Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Taliban yang Kini Kuasai Afghanistan Lagi

Redaksi by Redaksi
September 2, 2021 10:03 am
in News
Taliban berhasil kuasai Afghanistan setelah sejumlah pasukan Amerika Serikat ditarik mundur/tugu malang

Taliban berhasil kuasai Afghanistan setelah sejumlah pasukan Amerika Serikat ditarik mundur. (Foto : Twitter @Dr Poonam Singh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setelah Taliban berhasil menguasai Afhanistan belum lama ini tak sedikit orang merasa khawatir akan terulangnya kekejaman rezim tersebut sebagaimana pernah terjadi pada era 1995-2001. Tetapi juga ada yang merasa bahwa Taliban yang sekarang berbeda dengan yang dulu.

Di antara perdebatan itulah, sejarah Taliban banyak disingkap dan diceritakan ke publik. Salah satunya sebagaimana dirilis oleh Narasi Newsroom.

READ ALSO

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka

Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026

Diungkap dalam Youtube Narasi newsroom, lahirnya kelompok ini merupakan buah dari persaingan panglima lokal yang memberi warna politik Afghanistan setelah mundurnya Uni Soviet pada 1980. Sebagaimana diketahui sejak 1978, Uni Soviet menginvasi Afghanistan selama 10 tahun lamanya. Negara tersebut menapakkan kaki di negera timur tengah itu dengan tujuan menunjang politik di sana yang berhaluan komunis.

Dalam periode tersebut, perebutan kekuasaan di Afghanistan diwarnai hawa perang dingin. Sementara kelompok anti-Soviet mendapat dukungan dari Amerika dan Pakistan. Ternyata secara sembunyi-sembunyi, CIA (Central Intelligence Agency) atau Badan Intelijen Amerika, mengirimkan persenjataan dan menyuplai dana kepada para pejuag Afghanistan.

Muhammad Oemar, salah satu pejuang anti-Soviet yang merupakan lulusan pendidikan Islam Suni Ortodoks di Deoband, India. Dengan kawan-kawan madrasah satu madzhabnya, Oemar mendirikan kelompok pejuang Islam Pashtun pada 1994.

Kelompok itu dinamai ‘Taliban’ dalam bahasa Pashtun yang berarti ‘murid-murid’ di Pakistan utara pasca penarikan Soviet dari Afghanistan. Dilansir dari BBC, diyakini bahwa gerakan yang didominasi Pashtun pertama kali muncul di pesantren-pesantren keagamaan yang sebagian besar dibayar dengan uang dari Arab Saudi. Mereka mengajarkan Islam Sunni garis keras.

Secara ideologi, Taliban menganut paham Islami yang kaku dan ekstrem, sama dengan Pashtunwali yang berakar dari sistem kesukuan Pashtun. Tiga pilar utama yang dimiliki Pashtunwali yaitu, Badal atau pembalasan setimpal, Melamstia atau keramahtamahan, dan nanawatia atau tempat berlindung.

Setelah hengkangnya Soviet, perang sipil berlangsung. Kelompok Taliban pun berkuasa dan mendeklarasikan Keamiran Islam Afghanistan pada 1996. Sayangnya dibawah naungan Taliban, kondisi kemanusiaan sangat memprihatinkan. Pada 1997, misalnya, Taliban melarang anak perempuan untuk bersekolah. Perempuan juga dilarang bekerja di ruang publik.

PBB melaporkan bahwa kelompok garis keras ini pernah melakukan pembunuhan massal, serta menolak bantuan kepada 160.000 warga yang kelaparan. Sejumlah analisis menyatakan bahwa kelompok ini bahkan bertentangan keras dengan ajaran Islam Deobandisme, para ulama di sanapun tidak menyetujuinya.

Populernya Taliban bukan karena namanya sebagai kelompok milisi. Tetapi akar kesukuannya yang kuat di kalangan Pashtun, yaitu etnis mayoritas di Afghanistan.  Kelompok ini dengan cepat menguasai Afghanistan, yang juga mengubah dinamika secara drastis dalam 20 tahun terakhir, seperti yang diungkapkan Presiden akademi di Qatar.

Sulitnya melepaskan lilitan Taliban di negara ini, karena lemahnya penegakan hukum di pemerintahan. Korupsi serta impunitas merupakan faktor yang menambahi mengapa banyak warga yang akhirnya berpaling ke pengadilan ala Taliban. Jamshid dalam BBC.com  mengatakan, bahwa Taliban itu cepat dan tegas. Seorang pencuri pasti dihukum mati setelah pengadilan singkat.

Posisi Taliban yang pernah terpojok karena digulingkan puluhan ribu pasukan AS dan NATO sejak 2001 hingga kini, membuat kelompok tersebut mengambil alih kekuasaan dengan gesit dan menjanjikan HAM. Pimpinan Taliban, Sirajuddin Haqqani mengemukakan bahwa saat terbebas dari campur tangan asing, semua warga akan mendapatkan hak asasi yang serupa.

Reporter : Auliya Rahma Maziidah

Editor : Herlianto. A

Tags: Politik Timur TengahSejarah TalibanTalibanTaliban Kuasai Afganistan

Related Posts

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka
News

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka

Selasa, 29 Sep 2026
Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026
News

Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026

Selasa, 29 Sep 2026
Kebakaran Pasar Besar Malang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Area 27 Meter Persegi Hangus
News

Kebakaran Pasar Besar Malang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Area 27 Meter Persegi Hangus

Selasa, 29 Sep 2026
DPRD Kota Malang Minta Trans Jatim Beri Manfaat bagi Angkot
News

DPRD Kota Malang Minta Trans Jatim Beri Manfaat bagi Angkot

Senin, 28 Sep 2026
Ratusan Sopir Angkot Malang Demo Tolak Bus Trans Jatim Koridor II
News

Ratusan Sopir Angkot Malang Demo Tolak Bus Trans Jatim Koridor II

Senin, 28 Sep 2026
Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang
News

Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
Malang Raya PPKM Level 3, Bagaimana Kabar Pariwisata di Kabupaten Malang?

Malang Raya PPKM Level 3, Bagaimana Kabar Pariwisata di Kabupaten Malang?

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.