Tugumalang.id – Santri Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (Ponpes PPI AMF), Malang, menciptakan inovasi teh herbal berbahan daun putri malu untuk membantu mengatasi insomnia. Produk yang dinamai Teh Putri Malu ini digagas oleh sejumlah santri kelas 7 SMP PPI AMF.
Salah satu pencetus inovasi tersebut, Aqeela Ahmad Darun, mengatakan ide ini bermula dari praktikum mata pelajaran IPA yang mendorong siswa menghasilkan produk kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Ahmad, produk ini sesuai dengan kebutuhan banyak orang, termasuk para santri yang kerap kesulitan tidur.
“Efeknya sangat terasa, kualitas tidurnya terasa lebih baik. Kami bangun tetap segar dan tidak mengantuk di kelas,” ujarnya, santri asal Bali itu.
Baca juga: Dosen FK UM Ajak Para Santri Ponpes Al Mustaqim Kenali Perubaan Fisik dan Emosi Diri Melalui Aplikasi e-Modul
Pemilihan tanaman putri malu dilakukan karena mudah ditemukan, tetapi selama ini kerap terabaikan. Para santri mengolah daun putri malu yang dipadukan dengan madu, jahe, kayu manis, dan air hingga menjadi minuman herbal.
“Seluruh bahan direbus selama dua hingga tiga jam untuk mendapatkan sari teh terbaik,” jelasnya.
Dari tampilan, teh ini berwarna cokelat seperti teh pada umumnya. Rasanya cenderung manis sehingga mudah diterima anak-anak maupun remaja. Produk ini telah diuji coba oleh teman-teman sekelas Ahmad dan memperoleh respons positif.
“Ada satu teman yang sering mengantuk di kelas. Setelah minum teh ini, dia jadi lebih segar,” tuturnya.
Guru IPA SMP AMF sekaligus Wakil Kepala SMP–SMA AMF Bidang Kurikulum, Zumrotin Firdaus, turut membimbing seluruh proses pembuatan produk ini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Baca juga: PFI Malang Ajak Santri Ponpes Bahrul Maghfiroh Pelajari Jurnalisme Multimedia
Ia memastikan bahwa sejak tahap pencarian tanaman, pemilihan daun, pencucian, hingga ekstraksi herbal dilakukan sesuai prosedur praktikum. Ke depan, Firda dan para santri berencana memproduksi teh herbal ini secara massal. Konsep kemasan pun kini tengah mereka siapkan.
“Harapan kami, teh herbal ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang mengalami insomnia agar memperoleh tidur yang lebih berkualitas,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























