Jumat, Juli 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAE

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juli 3, 2026 4:16 pm
in Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat saat meninjau sekolah. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Batu bebas dari praktik perpeloncoan. Komitmen itu diwujudkan melalui penerapan konsep SAE yang selaras dengan visi dan misi daerah.

Alfi menegaskan, MPLS harus menjadi momentum membangun fondasi karakter siswa, bukan sekadar agenda seremonial tahunan maupun ajang perpeloncoan. Untuk itu, Disdik Kota Batu menerapkan konsep SAE, yakni Santun, Aktif, dan Edukatif.

READ ALSO

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Gelar Karya PG PAUD Unikama: Usung Semangat Harmoni Rasa dan Karya Nusantara

“Pelaksanaan MPLS di Kota Batu harus benar-benar menjadi momentum membangun pondasi karakter peserta didik baru. Kami ingin kegiatan ini berdampak positif, menyenangkan, sekaligus jauh dari praktik-praktik yang tidak mendidik,” ungkap Alfi, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Upgrade Kompetensi Guru, Dinas Pendidikan Kota Batu Perluas Digitalisasi Pendidikan di Jenjang SD

Konsep SAE Jadi Landasan MPLS

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAEAlfi menjelaskan, aspek Santun diwujudkan melalui pembiasaan etika, sopan santun, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta penguatan budaya saling menghargai. Sementara aspek Aktif diarahkan agar siswa berani mengenali potensi diri, aktif bertanya, serta antusias mengenal organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler sejak dini.

Sementara itu, aspek Edukatif, kata Alfi, menjadi ruh utama seluruh rangkaian kegiatan MPLS. Setiap materi maupun permainan yang diberikan harus memiliki nilai pembelajaran yang jelas tanpa menyisipkan unsur intimidasi.

“Kami menegaskan tidak boleh ada aktivitas yang mempermalukan siswa. Semua kegiatan harus memiliki nilai pendidikan dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik,” tegasnya.

Perkuat Literasi Digital dan Kesehatan Mental

Selain penguatan karakter, Disdik Kota Batu juga mendorong sekolah menyisipkan materi yang relevan dengan tantangan zaman. Di antaranya pengenalan literasi digital, edukasi pencegahan cyberbullying, hingga pemanfaatan platform pembelajaran digital sekolah secara bijak.

“Anak-anak sekarang hidup di era digital. Karena itu, mereka perlu dibekali bagaimana menggunakan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab sejak hari pertama masuk sekolah,” imbuhnya.

Isu kesehatan mental peserta didik selama masa transisi ke jenjang pendidikan baru juga menjadi perhatian. Materi mengenai pencegahan perundungan (bullying), intoleransi, kekerasan seksual, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah diharapkan menjadi bagian wajib dalam MPLS.

“Orientasi sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi siswa baru. Mereka harus merasa diterima, nyaman, dan memiliki semangat tinggi untuk belajar,” tutur Alfi.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Batu Dorong Dapur MBG Serap Hasil Tani dan Ternak Lokal

Guru dan OSIS Diminta Jadi Pendamping

Karena itu, Alfi menginstruksikan seluruh panitia MPLS, baik guru maupun pengurus OSIS, agar memosisikan diri sebagai pendamping dan sahabat bagi siswa baru. Seluruh materi juga wajib mengacu pada pedoman resmi Kementerian Pendidikan dengan menghapus penugasan yang dinilai membebani siswa maupun orang tua.

“Kakak-kakak pendamping juga harus menjadi pembimbing, bukan seolah menjadi penguasa. Tidak boleh lagi ada tugas membawa barang-barang aneh atau aktivitas yang menyulitkan orang tua. MPLS harus serius tapi tetap menyenangkan,” cetusnya.

Selain itu, pada akhir masa orientasi sekolah diminta menyediakan ruang refleksi agar peserta didik dapat membagikan pengalaman positif yang mereka peroleh. Alfi berharap skema tersebut mampu mencetak generasi muda Kota Batu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, adaptif, dan peduli lingkungan.

“Dengan komitmen bersama antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan dukungan orang tua, kami ingin MPLS menjadi gerbang lahirnya generasi Kota Batu yang cerdas, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah sesuai semangat mBatu SAE,” pungkas Alfi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: alfi nurhidayatDinas Pendidikan kota BatuDindik Kota BatuMPLS Kota Batu 2026MPLS SAE Kota Batu

Related Posts

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman
Pendidikan

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Jumat, 3 Jul 2026
Gelar Karya PG PAUD Unikama suguhkan beragam karya yang mengusung semangat harmoni rasa dan budaya Nusantara. /Foto: Dok. Unikama
Pendidikan

Gelar Karya PG PAUD Unikama: Usung Semangat Harmoni Rasa dan Karya Nusantara

Jumat, 3 Jul 2026
ITSK Soepraoen
Advertorial

Informatic Fair 2026 ITSK Soepraoen Tampilkan Karya Digital Mahasiswa Berbasis Kebutuhan Nyata

Kamis, 2 Jul 2026
Dosen ITN Malang
Advertorial

Dosen ITN Malang Raih Hibah Hilirisasi, Kembangkan Pintu Irigasi Pintar Berbasis IoT untuk Sawah di Sulawesi

Rabu, 1 Jul 2026
ITN Malang
Advertorial

ITN Malang Susun Peta Dasar RTRW Jatim, Reklamasi Ilegal Jadi Sorotan

Rabu, 1 Jul 2026
Dosen Unikama Lolos Pendanaan Riset Inovasi BRIN, Teliti Strategi Perkuat Daya Saing UKM Jawa Timur
Advertorial

Dosen Unikama Lolos Pendanaan Riset Inovasi BRIN, Teliti Strategi Perkuat Daya Saing UKM Jawa Timur

Rabu, 1 Jul 2026
Next Post
Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.