Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Unisma Serukan Perdamaian Dunia di Tengah Konflik Timur Tengah

Redaksi by Redaksi
Maret 31, 2026 11:02 pm
in Advertorial
Unisma gaungkan perdamaian

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof M Mas'ut Said menunjukkan buku karyanya soal resolusi konflik (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) angkat suara terkait dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Melalui peran akademisi dan cendekiawan, Unisma menggaungkan pentingnya perdamaian dunia dengan mendorong lahirnya resolusi konflik berbasis kajian ilmiah dan dialog global.

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. M. Mas’ud Said, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh tinggal diam di tengah situasi global yang semakin tidak menentu. Menurutnya, konflik Timur Tengah saat ini tidak hanya berdampak pada kawasan tersebut, tetapi juga merembet ke berbagai sektor kehidupan global.

READ ALSO

Pacific Hills Diproyeksikan Menjadi Ikon Baru Karangploso, Perkuat Potensi Investasi dan Kawasan Premium

Arumnira Restaurant Hadir di Malang, Tawarkan Sajian Nusantara dengan Suasana Homey

Baca juga: Unisma Perkuat Kerja Sama Internasional dengan UiTM Malaysia, Targetkan Kampus Level Global 2027

Konflik Timur Tengah Berdampak pada Energi hingga Ekonomi Global

Prof. Mas’ud menjelaskan bahwa konflik geopolitik di Timur Tengah membawa dampak luas terhadap berbagai sektor strategis dunia, mulai dari energi, pangan, ekonomi, hingga kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Dampaknya itu ke energi, pangan, ekonomi, keuangan, bahkan ke kehidupan masyarakat sehari hari. Perang tidak hanya terjadi di darat, laut, atau udara, tapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai kondisi ini menjadi panggilan bagi kalangan akademisi untuk turut berkontribusi melalui kajian ilmiah yang berorientasi pada solusi damai. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan perspektif ilmiah dalam meredam konflik global.

Unisma sendiri, lanjut dia, telah menyusun berbagai kajian akademik, termasuk menghasilkan buku mengenai resolusi konflik yang diharapkan dapat menjadi referensi dalam meredam ketegangan global.

“Tidak ada manusia yang ingin perang, tidak ada negara yang tidak ingin damai. Tapi cara yang ditempuh sebagian pemimpin dunia saat ini keliru. Ingin damai tapi membunuh, ingin damai tapi menguasai kekuasaan orang lain,” tegasnya.

Ancaman Krisis Global Jika Konflik Meluas

Prof. Mas’ud juga menyoroti eskalasi konflik yang berpotensi menimbulkan krisis global yang lebih luas jika tidak segera diatasi. Dampak tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui lonjakan harga kebutuhan pokok hingga perlambatan ekonomi global.

“Kalau perang meluas, dampaknya luar biasa. Ekonomi seret, daya beli turun, kehidupan masyarakat akan terganggu. Ini yang harus diantisipasi bersama,” katanya.

Ia menilai, stabilitas global menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dunia. Ketidakpastian geopolitik berpotensi memicu gejolak pasar dan mengganggu distribusi energi serta pangan dunia.

Baca juga: Keunggulan FKIP Unisma: Pilihan Terbaik Calon Guru Profesional

ASEAN Dinilai Jadi Contoh Stabilitas Kawasan

Lebih lanjut, Prof. Mas’ud menekankan pentingnya peran kawasan Asia, khususnya negara-negara ASEAN sebagai contoh dalam menjaga stabilitas dan perdamaian. Menurutnya, kekuatan kerja sama regional dapat menjadi inspirasi bagi dunia di tengah konflik yang terus berulang di Timur Tengah.

“ASEAN sampai sekarang relatif solid. Ini bisa menjadi contoh bahwa negara bertetangga seharusnya saling menguatkan, bukan saling menyerang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik antarnegara sejatinya tidak dapat dihindari, namun dapat dikelola melalui kesepakatan dan pendekatan damai.

“Tidak ada negara yang tidak pernah berkonflik. Tapi dengan resolusi konflik dan komitmen perdamaian para pemimpin, konflik itu bisa direduksi,” imbuhnya.

Melalui berbagai forum akademik dan kerja sama internasional, Unisma berkomitmen untuk terus menyuarakan pentingnya perdamaian dunia. Prof. Mas’ut berharap kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi dapat menjadi bagian dari solusi untuk meredakan ketegangan global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

“Kalau perang besar sampai terjadi, perang dunia ketiga, semua akan runtuh. Ini yang harus kita hindari bersama,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Amerikadampak perang Timur TengahIranisraelperan akademisiperdamaian duniaresolusi konflikUnisma

Related Posts

Pacific Hills yang jadi ikon baru di kawasan Karangploso, Kabupaten Malang. Foto/dok
Advertorial

Pacific Hills Diproyeksikan Menjadi Ikon Baru Karangploso, Perkuat Potensi Investasi dan Kawasan Premium

Kamis, 15 Okt 2026
Arumnira Restaurant tawarkan sajian nusantara. Foto/dok
Advertorial

Arumnira Restaurant Hadir di Malang, Tawarkan Sajian Nusantara dengan Suasana Homey

Kamis, 15 Okt 2026
PLN UP3 Malang berkunjung ke Kejaksaan Negeri Kota Malang. Foto/dok
Advertorial

Momen Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Malang Tingkatkan Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kota Malang

Rabu, 14 Okt 2026
Tugu Media Group Dan Chatour Travel Gelar Seminar Keajaiban Rezeki Gratis Di Malang 1
Advertorial

Penerbangan ke Jeddah dan Madinah Normal, CEO Chatour Travel Minta Jamaah Umrah Tetap Tenang

Rabu, 14 Okt 2026
Kepala Pegadaian Cabang Malang, Mulyono Edy Susanto bersama jajaran dan tim Pegadaian Malang (M Sholeh)
Advertorial

Masyarakat Kian Melek Investasi, Ada yang Cicil Emas Seberat 2 Kilogram di Pegadaian Malang

Rabu, 14 Okt 2026
Program literasi emas kepada masyarakat yang dilangsungkan Pegadaian Malang (dok.)
Advertorial

Pegadaian Malang Buka Literasi Emas Setiap Sabtu, Masyarakat Bisa Belajar Investasi

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
lowongan pekerjaan

Panggilan Terakhir! Informasi Lowongan Pekerjaan Female Website atau Mobile Developer

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.