cikrak mungkin juga mengerti itu. tapi siapa bisa sangka erupsinya begitu dahsyat. sekarang aktifitas beliau cuma ibadah. di rumah. karena ladang sudah habis jadi dimakan lahar. tapi saya salut Nenek Cikrak mau move on.

“Kalau sekarang, meskipun kepala jadi kaki,”. Nenek Cikrak bilang dengan Bahasa Madura. menggebu-gebu.

Ungkapan ini dahsyat sekali. terutama buat anak muda. kalau saya artikan, Nenek Cikrak siap kerja keras. membangun kembali peradaban disana. yang habis diterjang lahar. pascaerupsi Semeru.

Akan berarti beda. jika Nenek Cikrak bilangnya dengan lemas. artinya jadi: apa adanya.

Lekas pulih Semeru.(*)

 

Fajrus Sidiq

GM Tugumalang.id

Tags: bantuan korban erupsi Gunung semeruerupsi semeruKaki di Kepala

Related Posts

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Tipe letusan Gunung Api di Indonesia

Wajib Kenali 7 Tipe Letusan Gunung Api di Indonesia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.