Sabtu, Oktober 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAE

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juli 3, 2026 4:16 pm
in Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat saat meninjau sekolah. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Batu bebas dari praktik perpeloncoan. Komitmen itu diwujudkan melalui penerapan konsep SAE yang selaras dengan visi dan misi daerah.

Alfi menegaskan, MPLS harus menjadi momentum membangun fondasi karakter siswa, bukan sekadar agenda seremonial tahunan maupun ajang perpeloncoan. Untuk itu, Disdik Kota Batu menerapkan konsep SAE, yakni Santun, Aktif, dan Edukatif.

READ ALSO

Oshika Maba Pascasarjana Unisma 2026 Dihadiri Menag Nasaruddin Umar

Serunya Detektif Cilik PAUDIT Insan Permata Malang Belajar Mandiri lewat Petualangan dan Kemah

“Pelaksanaan MPLS di Kota Batu harus benar-benar menjadi momentum membangun pondasi karakter peserta didik baru. Kami ingin kegiatan ini berdampak positif, menyenangkan, sekaligus jauh dari praktik-praktik yang tidak mendidik,” ungkap Alfi, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Upgrade Kompetensi Guru, Dinas Pendidikan Kota Batu Perluas Digitalisasi Pendidikan di Jenjang SD

Konsep SAE Jadi Landasan MPLS

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAEAlfi menjelaskan, aspek Santun diwujudkan melalui pembiasaan etika, sopan santun, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta penguatan budaya saling menghargai. Sementara aspek Aktif diarahkan agar siswa berani mengenali potensi diri, aktif bertanya, serta antusias mengenal organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler sejak dini.

Sementara itu, aspek Edukatif, kata Alfi, menjadi ruh utama seluruh rangkaian kegiatan MPLS. Setiap materi maupun permainan yang diberikan harus memiliki nilai pembelajaran yang jelas tanpa menyisipkan unsur intimidasi.

“Kami menegaskan tidak boleh ada aktivitas yang mempermalukan siswa. Semua kegiatan harus memiliki nilai pendidikan dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik,” tegasnya.

Perkuat Literasi Digital dan Kesehatan Mental

Selain penguatan karakter, Disdik Kota Batu juga mendorong sekolah menyisipkan materi yang relevan dengan tantangan zaman. Di antaranya pengenalan literasi digital, edukasi pencegahan cyberbullying, hingga pemanfaatan platform pembelajaran digital sekolah secara bijak.

“Anak-anak sekarang hidup di era digital. Karena itu, mereka perlu dibekali bagaimana menggunakan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab sejak hari pertama masuk sekolah,” imbuhnya.

Isu kesehatan mental peserta didik selama masa transisi ke jenjang pendidikan baru juga menjadi perhatian. Materi mengenai pencegahan perundungan (bullying), intoleransi, kekerasan seksual, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah diharapkan menjadi bagian wajib dalam MPLS.

“Orientasi sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi siswa baru. Mereka harus merasa diterima, nyaman, dan memiliki semangat tinggi untuk belajar,” tutur Alfi.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Batu Dorong Dapur MBG Serap Hasil Tani dan Ternak Lokal

Guru dan OSIS Diminta Jadi Pendamping

Karena itu, Alfi menginstruksikan seluruh panitia MPLS, baik guru maupun pengurus OSIS, agar memosisikan diri sebagai pendamping dan sahabat bagi siswa baru. Seluruh materi juga wajib mengacu pada pedoman resmi Kementerian Pendidikan dengan menghapus penugasan yang dinilai membebani siswa maupun orang tua.

“Kakak-kakak pendamping juga harus menjadi pembimbing, bukan seolah menjadi penguasa. Tidak boleh lagi ada tugas membawa barang-barang aneh atau aktivitas yang menyulitkan orang tua. MPLS harus serius tapi tetap menyenangkan,” cetusnya.

Selain itu, pada akhir masa orientasi sekolah diminta menyediakan ruang refleksi agar peserta didik dapat membagikan pengalaman positif yang mereka peroleh. Alfi berharap skema tersebut mampu mencetak generasi muda Kota Batu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, adaptif, dan peduli lingkungan.

“Dengan komitmen bersama antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan dukungan orang tua, kami ingin MPLS menjadi gerbang lahirnya generasi Kota Batu yang cerdas, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah sesuai semangat mBatu SAE,” pungkas Alfi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: alfi nurhidayatDinas Pendidikan kota BatuDindik Kota BatuMPLS Kota Batu 2026MPLS SAE Kota Batu

Related Posts

Oshika Maba Pascasarjana Unisma 2026 Dihadiri Menag Nasaruddin Umar
Pendidikan

Oshika Maba Pascasarjana Unisma 2026 Dihadiri Menag Nasaruddin Umar

Jumat, 2 Okt 2026
Serunya Detektif Cilik PAUDIT Insan Permata Malang Belajar Mandiri lewat Petualangan dan Kemah
Advertorial

Serunya Detektif Cilik PAUDIT Insan Permata Malang Belajar Mandiri lewat Petualangan dan Kemah

Jumat, 2 Okt 2026
Kawal Tata Ruang Laut Maluku, Pakar ITN Malang Dipercaya KKP
Advertorial

Kawal Tata Ruang Laut Maluku, Pakar ITN Malang Dipercaya KKP

Jumat, 2 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang Benchmarking ke Unpad, Perkuat Laboratorium dan Pembelajaran Teknologi
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Benchmarking ke Unpad, Perkuat Laboratorium dan Pembelajaran Teknologi

Jumat, 2 Okt 2026
UIN Malang Dorong UMKM Desa Ngantru Naik Kelas lewat Digitalisasi
Advertorial

UIN Malang Dorong UMKM Desa Ngantru Naik Kelas lewat Digitalisasi

Jumat, 2 Okt 2026
Rela Merantau, Maba dari Luar Kota Ungkap Alasan Memilih Unisma
Pendidikan

Rela Merantau, Maba dari Luar Kota Ungkap Alasan Memilih Unisma

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.