Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Taliban yang Kini Kuasai Afghanistan Lagi

Redaksi by Redaksi
September 2, 2021 10:03 am
in News
Taliban berhasil kuasai Afghanistan setelah sejumlah pasukan Amerika Serikat ditarik mundur/tugu malang

Taliban berhasil kuasai Afghanistan setelah sejumlah pasukan Amerika Serikat ditarik mundur. (Foto : Twitter @Dr Poonam Singh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setelah Taliban berhasil menguasai Afhanistan belum lama ini tak sedikit orang merasa khawatir akan terulangnya kekejaman rezim tersebut sebagaimana pernah terjadi pada era 1995-2001. Tetapi juga ada yang merasa bahwa Taliban yang sekarang berbeda dengan yang dulu.

Di antara perdebatan itulah, sejarah Taliban banyak disingkap dan diceritakan ke publik. Salah satunya sebagaimana dirilis oleh Narasi Newsroom.

READ ALSO

Warga Perumahan BTU Pajang Foto Pahlawan di Depan Rumah

Angkot Pelajar Gratis Kota Malang Segera Beroperasi

Diungkap dalam Youtube Narasi newsroom, lahirnya kelompok ini merupakan buah dari persaingan panglima lokal yang memberi warna politik Afghanistan setelah mundurnya Uni Soviet pada 1980. Sebagaimana diketahui sejak 1978, Uni Soviet menginvasi Afghanistan selama 10 tahun lamanya. Negara tersebut menapakkan kaki di negera timur tengah itu dengan tujuan menunjang politik di sana yang berhaluan komunis.

Dalam periode tersebut, perebutan kekuasaan di Afghanistan diwarnai hawa perang dingin. Sementara kelompok anti-Soviet mendapat dukungan dari Amerika dan Pakistan. Ternyata secara sembunyi-sembunyi, CIA (Central Intelligence Agency) atau Badan Intelijen Amerika, mengirimkan persenjataan dan menyuplai dana kepada para pejuag Afghanistan.

Muhammad Oemar, salah satu pejuang anti-Soviet yang merupakan lulusan pendidikan Islam Suni Ortodoks di Deoband, India. Dengan kawan-kawan madrasah satu madzhabnya, Oemar mendirikan kelompok pejuang Islam Pashtun pada 1994.

Kelompok itu dinamai ‘Taliban’ dalam bahasa Pashtun yang berarti ‘murid-murid’ di Pakistan utara pasca penarikan Soviet dari Afghanistan. Dilansir dari BBC, diyakini bahwa gerakan yang didominasi Pashtun pertama kali muncul di pesantren-pesantren keagamaan yang sebagian besar dibayar dengan uang dari Arab Saudi. Mereka mengajarkan Islam Sunni garis keras.

Secara ideologi, Taliban menganut paham Islami yang kaku dan ekstrem, sama dengan Pashtunwali yang berakar dari sistem kesukuan Pashtun. Tiga pilar utama yang dimiliki Pashtunwali yaitu, Badal atau pembalasan setimpal, Melamstia atau keramahtamahan, dan nanawatia atau tempat berlindung.

Setelah hengkangnya Soviet, perang sipil berlangsung. Kelompok Taliban pun berkuasa dan mendeklarasikan Keamiran Islam Afghanistan pada 1996. Sayangnya dibawah naungan Taliban, kondisi kemanusiaan sangat memprihatinkan. Pada 1997, misalnya, Taliban melarang anak perempuan untuk bersekolah. Perempuan juga dilarang bekerja di ruang publik.

PBB melaporkan bahwa kelompok garis keras ini pernah melakukan pembunuhan massal, serta menolak bantuan kepada 160.000 warga yang kelaparan. Sejumlah analisis menyatakan bahwa kelompok ini bahkan bertentangan keras dengan ajaran Islam Deobandisme, para ulama di sanapun tidak menyetujuinya.

Populernya Taliban bukan karena namanya sebagai kelompok milisi. Tetapi akar kesukuannya yang kuat di kalangan Pashtun, yaitu etnis mayoritas di Afghanistan.  Kelompok ini dengan cepat menguasai Afghanistan, yang juga mengubah dinamika secara drastis dalam 20 tahun terakhir, seperti yang diungkapkan Presiden akademi di Qatar.

Sulitnya melepaskan lilitan Taliban di negara ini, karena lemahnya penegakan hukum di pemerintahan. Korupsi serta impunitas merupakan faktor yang menambahi mengapa banyak warga yang akhirnya berpaling ke pengadilan ala Taliban. Jamshid dalam BBC.com  mengatakan, bahwa Taliban itu cepat dan tegas. Seorang pencuri pasti dihukum mati setelah pengadilan singkat.

Posisi Taliban yang pernah terpojok karena digulingkan puluhan ribu pasukan AS dan NATO sejak 2001 hingga kini, membuat kelompok tersebut mengambil alih kekuasaan dengan gesit dan menjanjikan HAM. Pimpinan Taliban, Sirajuddin Haqqani mengemukakan bahwa saat terbebas dari campur tangan asing, semua warga akan mendapatkan hak asasi yang serupa.

Reporter : Auliya Rahma Maziidah

Editor : Herlianto. A

Tags: Politik Timur TengahSejarah TalibanTalibanTaliban Kuasai Afganistan

Related Posts

Warga BTU Pajang Foto Pahlawan di Depan Rumah
News

Warga Perumahan BTU Pajang Foto Pahlawan di Depan Rumah

Sabtu, 15 Agu 2026
Angkot Pelajar Gratis Kota Malang Segera Beroperasi
News

Angkot Pelajar Gratis Kota Malang Segera Beroperasi

Sabtu, 15 Agu 2026
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Bocah 8 Tahun di Kromengan Malang
News

Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Bocah 8 Tahun di Kromengan Malang

Sabtu, 15 Agu 2026
Sopir L300 Tersangka usai Tabrak Bocah hingga Tewas di Kromengan Malang
News

Sopir L300 Tersangka usai Tabrak Bocah hingga Tewas di Kromengan Malang

Sabtu, 15 Agu 2026
Jatim Park Group Pastikan Singa di Batu Secret Zoo Kurus karena Faktor Usia
News

Jatim Park Group Pastikan Singa di Batu Secret Zoo Kurus karena Faktor Usia

Sabtu, 15 Agu 2026
BPBD Kota Batu Tetapkan Tiga Kawasan Rawan Karhutla
News

BPBD Kota Batu Tetapkan Tiga Kawasan Rawan Karhutla

Jumat, 14 Agu 2026
Next Post
Malang Raya PPKM Level 3, Bagaimana Kabar Pariwisata di Kabupaten Malang?

Malang Raya PPKM Level 3, Bagaimana Kabar Pariwisata di Kabupaten Malang?

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.