Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Poltekkes Malang Berdayakan Kader Kesehatan Cegah Stunting Lewat Pelatihan Edukasi MP-ASI dengan Metode EMO-DEMO

Redaksi by Redaksi
Oktober 5, 2025 11:31 am
in Pendidikan
Penyerahan media edukasi EMO-DEMO kepada pihak Desa Petungsewu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di masyarakat. Foto/dok. Poltekkes

Penyerahan media edukasi EMO-DEMO kepada pihak Desa Petungsewu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di masyarakat. Foto/dok. Poltekkes

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id — Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Malang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) bertajuk “Pemberdayaan Kader Kesehatan sebagai Upaya Preventif Kasus Wasting dan Stunting melalui Pelatihan MP-ASI dengan Metode Emo-Demo”, Sabtu (4/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dan diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari kader kesehatan, bidan, petugas gizi, serta perangkat desa.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 13.30 WIB ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka terlibat aktif dalam berbagai sesi pelatihan yang mengusung pendekatan emosional dan interaktif.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Edukasi Gizi Lewat Metode Emo-Demo

Poltekkes Malang
Salah satu demonstrasi pada pelatihan EMO-DEMO: Tekstur MPASI-ku. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Ketua Pengabmas sekaligus dosen Poltekkes Kemenkes Malang, Gita Kostania, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Jurusan Kebidanan. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas kader kesehatan dalam upaya pencegahan wasting (kekurangan gizi akut) dan stunting (pertumbuhan terhambat) melalui pelatihan dengan metode Emo-Demo (Emotional Demonstration).

“Melalui metode Emo-Demo, kader dilatih untuk menyampaikan pesan gizi yang menyentuh emosi ibu bayi dan balita agar edukasi lebih efektif dan mudah diterima. Harapannya, kader bisa membantu para ibu memberikan MP-ASI yang sesuai standar gizi,” ujar Gita.

Baca juga: Jurus Dosen Poltekkes Malang Cegah Kasus Stunting Lewat Baby’s Meal Cafe di Desa Petungsewu

Metode Emo-Demo sendiri merupakan pendekatan behavioral change communication yang menekankan pada keterlibatan emosional peserta agar pesan kesehatan lebih berkesan dan berdampak jangka panjang.

Fokus pada Perubahan Perilaku dan Nutrisi Anak

Fasilitator kegiatan sekaligus district officer dari JHPIEGO, Wiwik, menjelaskan bahwa metode Emo-Demo menggunakan bahasa sederhana dan praktik langsung agar mudah dipahami oleh kader serta ibu balita.

Materi pelatihan mencakup porsi makan bayi dan anak, pentingnya ASI eksklusif selama enam bulan pertama, serta cara menentukan tekstur MP-ASI sesuai usia.

“Saran saya, kader harus terus berlatih agar mampu menyampaikan materi dengan efektif. Pelatihan seperti ini tidak boleh berhenti di ruangan saja, tapi harus diimplementasikan di lapangan untuk perubahan nyata,” ungkap Wiwik.

Apresiasi dan Harapan dari Desa Petungsewu

Para fasilitator dan peserta pelatihan EMO-DEMO di desa Petungsewu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Petungsewu, Suhermi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap pelatihan Emo-Demo mampu menekan angka stunting di wilayahnya yang saat ini masih terdapat sekitar 10 kasus.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap para kader bisa meneruskan ilmu yang didapat agar tidak ada lagi anak stunting di Desa Petungsewu,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Petungsewu sekaligus perwakilan Puskesmas Dau, Dwi Astuti, menilai pelatihan ini efektif untuk memperkuat upaya pencegahan stunting di masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Dau.

Baca juga: Good Words School Bekali Mahasiswa Poltekkes PIM Sikap Profesional dan Attitude yang Baik

“Tantangan terbesar kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat. Banyak yang mengira setelah imunisasi lengkap, pencegahan sudah cukup. Dengan metode Emo-Demo yang menyenangkan, diharapkan semakin banyak ibu yang rutin datang ke posyandu,” tutur Dwi.

Kader Semakin Terampil dan Percaya Diri

Salah satu kader kesehatan peserta pelatihan, Eva Nurcahyani, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan keterampilan komunikasi dan pengetahuan kader.

“Ini sudah tahun kedua kami mengikuti pelatihan seperti ini. Setiap tahun, kami semakin banyak belajar tentang gizi, MP-ASI, dan cara berkomunikasi yang efektif kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: Dauemo demompasipetungsewupoltekkes kemenkes malangPoltekkes Malang

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Tim PKM Polinema

Tingkatkan Kualitas Produk UMKM, Tim PKM Polinema Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Produksi Jamu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.