Tugumalang.id – Selain menggunakan kendaraan pribadi, warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Malang dan Batu dapat menemukan berbagai jenis kendaraan wisata untuk berkeliling kawasan kota maupun destinasi wisata lainnya di sekitarnya.
Selain digunakan sebagai sarana transportasi, sejumlah kendaraan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberi pengalaman rekreasi yang berkesan dalam menikmati suasana wisata.
Mulai dari kendaraan klasik hingga kendaraan yang digunakan untuk menjelajahi area pegunungan, berikut sejumlah kendaraan wisata yang dapat ditemui dan dicoba di Malang dan Batu.
1. Bus Macito (Malang City Tour)
Berkeliling Kota Malang bisa dilakukan dengan Bus Macito, layanan bus wisata gratis yang disediakan Pemerintah Kota Malang.
Baca Juga: 31 Wisatawan di Insiden Pantai Wediawu Kabupaten Malang Positif Narkotika
Bus bergaya heritage dengan atap terbuka ini melayani perjalanan melintasi sejumlah kawasan ikonik dan bersejarah di Kota Malang seperti Ijen Boulevard, Pasar Besar, hingga Koridor Kayutangan Heritage.
Bus Macito beroperasi setiap hari dengan jadwal yang berbeda antara hari kerja dan akhir pekan. Pada hari Senin hingga Kamis, layanan ini beroperasi pukul 09.00–15.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Stadion Gajayana Malang.
Sementara pada Sabtu dan Minggu, bus beroperasi pukul 10.00–14.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Taman Rekreasi Kota Malang. Tiket dapat dipesan secara gratis melalui aplikasi Macito Bus atau langsung di lokasi jika kuota masih tersedia.
2. Tur VW Safari Malang Batu
Mobil klasik Volkswagen dengan atap terbuka ini umumnya disewakan dalam bentuk paket wisata dan dapat menampung hingga empat penumpang dalam satu kendaraan. Layanan tersebut biasanya sudah mencakup pengemudi dan bahan bakar selama perjalanan.
Baca Juga: 5 Wisata Alam di Pujon Kabupaten Malang Cocok untuk Melepas Penat
Rute wisata yang tersedia cukup beragam, mulai dari kawasan heritage di Kota Malang seperti Kayutangan Heritage dan Jalan Ijen hingga kawasan agrowisata di Kota Batu yang meliputi kebun apel, sentra bunga, dan area perbukitan.
Layanan VW Safari di Malang dan Batu disediakan oleh sejumlah operator wisata. Masing-masing penyedia menawarkan pilihan rute, durasi perjalanan, fasilitas, serta tarif yang berbeda sesuai paket yang tersedia.
3. Delman
Delman atau dokar masih dapat dijumpai di sejumlah kawasan wisata di Malang dan Batu. Kendaraan tradisional yang ditarik kuda ini digunakan untuk perjalanan wisata jarak pendek di area perkotaan.
Di Kota Malang, layanan delman dapat ditemukan di kawasan Kayutangan Heritage yang dikenal dengan deretan bangunan bersejarahnya. Sementara itu, di Kota Batu, wisatawan dapat menemukan layanan dokar wisata yang beroperasi di sekitar kawasan Alun-Alun Kota Batu.
4. Odong-Odong Hias Alun-Alun Merdeka Malang
Pengunjung Alun-Alun Merdeka Kota Malang dapat menemukan berbagai odong-odong hias yang beroperasi di kawasan tersebut, terutama pada sore hingga malam hari. Kendaraan yang dihiasi lampu warna-warni dan dilengkapi perangkat audio ini biasanya mengelilingi area alun-alun hingga kawasan Pasar Besar Malang.
Rutenya umumnya melintasi Jalan Merdeka dan sejumlah ruas jalan di sekitar pusat kota. Untuk menaikinya, pengunjung dikenakan tarif yang bervariasi dan berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000.
5. Wisata Jeep Coban Talun
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan alam di Kota Batu, wisata jeep di Coban Talun dapat menjadi salah satu pilihan. Aktivitas ini menggunakan kendaraan jip 4×4 yang dirancang untuk melintasi berbagai medan, mulai dari jalan tanah, area berlumpur, hingga jalur sungai.
Paket wisata yang tersedia umumnya dibedakan berdasarkan panjang rute dan durasi perjalanan. Selama perjalanan, peserta akan diajak melintasi kawasan hutan pinus, lahan pertanian, serta sejumlah jalur offroad di sekitar Coban Talun.
Beberapa operator juga menyediakan rute tambahan menuju kawasan perkebunan apel, Brakseng, maupun titik wisata lain di sekitar Batu.
6. Mobil Hias Alun-Alun Batu
Kawasan Alun-Alun Kota Batu juga dikenal dengan keberadaan mobil hias yang dapat disewa untuk berkeliling area sekitar. Kendaraan ini umumnya berupa mobil yang dimodifikasi dengan lampu hias berwarna-warni dan sistem audio yang menyala saat beroperasi.
Mobil hias biasanya mulai ramai ditemui pada sore hingga malam hari. Pengunjung dapat menggunakannya untuk mengelilingi kawasan alun-alun dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Tarif sewanya bervariasi, berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 50.000 per putaran, tergantung jenis kendaraan dan kapasitas penumpang.
Kendaraan wisata tersebut dapat ditemukan di berbagai lokasi di Malang dan Batu, mulai dari kawasan perkotaan, area heritage, hingga destinasi wisata alam. Masing-masing beroperasi dengan rute dan layanan yang berbeda sesuai lokasi dan pengelolanya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
Editor: Herlianto. A
























