Jumat, Agustus 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Redaksi by Redaksi
Juli 6, 2026 9:13 am
in Asli Malang
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)

Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kota Malang memiliki sejumlah kawasan yang telah dikenal sejak masa kolonial maupun dibentuk pada periode yang baru. Setiap kawasan unik ini memiliki latar belakang pembentukan yang berbeda, mulai dari permukiman komunitas tertentu hingga kawasan yang ditetapkan melalui program pemerintah.

Hingga saat ini, nama-nama kawasan tersebut masih digunakan sebagai penanda wilayah di Kota Malang. Masing-masing memiliki latar belakang pembentukan yang berbeda sesuai dengan periode dan tujuan pengembangannya.

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

1. Pecinan, pusat perdagangan masyarakat Tionghoa

Kawasan Pecinan menjadi salah satu pusat perkembangan komunitas Tionghoa di Kota Malang. Arsip Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang melalui Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) mencatat masyarakat Tionghoa telah bermukim di kawasan ini sebelum 1914 dan mengembangkan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Teknik Elektro ITN Malang Edukasi PLTS untuk Wujudkan Kampung Mandiri Energi di Madyopuro

Pada perkembangannya, kawasan Pecinan meluas di sekitar Pasar Besar. Deretan rumah toko atau ruko dibangun dengan fungsi sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi usaha. Pola tersebut masih dapat dijumpai pada sejumlah bangunan di sekitar Jalan Zainul Arifin, Pasar Besar, Comboran, dan Pertukangan.

Di kawasan ini juga berdiri Kelenteng Eng An Kiong yang diperkirakan dibangun pada awal abad ke-19. Hingga sekarang, kelenteng tersebut masih digunakan sebagai tempat ibadah masyarakat Tionghoa sekaligus menjadi salah satu bangunan bersejarah di Kota Malang.

2. Embong Arab, kawasan yang berkembang bersama komunitas Hadramaut

Tidak jauh dari Pecinan terdapat kawasan yang dikenal sebagai Embong Arab. Kawasan ini berkembang sebagai permukiman masyarakat keturunan Arab, terutama yang berasal dari Hadramaut, Yaman.

Pada masa kolonial Belanda, pemerintah menerapkan kebijakan pemukiman berdasarkan kelompok masyarakat atau Wijkenstelsel. Dalam sistem tersebut, komunitas Arab menempati kawasan di sekitar Masjid Jami’ Kota Malang yang kini dikenal sebagai Embong Arab, sedangkan komunitas Tionghoa berkembang di kawasan Pecinan.

Baca Juga: Bersih Desa Kampung Sanan Sukses, Kiai Sableng: Semua Warga Masuk Surga

Aktivitas perdagangan menjadi ciri utama kawasan ini. Hingga sekarang, Embong Arab masih dikenal sebagai tempat penjualan parfum, minyak wangi, perlengkapan ibadah, kitab, busana muslim, hingga berbagai kebutuhan bernuansa Timur Tengah. Lokasinya yang berada di sekitar pusat kota juga membuat kawasan ini tetap menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk mencari kebutuhan tersebut.

3. Kauman, kampung yang tumbuh di sekitar Masjid Jami’

Kauman merupakan salah satu kawasan yang memiliki hubungan erat dengan perkembangan Islam di Kota Malang. Kampung ini berada di belakang Masjid Jami’ Kota Malang dan berkembang bersamaan dengan berdirinya masjid tersebut.

Secara umum, nama “Kauman” berasal dari kata “kaum”, yaitu sebutan bagi penghulu, ulama, imam, maupun pengurus masjid pada masa lampau. Di berbagai kota di Pulau Jawa, kawasan Kauman umumnya berada di dekat masjid agung dan alun-alun sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Penelitian yang diterbitkan dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science menyebutkan Kampung Kauman Malang merupakan representasi permukiman masyarakat Muslim.

Kawasan unik ini dibentuk seiring berdirinya Masjid Jami’ dan hingga kini masih dikenal sebagai lingkungan yang aktivitas sosial masyarakatnya dipengaruhi oleh kegiatan keagamaan. Meski demikian, saat ini Kauman juga dihuni masyarakat dengan latar belakang yang beragam.

4. Kampung Moderasi Beragama, simbol kerukunan masyarakat

Berbeda dengan tiga kawasan sebelumnya yang berkembang sejak masa kolonial, Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, dibentuk melalui program Kementerian Agama untuk memperkuat moderasi beragama di tingkat masyarakat.

Kelurahan Tanjungrejo menjadi wilayah pertama di Kota Malang yang ditetapkan sebagai Kampung Moderasi Beragama. Di kawasan ini terdapat rumah ibadah dari berbagai agama yang berada dalam satu lingkungan, di antaranya masjid, gereja, pura, dan vihara.

Keberadaan rumah ibadah tersebut menjadi salah satu dasar penetapan kawasan ini dalam program Kampung Moderasi Beragama.

Program ini dikembangkan melalui kerja sama Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Malang. Pelaksanaannya mencakup berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat lintas agama, seperti dialog, pembinaan, kegiatan sosial, serta peringatan hari-hari tertentu yang dilaksanakan bersama.

Selain menjadi lokasi pelaksanaan program moderasi beragama di Kota Malang, Kampung Moderasi Beragama Tanjungrejo juga beberapa kali menerima kunjungan studi dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan daerah lain yang ingin mempelajari pelaksanaan program tersebut.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Nathasya Amalia/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: embong arabKauman MalangKawasan UnikPecinan MalangSejarah Kota Malang

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
Menabung atau Investasi, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

Menabung atau Investasi, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.