Kota Batu, Tugumalang.id – Seorang pelajar SMP berusia 15 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Dr. Moh Hatta, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Sabtu (28/2/2026) sore. Korban berinisial MFQ, siswa SMP Negeri 6 Kota Batu.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Sepeda motor Honda Scoopy bernopol N 2527 HS yang dikendarai korban ditabrak dari belakang oleh mobil pikap Daihatsu Grand Max bernopol N 8613 BL yang dikemudikan Kiki Rusdianto.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu IPDA Agus Atang Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Saat insiden terjadi, korban melaju dari arah selatan ke utara menuju Karangploso.
Baca juga: Pelajar Asal Ngantang Tewas Ditabrak Bus Hino di Kota Batu
Kronologi Kecelakaan di Jalan Raya Dr. Moh Hatta
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi pikap. Kedua kendaraan berada di jalur yang sama atau searah saat insiden berlangsung.
“Diduga pengemudi pikap melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Namun diduga karena pengemudi kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor korban,” terang Atang, Minggu (1/3/2026).
Benturan terjadi cukup keras hingga membuat korban terpental dan terjatuh. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala. Warga sekitar sempat memberikan pertolongan sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Prasetya Husada, Karangploso, Kabupaten Malang, guna mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” ungkapnya.
Baca juga: Petani di Kota Batu Tewas Ditabrak Mobil Katana dekat Selecta
Dugaan Human Error Jadi Faktor Utama
Dari hasil penyelidikan awal, faktor human error atau kelalaian pengemudi menjadi dugaan utama penyebab kecelakaan. Pengemudi dinilai kurang berhati-hati dan tidak fokus saat melintas di jalur yang relatif padat pada sore hari.
“Diduga karena pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp2 juta. Sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang akibat hantaman pikap.
“Peristiwa ini akan kita dalami lagi untuk mencari kemungkinan unsur pelanggaran lain. Kami imbau yang paling penting adalah kewaspadaan pengendara saat berkendara,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























