Tugumalang.id – PT PLN UP3 Malang melaksanakan kegiatan Maraton Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dengan konsep Borderless Antar Unit.
Program ini merupakan salah satu agenda strategis PLN untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada pelanggan di wilayah kerja PLN UP3 Malang.
Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang ini diikuti oleh 220 personel dari berbagai unit PLN di Jawa Timur.
Baca Juga: PLN UP3 Malang Gelar Kesiapan Tenaga Kerja dan Peralatan untuk Tingkatkan Keandalan Listrik
Peserta terdiri dari unsur Manajemen UID Jawa Timur, Manajemen UP3 dan ULP, serta tim teknis gabungan dari berbagai unit antara lain PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), UP2D (Unit Pelaksana Pengatur Distribusi), tim Harbas (Pemeliharaan Jaringan), Harskill, Skylift, Ranger, Jaringan, dan PLN ES.

PLN juga berkolaborasi dengan stakeholder eksternal seperti Dinas PU Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga serta Balai Besar Jalan Nasional dalam rangka pengamanan ROW (Right Of Way) jaringan tegangan menengah dari bahaya sentuhan pohon.
Kegiatan Maraton Pemeliharaan dilaksanakan selama dua hari, 8–9 Oktober 2025, dengan mengedepankan konsep borderless operation — yaitu kolaborasi lintas unit tanpa batas wilayah kerja.
Dengan semangat tersebut, berbagai tim dari UP3 lain seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Situbondo, hingga Banyuwangi ikut bergabung memperkuat pelaksanaan di lapangan.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN UP3 Malang Gandeng Pelanggan Wujudkan Energi Berdaya Saing
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus meningkatkan kompetensi teknis serta koordinasi antar tim distribusi PLN di seluruh Jawa Timur.

Secara total, kegiatan ini mengerahkan 25 unit kendaraan operasional yang terdiri dari 4 unit mobil PDKB SL, 1 unit mobil UP2D, 10 unit skylift rabas, 11 unit kendaraan Harbas, dan 9 unit kendaraan Harskill.
Armada tersebut digunakan untuk menjangkau titik-titik pekerjaan di seluruh wilayah UP3 Malang yang mencakup lebih dari 270 lokasi kerja, dengan rincian: 73 titik pekerjaan PDKB, 200 titik pekerjaan rabas, 64 titik pemasangan penghalang binatang (animal guard), 10 titik penggantian material indikasi breakdown, dan 2 penyulang asesmen kabel yang menjadi fokus UP2D.
Tujuan utama pelaksanaan kegiatan Maraton ini adalah untuk meningkatkan keandalan jaringan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah), mengurangi potensi gangguan listrik, serta memastikan performa sistem distribusi dalam kondisi optimal menjelang periode beban puncak akhir tahun.
Program ini juga menjadi bagian dari TO Penyulang Sprint September–Desember 2025, yang berfokus pada perbaikan titik-titik rawan gangguan berdasarkan analisis Failure Gangguan Temporer dan Permanen dari logsheet UP2D.

Dalam apel pembukaan kegiatan, Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, memberikan pesan motivatif kepada seluruh personel yang bertugas.
“PLN ibarat warung yang tidak pernah tutup, karena semua pelanggan mengharapkan PLN tidak pernah padam. Secara korporasi, ujung tombaknya ada di distribusi,” ujar Agung Wibowo di hadapan seluruh peserta apel di halaman Stadion Kanjuruhan.
Agung menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas teknis, namun bentuk tanggung jawab moral PLN sebagai penyedia layanan publik vital.
Ia mengajak seluruh peserta untuk memaksimalkan keandalan jaringan di setiap penyulang, khususnya di wilayah PLN UP3 Malang yang saat ini memiliki 107 penyulang aktif.
“Sebagai penjaga warung yang baik, dengan adanya kegiatan maraton ini, mohon untuk memaksimalkan keandalan setiap penyulang yang ada di PLN, khususnya PLN UP3 Malang. Semoga pekerjaan kita dinilai sebagai ibadah. Saat mengamankan jaringan, mohon untuk memaksimalkan upaya kita. 107 penyulang yang kita miliki mencerminkan pertumbuhan ekonomi di Malang. Dengan perlengkapan yang ada, mari kita optimalkan keandalan listrik di PLN,” lanjutnya.
Selain menekankan aspek keandalan, Agung juga mengingatkan pentingnya budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap tahapan pekerjaan. Menurutnya, kesadaran K3 harus dimulai sebelum petugas berangkat ke lapangan.
“Sebelum keluar rumah, awareness K3 menjadi kata kunci untuk setiap pekerjaan. Jangan lupa gunakan APD yang sudah disiapkan untuk meminimalkan kecelakaan kerja — helm, sepatu, atau alat yang sudah usang segera diganti. Bila ada peralatan yang kurang berfungsi, segera sampaikan agar dapat diperbaiki. Kita memaksimalkan penjualan, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar, keandalan meningkat, serta mendapat ridho Allah SWT,” tutupnya.
Bapak Muhammad Samsul Arifin, Perwakilan dari Dispora Stadion Kanjuruhan menyatakan bangga kepada PLN karena salama ini telah memback up stadion Kanjuruhan pada saat event seperti porprov.
“Sudah dibantu sepenuhnya mulai awal sampai akhir. Semoga PLN selalu jaya dan tetap maju sampai akhir,” ujar beliau.
PLN UP3 Malang saat ini melayani lebih dari 1.400.000 pelanggan di wilayah kerja seluas 3.841 km², mencakup 41 kecamatan di Kota dan Kabupaten Malang.
Dukungan infrastruktur kelistrikan terdiri dari 108 penyulang JTM, 6.415 gardu distribusi, 6.676 trafo distribusi, 3.377 km jaringan tegangan menengah (JTM), dan 6.917 km jaringan tegangan rendah (JTR).
Sistem kelistrikan di wilayah ini memiliki daya mampu sebesar 950 MW, beban puncak 770 MW, dan cadangan daya sekitar 180 MW, menjadikan sistem kelistrikan Malang Raya dalam kondisi aman dan andal.
Kegiatan Maraton Pemeliharaan Jaringan ini diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi listrik PLN UP3 Malang, menurunkan tingkat gangguan, serta meningkatkan efisiensi operasional jaringan.
Melalui semangat “Kerja Bersama, Listrik Andal untuk Malang Raya”, PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik yang stabil dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.
Sebagai bagian dari transformasi perusahaan, PLN juga terus memperkuat digitalisasi operasional, monitoring jaringan berbasis real-time, serta integrasi data ke dalam sistem smart grid.
Di sisi pelayanan, PLN menghadirkan aplikasi PLN Mobile sebagai platform utama layanan pelanggan untuk berbagai kebutuhan kelistrikan — mulai dari pengecekan tagihan, permohonan sambungan baru, hingga pelaporan gangguan secara cepat dan transparan.
PT PLN (Persero) berkomitmen untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui percepatan transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT), PLN terus mendukung upaya pemerintah menuju Net Zero Emissions 2060 serta pertumbuhan ekonomi nasional yang hijau dan berdaya saing.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PLN UP3 Malang
Editor: Herlianto. A
























