Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Olahraga

Dari Menginap di Rumah Warga hingga Ngepel Lapangan untuk Latihan

Perjuangan Tim Basket 5x5 Putri Kota Malang Raih Emas di PON XX Papua untuk Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2021 3:54 pm
in Olahraga
rumah - Dari Menginap di Rumah Warga hingga Ngepel Lapangan untuk Latihan

Tim Basket 5x5 Putri Kota Malang. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Warga Jawa Timur patut berbangga dengan prestasi atlet yang bertanding di PON XX Papua. Raihan 110 medali emas, 89 perak, dan 88 perunggu, menempatkan Provinsi Jawa Timur di peringkat tiga klasemen perolehan medali. Salah satu medali emas diperoleh tiga srikandi cabang olahraga basket 5×5 dari Kota Malang. Mereka adalah Amelia Ryan Ayu Ardhany, Adelaide Callista Wongsohardjo, dan Faizzatus Shoimah.

Tiga srikandi tersebut merupakan pebasket muda putri Kota Malang. Sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), masing-masing dari mereka sudah mendulang banyak medali dari kejuaraan bergengsi. Seperti menjadi peringkat enam dunia basketball 3×3 U18 Worldcup. Namun prestasi dan capaian sebelumnya, tidak serta-merta menjadikan ketiganya unggulan di PON XX Papua. Tidak hanya itu, perjuangan mereka sudah dimulai sebelum masuk lapangan pertandingan.

READ ALSO

Arema FC Sambut Maba, Sepak Bola dan Kampus Menggerakkan Ekonomi Lokal

Marcos Santos Optimistis Performa Arema FC Lebih Baik di Super League

“Kamikan datangnya dua hari lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Ya akhirnya bingung cari tempat, jadi kepikirankan, padahal harus fokus tanding,” kata Amelia.

Atlet Kota Malang yang meraih medali di PON XX Papua. Foto: M Sholeh

Amelia, Adel, dan Faiza saat itu bingung harus bagaimana. Akhirnya official mencarikan mereka penginapan. Ketiganyapun menginap di rumah warga sekitar. Untungnya, kata Amelia, warga menerima dengan senang hati.

“Jadi selama dua hari itu kami menginap di rumah warga,” kata dara yang pernah meraih medali emas Indonesia International Junior Basketball itu.

Beruntung, kata Amelia, dirinya tidak kesulitan untuk beradaptasi dengan cuaca karena terbiasa dengan cuaca sehari-hari saat kuliah di kampusnya, di Surabaya. Cuaca di Papua menurutnya hampir sama dengan di daerah ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.

ads

Nah, setelah dua malam menginap di rumah warga, tim basket 3×3 putri Jatim tersebut pindah menginap di hotel yang ditentukan panitia.

Namun masalah kembali terjadi saat mereka harus fokus mempersiapkan pertandingan. Masalahnya, keterbatasan lapangan basket memaksa tiga srikandi tersebut menjalani latihan di lapangan basket sekolah setempat.

“Di sana tempat latihan itu terbatas, GOR tidak boleh buat latihan. Untungnya kami bisa latihan di lapangan di sekolah-sekolah sekitar,” imbuh Adel.

Meski bisa latihan di lapangan sekolah, namun ada saja kendala yang dihadapi. Adel dan kawan-kawan yang mendapatkan jadwal di sore hari, terpaksa berbagi waktu dengan hujan. Mereka baru bisa latihan setelah hujan reda. Papua, kata dia, sedang musim hujan, yang hujan saat itu sering turun di sore hari. “Jadi kalau mau latihan, kami ngepel lapangan dulu,” tuturnya.

Meski begitu, kendala-kendala yang terjadi tersebut mereka hadapi bersama. Utamanya terkait minimnya waktu latihan. Faiza mengatakan, timnya kemudian berinisiatif menambah jam latihan, di luar waktu yang ditentukan. Bahkan, mereka bertiga latihan di halaman hotel tempat menginap. Hal itu mereka lakukan untuk menjaga performa tetap stabil.

“Kami tambah jam latihan, karena kalau diam saja kami takut performa turun. Jadi tetap latihan sendiri. Kadang di halaman hotel, bahkan di dalam kamar,” ucapnya.

Kesungguhan itulah, kata Faiza, yang mengantarkan mereka meraih medali emas, mengalahkan Provinsi Bali di babak final. Selain dukungan dari berbagai pihak, keluarga, teman, Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan masyarakat. Faiza bersama Adel dan Amelia, mengaku bangga bisa membawa harum nama Kota Malang di kancah nasional. “Tentu saya senang sekali dan bersyukur, persiapan kami selama ini tidak sia-sia,” terangnya.

Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji turut bangga dengan kerja keras dan pantang menyerah atlet Kota Malang di lapangan. Oleh karena itu, para atlet Kota Malang banyak yang meraih medali di PON XX Papua.

“Kami sudah memberikan apresiasi kepada para atlet kita yang berprestasi di PON XX Papua. Semoga pada PON atau Sea Games selanjutnya Kota Malang bisa lebih banyak menyumbangkan emas untuk Kota Malang,” harapnya.(ads)

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmalangrumah

Related Posts

Arema FC Sambut Maba, Sepak Bola dan Kampus Menggerakkan Ekonomi Lokal
Olahraga

Arema FC Sambut Maba, Sepak Bola dan Kampus Menggerakkan Ekonomi Lokal

Senin, 10 Agu 2026
Marcos Santos Optimistis Performa Arema FC Lebih Baik di Super League
Olahraga

Marcos Santos Optimistis Performa Arema FC Lebih Baik di Super League

Minggu, 9 Agu 2026
Arema FC vs Isen Mulang Jadi Laga Pembuka Super League 2026-2027
Olahraga

Arema FC vs Isen Mulang Jadi Laga Pembuka Super League 2026-2027

Sabtu, 8 Agu 2026
9 Tempat Nobar Timnas Indonesia vs Vietnam di Malang, Suporter Garuda Wajib Catat
Olahraga

9 Tempat Nobar Timnas Indonesia vs Vietnam di Malang, Suporter Garuda Wajib Catat

Senin, 3 Agu 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026

Senin, 3 Agu 2026
Digelar di Bali, Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hadirkan Derby Jatim Arema FC vs Persebaya
Olahraga

Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Arema FC Hadapi Persebaya

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
PCR - Tarif PCR Rp 275 Ribu, Dinkes Kota Malang Bakal Pantau Harga

Tarif PCR Rp 275 Ribu, Dinkes Kota Malang Bakal Pantau Harga

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.