Tugumalang.id – Kemacetan arus lalu lintas di kawasan Jalan Candi Panggung, Mojolangu, Kota Malang dinilai telah memasuki derajat kejenuhan yang tinggi.
Sebagai solusinya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PKP) Kota Malang bakal segera membangun jalan tembus atau jalur alternatif di kawasan tersebut.
Kepala DPUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto menyampaikan bahwa Jalan Candi Pangung telah menjadi jalur lalu lintas yang cukup padat di Kota Malang. Mengingat, jalur ini telah menjadi penghubung mobilitas kawasan kampus, sentra kuliner, pusat kota hingga pariwisata.
Baca Juga: Warga Mojolangu Desak Pembangunan Jalan Tembus Candi Panggung–Suhat Segera Direalisasikan
Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, derajat kejenuhan arus lalu lintas di Jalan Candi panggung mencapai angka 0,8-0,9. Angka itu dinilai jauh melampaui derajat ideal kelancaran lalu lintas di angka 0,5.
“Di sana itu perkembangannya memang sangat pesat. Jadi jelas harus ada jalan tembus, supaya tidak terjadi kemacetan,” kata Dandung.
Dandung mengungkapkan bahwa pihaknya sudah merencanakan pembangunan jalur alternatif atau jalan tembus di kawasan Candi Panggung. Rencana itu sudah dimasukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang.
“Jadi di RTRW Kota Malang itu ada 14 rencana jalan tembus, termasuk yang di Candi Panggung itu,” ungkapnya.
Baca Juga: Progres Pembangunan Drainase Suhat Capai 14 Persen, Wali Kota Malang Minta Desember Rampung
Dia menyebut bahwa pembangunan jalan tembus sebagai jalur alternatif di kawasan Candi Panggung akan segera dilaksanakan. Hanya saja, ia belum mengungkap kapan pembangunan jalur alternatif itu dilanjutkan.
“Yang jelas secepatnya akan dilakukan pembangunan jalan alternatif itu,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















