MALANG, Tugumalang.id – Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih kekurangan 3.546 guru dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN). Kekurangan guru ASN ini menjadi permasalahan di dunia pendidikan Kabupaten Malang selama beberapa tahun terakhir.
Di tahun 2025, sebanyak 1.100 guru honorer di Kabupaten Malang telah diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Akan tetapi, jumlah tersebut masih belum mengatasi kekurangan guru ASN.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji membenarkan adanya kekurangan guru berstatus ASN ini. Ia mengatakan setiap tahun, selalu ada guru berstatus ASN yang pensiun sehingga jumlah guru ASN berkurang.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Malang Siap Terima Aduan Jika Ada Intimidasi dalam Pelaksanaan Program MBG
“Sementara pengangkatan guru ASN terbatas,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, setiap SD Negeri idealnya memiliki tujuh guru ASN. Pada kenyataannya, masih banyak SD Negeri di Kabupaten Malang yang hanya memiliki dua atau tiga guru ASN. Bahkan, ada sekolah yang hanya memiliki satu guru ASN.
Untuk memenuhi kebutuhan pengajar, kepala sekolah mengajukan izin untuk mengangkat guru honorer atau Guru Tidak Tetao (GTT). Guru honorer ini mendapatkan tugas berdasarkan kebutuhan dan pertimbangan-pertimbangan.
Baca Juga: Cegah Banjir, Sungai Tundo dan Lebaksari di Kabupaten Malang Dinormalisasi
Kekurangan ini dapat menyebabkan guru kewalahan dalam melakukan tugasnya karena perbandingan antara guru dan siswa tidak seimbang. Perhatian yang diberikan guru pada siswa pun menjadi terbatas.
Guru yang kelelahan akan kesulitan menyampaikan materi kepada siswa sesuai dengan standar yang ditentukan. Tak menutup kemungkinan hal ini akan berdampak terhadap kemajuan akademik siswa.
“Kekurangan guru juga dapat menyebabkan menurunnya kualitas pembelajaran,” kata Suwadji.
Suwadji mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang akan terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan guru ASN. Meski pengangkatan PPPK telah dilakukan di tahun ini, ia berharap di tahun-tahun mendatang akan kembali ada pengangkatan guru ASN dalam jumlah besar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A


















