MALANG, Tugumalang.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memperbarui data rumah yang rusak akibat angin kencang di wilayah Malang Selatan yang terjadi pada Minggu (28/9/2025).
Berdasarkan data yang diperbarui pada Senin (29/9/2025) pukul 15.50, total sebanyak 39 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 18 rumah berada di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi dan 21 lainnya berlokasi di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan merinci 10 rumah di Desa Urek-urek mengalami kerusakan ringan. Sedangkan delapan rumah mengalami kerusakan sedang.
“Rumah-rumah yang ada di Desa Mangunrejo mengalami kerusakan ringan,” kata Sadono.
Baca juga: 21 Rumah di Kepanjen Kabupaten Malang Rusak Akibat Angin Kencang
Selain rumah warga, satu bangunan TK di Desa Urek-urek juga mengalami kerusakan tingkat sedang. Sebagian atap bangunan TK tersebut berlubang dan lepas.
“Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap,” ujar Sadono.
Selama dua hari, BPBD Kabupaten Malang telah melakukan pendataan serta membersihkan sisa-sisa material akibat peristiwa tersebut. Bantuan berupa paket sembako, family kit, terpal, dan paket kebersihan juga telah disalurkan kepada warga terdampak.
“Kami telah melakukan asesmen dan pembersihan dampak kejadian tersebut,” kata Sadono.
Sebelumnya diberitakan, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Kecamatan Gondanglegi dan Kepanjen pada Minggu (28/9/2025) sore. Selain menyebabkan puluhan rumah rusak, cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.

Baca juga: Angin Kencang Hantam Singosari Malang, 5 Bangunan Rusak dan 17 Warga Terdampak
Peristiwa pohon tumbang terjadi di Desa Urek-urek dan Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi serta Desa Mangunrejo, Kecamatan Gondanglegi. Sebuah pohon di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen terpantau hampir tumbang sehingga BPBD Kabupaten Malang melakukan pemotongan agar tidak ada warga terdampak.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko































