Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Dipadu dengan Budaya Setempat, Ini 7 Tradisi Unik Maulid Nabi Muhammad di Indonesia

Redaksi by Redaksi
Oktober 20, 2021 11:12 am
in News
Persiapan arak-aragan Grebeg Maulud Yogyakarta, diselenggarakan sebelum Covid-19/tugu malang

Persiapan arak-aragan Grebeg Maulud Yogyakarta, diselenggarakan sebelum Covid-19.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw di Indonesia diselenggarakan secara berbeda di setiap daerahnya. Setiap daerah memiliki kekhasannya sendiri yang dipadukan dengan adat dan tradisi daerah tersebut. Berikut 7 tradisi perayaan maulid Nabi di beberapa daerah Indonesia.

12 Rabiul Awal adalah hari istimewa bagi masyarakat muslim. Nabi Muhammad saw sebagai pembawa wahyu lahir pada tanggal tersebut. Karena itu, umat Islam biasanya memperingati kelahiran itu yang kemudian disebut sebagai Maulid Nabi. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab bermakna hari lahir.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Perayaan Maulid Nabi dinilai sebagai momen untuk mengingat, mengahayati dan memuliakan kelahiran Rasulullah. Menurut KH Said Aqil Siraj, ketua umum PBNU, dilansir nu.or.id, yang pertama kali mengadakan maulid Nabi adalah Al Mu’izz li Dinillah, Khalifah Fatimiyah pada tahun 363 H di Mesir.

Di Indonesia, perayaan Maulid Nabi sangat beragam dan tidak sedikit mengikuti adat istiadat serta tradisi turun temurun.

1. Kirab Ampyang

Tradisi ini merupakan tradisi menyambut perayaan Maulid Nabi di daerah Kudus, Jawa Tengah. Awalnya kegiatan tersebut sebagai media penyiaran agama Islam di wilayah Kudus. Acara ini digelar dengan menyajikan makanan yang dihiasi dengan Ampyang atau lebih dikenal dengan nasi dan krupuk yang diarak keliling desa.

2. Grebeg Maulud

Grebek Maulud memiliki arti untuk mengikuti sultan dan para petinggi keluar dari keraton untuk datang ke Masjid. Tradisi ini berlangsung sejak zaman Kesultanan Mataram. Puncak acara tradisi Grebeg Maulud adalah iring-iringan gunungan sebagai seremoni dan melakukan upacara persembahan sebagai peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw.

3. Panjang Jimat

Upacara Panjang Jimat merupakan perayaan Maulid Nabi di daerah Cirebon. Tradisi ini menjadi salah satu daya tarik masyarakat dari berbagai daerah untuk melihat prosesi upacara. Selain itu, upacara juga digelar di makam Sunan Gunung Jati dengan menghabiskan waktu di malam Maulid dengan berzikir.

4. Bungo Lado

Bungo Lado adalah pohon hias yang berdaun uang kertas berbagai nominal. Tradisi ini biasa digelar di daerah Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tradisi Bungo Lado menjadi kesempatan bagi warga daerah dan perantau untuk menyumbang yang hasilnya akan digunakan untuk pembangunan rumah ibadah seperti masjid atau musala.

5. Moludhen

Moludhen merupakan cara masyarakat Madura, Jawa Timur, menyambut perayaan Maulid Nabi. Biasanya acara digelar dengan pembacaan barzanji (riwayat hidup Nabi) dan ceramah tentang kebaikan Nabi. Tradisi ini digelar di masjid di mana masyarakat akan berbondong-bondong untuk ikut serta dengan membawa tumpeng dan makanan lain untuk dimakan bersama.

6. Walima

Tradisi perayaan Maulid Nabi di Gorontalo bernama Walima, yaitu tradisi yang secara turun temurun dilakukan dari zaman dahulu. Dalam perayaannya masyarakat menyiapkan kue-kue tradisional yang disusun dari rumah untuk kemudian diarak keliling desa menuju masjid.

7. Maudu Lompoa

Puncak perayaan Maulid Nabi masyarakat Desa Cikoang, Sulawesi Selatan ini digelar dengan mengarak sebuah replika perahu pinisi yang dihiasi kain sarung. Perayaan ini juga diramaiakan dengan seni musik Gandro Bulo.

Itulah 7 cara unik masyarakat Indonesia dalam merayakan Maulid Nabi. Perayaan ini dapat dijadikan momentum untuk meneladani sifat Rasulullah. Sejumlah amalan juga bisa dilakukan dihari kelahiran Nabi Muhammad seperti memperbanyak salawat, membaca barzanji, bersedekah, dan berzikir.

Penulis : Rosita Wulandari

Editor : Herlianto. A

Tags: Grebeg MauludMaulid Nabi MuhammadTradisi Maulid di Indonesia

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Ilustrasi dunning kruger effect, orang yang merasa sok pintar.

Merasa Sok Pintar? Awas Mengidap Dunning-Kruger Effect

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.