Tugumalang.id – Masyarakat menagih janji pembangunan di Pasar Gadang, Kota Malang pasca dilakukannya proses relokasi sejak April 2026 lalu. Diketahui, penataan pasar akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan kembar pasca relokasi pedagang dilakukan.
Seorang warga Kota Malang, Ahmad memandang bahwa penataan Pasar Gadang terkesan lamban. Padahal, para pedagang sudah sempat memindahkan lapak lapaknya.
“Relokasi kan sudah dilakukan, kenapa tidak segera dibangun. Kan kasihan pedagang yang sudah pindah,” kata Ahmad, Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga: Pembangunan Jalan Kembar Dimulai, Wali Kota Malang Bongkar Lapak Pedagang Pasar Gadang
Ia yang mengaku kerap melintasi Pasar Gadang melihat sebagai pedagang justru kembali memasang lapak lapak di tepi jalan. Kondisi ini menurutnya akibat tempat rekolasi sepi pengunjung dan proses pembangunan belum dimulai.
“Ya kalau lama lama pasti akan kembali ke tepi jalan. Apalagi kalau sepi pembeli (di tempat relokasi). Kemarin kan sudah bagus, pedagang sudah mau masuk ke tempat relokasi,” ujarnya.
Menurutnya, rencana pemerintah untuk menata Pasar Gadang sudah bagus. Selama ini, ia merasakan sendiri kesemerawutan lalu lintas di kawasan pasar tersebut.
Baca Juga: Wali Kota Malang Tegaskan Pembangunan Jalan Kembar Pasar Gadang Dimulai Mei 2026
“Sejak dulu kan macetnya minta ampun. Kalau itu ditata kan ya bagus, tentu kami masyarakat mendukung kalau itu memang untuk kebaikan bersama,” ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang tengah menyiapkan proses penataan Pasar Gadang yang dimulai dengan proses relokasi pedagang.
Selanjutnya, DPUPR-PKP Kota Malang akan melanjutkan penataan tahap awal dengan membangun jalan kembar sebagai akses pemecah kemacetan di sepanjang jalan Pasar Gadang.
Rencananya, pembangunan jalan kembar akan dilakukan mulai Simpang 4 Pasar Gadang hingga Jembatan Pasar Gadang. Pekerjaan fisik rencana tersebut sempat ditargetkan dimulai akhir Mei 2026.
Jalan kembar itu akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp 14,9 miliar. Ukuran jalan akan dinormalisasi dengan dibangun menjadi dua jalur. Termasuk untuk penataan area parkir, area bongkar muat hingga taman jalan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


























