Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Imigrasi Gandeng ITB Kembangkan Pagar Digital Berbasis Drone di Wilayah Perbatasan

Redaksi by Redaksi
Juli 1, 2026 3:42 pm
in Advertorial
Dirjen Imigrasi kerja sama ITB
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jakarta, Tugumalang.id — Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menginisiasi program Pagar Digital untuk memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah perbatasan. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Direktorat Jenderal Imigrasi bersama perwakilan ITB di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Selasa (30/6/2026).

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, gagasan tersebut muncul setelah dirinya melihat berbagai teknologi pengamanan perbatasan saat menghadiri pameran pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu.

READ ALSO

Aston Malang Perkenalkan 60 Seconds to Tokyo dalam The 25th MIICEMA 2026 di Universitas Negeri Malang

Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan

“Berawal dari keprihatinan dan rasa penasaran saya waktu menghadiri di Eksibisi Pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu. Di situ saya lihat ada berbagai macam teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan dan lainnya. Tapi kok ternyata tidak ada buatan anak bangsa. Padahal SDM kita di dalam negeri punya daya saing yang cukup tinggi untuk menghasilkan kualitas produk yang setara,” ujar Hendarsam.

Menurut dia, hal itu mendorong Imigrasi menggandeng ITB untuk mengembangkan sistem pengamanan perbatasan berbasis drone.

“Dari situlah saya terpikirkan untuk mencoba menggandeng kampus terbaik di Indonesia di bidang teknologi, untuk menginisiasi ‘Pagar Digital’, sistem pengamanan perbatasan dengan menggunakan drone. Kita ini punya 3.111 km wilayah perbatasan darat yang sangat luas dan rawan perlintasan ilegal,” lanjutnya.

Keterbatasan Pos Perbatasan

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko

Hendarsam menjelaskan, dari total 3.111 kilometer wilayah perbatasan darat Indonesia, saat ini hanya terdapat 18 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan 38 Pos Lintas Batas (PLB) yang berada di Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur.

“Dari jumlah tersebut, ada tiga PLBN yang belum aktif dan hanya tujuh Pos Lintas Batas yang memang ada perlintasannya. Sisanya masih belum aktif atau terkendala dengan Perjanjian Lintas Batas,” katanya.

Berdasarkan data perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) darat selama Januari hingga April 2026, jumlah pelintas resmi mencapai 679.867 orang. Namun, tantangan pengawasan tetap berada pada jalur-jalur tidak resmi yang rawan digunakan untuk perlintasan ilegal.

 

Kondisi tersebut diperberat oleh keterbatasan infrastruktur digital, tingginya risiko keamanan personel di wilayah tertentu, serta ancaman kejahatan lintas batas seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan manusia, dan penyelundupan komoditas.

Baca juga: Imigrasi Malang Antisipasi Warga Jadi Korban Modus Kerja Luar Negeri

“Pagar Digital ini kami prioritaskan pada wilayah darat di Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia, Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini, dan Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste. Sementara untuk wilayah laut, fokus diarahkan ke Kepulauan Riau, Batam, dan jalur-jalur penyeberangan sekitarnya,” ujar Hendarsam.

Optimalkan Drone Buatan Dalam Negeri

Dalam implementasinya, Imigrasi akan mengoptimalkan teknologi drone yang dikembangkan ITB sejak 2019 dan diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Drone tersebut dirancang mampu beroperasi selama 24 jam dengan dukungan pasokan listrik dari panel surya.

Sistem Pagar Digital memadukan dua jenis drone dalam satu sistem pengawasan. Drone HALE (High-Altitude Long-Endurance) bertugas melakukan pemantauan jarak jauh dari ketinggian sekitar 1.000 meter selama 24 jam, sedangkan Drone Mantis melakukan pendekatan taktis dan intersepsi visual ketika terdeteksi aktivitas mencurigakan.

Teknologi tersebut sebelumnya telah diterapkan pada sektor agrikultur.

Percepat Respons Pengawasan

Imigrasi kerja sama dengan ITBHendarsam menegaskan, Pagar Digital tidak berfungsi sebagai penghalang fisik, melainkan memberikan kesadaran situasional secara real time.

“Pagar digital memang tidak secara fisik bisa menghentikan orang, tetapi memberikan kesadaran situasional (situational awareness) secara real-time. Saat drone mendeteksi pergerakan di blind spot perbatasan, sistem langsung mengirimkan koordinat ke pos imigrasi atau penjaga perbatasan terdekat. Langkah ini bisa memangkas waktu respons patroli konvensional secara drastis,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan drone juga memperluas jangkauan pengawasan petugas di lapangan.

“Drone juga memperluas daya jangkau petugas kami. Mengingat luasnya wilayah pengawasan, keberadaan mata udara yang cepat dan fleksibel memberikan data awal yang akurat sebelum tim bergerak melakukan penindakan. Ini jauh lebih hemat dibandingkan harus mengoperasikan aset udara berawak,” ujarnya.

Baca juga: Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum ASEAN DGICM 2026

Fondasi Kemandirian Teknologi Nasional

Sebagai rencana jangka panjang, Pagar Digital diproyeksikan menjadi fondasi dalam membangun kemandirian siber di lingkungan keimigrasian nasional.

“Kerja sama antara Imigrasi, ITB, dan PT DI adalah upaya kami untuk memastikan bahwa pengawasan kedaulatan negara tidak bergantung pada sistem asing. Dengan mengamankan jalur-jalur tidak resmi lewat teknologi siber dan patroli udara domestik, kita dapat meminimalkan celah bagi pelaku TPPO maupun pelintas ilegal, sekaligus mengaktualisasikan kemandirian teknologi nasional secara berkelanjutan,” tutup Hendarsam.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Direktorat Jendral Imigrasi
editor: jatmiko

Tags: droneHendarsam MarantokoimigrasiITBPagar DigitalPengawasan PerbatasanPLBNPT Dirgantara IndonesiaTeknologi NasionalTPPO

Related Posts

Aston Malang Perkenalkan 60 Seconds to Tokyo dalam The 25th MIICEMA 2026 di Universitas Negeri Malang
Advertorial

Aston Malang Perkenalkan 60 Seconds to Tokyo dalam The 25th MIICEMA 2026 di Universitas Negeri Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan
Advertorial

Kemensos Dorong Sekolah Rakyat di Pekalongan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Rabu, 30 Sep 2026
Siswi MAN 1 Kota Malang Griselda Raih President’s Excellence Award WSDG 2026 Malaysia
Advertorial

Siswi MAN 1 Kota Malang Griselda Raih President’s Excellence Award WSDG 2026 Malaysia

Selasa, 29 Sep 2026
Aston Malang Gelar CSR, Bagikan Bingkisan kepada Warga Sekitar
Advertorial

Aston Malang Gelar CSR, Bagikan Bingkisan kepada Warga Sekitar

Selasa, 29 Sep 2026
Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Malang Selatan
Advertorial

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Malang Selatan

Selasa, 29 Sep 2026
Garuda Keadilan PKS Kota Malang Bahas Kaderisasi Anak Muda, Rendra Tekankan Regenerasi
Advertorial

Garuda Keadilan PKS Kota Malang Bahas Kaderisasi Anak Muda, Rendra Tekankan Regenerasi

Selasa, 29 Sep 2026
Next Post
Rekomendasi 3 nasi liwet di Malang yang wajib dicoba untuk merasakan cita rasa khas kuliner Nusantara. /Foto: Pinterest/Damian De

Gurih Sedap, 3 Kuliner Nasi Liwet di Malang yang Rasanya Bikin Nagih

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.