Malang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menggelar kegiatan bertajuk ‘Cultureverse 2026: Global Intercultural Communication’ di Aula Sarwakirti pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan itu juga menjadi wadah mahasiswa untuk merayakan keragaman budaya dunia.
Kegiatan yang digelar oleh mahasiswa angkatan 2023 ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Intercultural Communication yang menghadirkan berbagai budaya dari berbagai negara dalam satu ruang edukatif dan interaktif.
Melalui konsep universe of cultures, mahasiswa menampilkan beragam booth budaya dunia lengkap dengan kostum tradisional, pertunjukan budaya hingga berbagai informasi mengenai kebiasaan dan karakteristik masyarakat dari berbagai negara. Acara ini menjadi wadah pembelajaran nyata mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya di era global.
Baca juga: Jelang Wisuda 2026, 61 Persen Mahasiswa Unikama Dipastikan Terserap di Dunia Kerja
Ketua pelaksana sekaligus perwakilan mahasiswa angkatan 2023, Almira Zada menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan itu. Ia mengungkapkan bahwa Cultureverse 2026 menjadi salah satu momen berharga bagi mahasiswa sebelum menjalani berbagai agenda akademik selanjutnya seperti KKN dan ALP.
“Cultureverse 2026 adalah semesta budaya. Kami mencoba membangun ruang di mana berbagai budaya dunia dapat hadir bersama dalam satu tempat. Meski persiapannya tidak mudah, melihat seluruh booth berdiri, kostum yang dikenakan dan antusiasme semua yang hadir membuat semuanya terasa sangat berarti,” ungkapnya.

Almira menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ujian akhir mata kuliah. Tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang berkesan bagi mahasiswa angkatan 2023.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd, mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam kegiatan bertema komunikasi antar budaya itu. Dikatakan, kegiatan seperti Cultureverse sangat relevan dengan perkembangan dunia global saat ini.
Dia juga menekankan pentingnya memahami keberagaman budaya, baik melalui komunikasi verbal maupun non verbal. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menghindari sikap etnosentrisme dan stereotip terhadap budaya lain.
“Kita hidup di dunia yang sangat berwarna. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan diri sesuai budaya masing masing. Karena itu, dalam intercultural communication kita harus membangun rasa saling menghormati dan tidak menilai orang lain berdasarkan perspektif kita sendiri,” tuturnya.
Baca juga: Prabusaka 2025 Meriah, Mahasiswa Unikama Tegaskan Komitmen Merawat Budaya Nusantara
Ia juga berharap kegiatan Cultureverse dapat menjadi agenda tahunan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unikama. Sebab kegiatan itu dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkuat wawasan global mahasiswa.
Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya berbagai penampilan budaya hingga diskusi mengenai isu budaya serta teknologi digital bersama narasumber internasional. Antusiasme tinggi dari mahasiswa menjadikan Cultureverse 2026 sebagai ruang kolaboratif untuk belajar, berbagi dan merayakan keberagaman budaya dunia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























