MALANG, Tugumalang.id – Ruas jalan penghubung Dusun Mendek Timur dan Dusun Mendek Barat di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang mengalami longsor pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 13.45. Akibatnya, jalan ini tidak dapat dilalui roda empat.
Akses menuju ke Dusun Mendek Timur terhambat karena tidak ada jalur alternatif. Di dusun tersebut, terdapat 125 kepala keluarga (KK) yang menempati dua RT.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan menerangkan, jalan yang mengalami longsor memiliki panjang 25 meter dengan tinggi 8,5 meter.
“Kami telah memasang yellow line atau rambu hati-hati di area tersebut,” kata Sadono.

Ia menambahkan, hujan deras melanda wilayah Desa Srigading beberapa jam sebelum longsor, tepatnya sejak pukul 11.00. Hujan masih berlangsung usai longsor terjadi.
“Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Kabupaten Malang bagian utara. Kondisi ini diduga menjadi pemicu terjadinya tanah longsor,” ujar Sadono.
Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor di Tirtoydo Malang, 83 Rumah Terdampak
Longsor juga terjadi di Dusun Jeruk, Desa Srigading dan menimpa rumah milik Tiaya yang dihuni oleh tiga orang. Rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian kamar mandi dan kandang ternak.
“Kamar mandi di rumah Ibu Tiaya tidak dapat digunakan,” imbuh Sadono.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem yang akan berlangsung hingga Rabu (29/10/2025).
Cuaca ekstrem ini disebabakan oleh gangguan gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation, gelombang Rosby, dan gelombang Kelvin yang melintasi wilayah Jawa Timur. Gangguan gelombang ini memicu pertumbuhan awan hujan.
Baca juga: Tanah Longsor di Bumiaji Kota Batu, Jalan Menuju Pura Luhur Giri Arjuno Tertutup
Sadono menyebut, cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, putting beliung, dan hujan es.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang, terutama yang berada di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan,” kata Sadono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























