Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

UIN Malang Gelar Diskusi Nasional Bahas Isu Strategis dan Moderasi Beragama

Redaksi by Redaksi
September 22, 2025 7:35 pm
in Pendidikan
UIN Malang

Soroti tantangan kebangsaan di masa depan, UIN Malang gelar diskusi membahas peran perguruan tinggi dalam praktik moderasi beragama. /Foto: Dok UIN Malang.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menggelar diskusi nasional bertema isu strategis dan tantangan kebangsaan pada Senin (22/9/2025). Acara ini menghadirkan narasumber utama Asisten Deputi Bina Keagamaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Prof. Dr. Asep Sunandar, M.A.P.

Dalam paparannya, Prof. Asep menekankan empat isu besar yang menjadi tantangan bangsa Indonesia ke depan. Pertama, eskalasi perubahan global yang berlangsung cepat dan tidak terduga. Kedua, perkembangan teknologi digital yang mengubah pola peradaban masyarakat. Ketiga, arus globalisasi yang membawa interaksi lintas nilai, ideologi, dan budaya. Keempat, potensi kerawanan sosial berupa konflik horizontal maupun vertikal.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Baca juga: Tutup Retreat Pimpinan Baru UIN Malang Periode 2025-2029, Rektor Ingatkan Soal Integritas dan Komitmen

Asisten Deputi Bina Keagamaan Kemenko PMK R
Asisten Deputi Bina Keagamaan Kemenko PMK RI, Prof. Dr. Asep Sunandar, M.A.P (duduk nomor satu dari kiri) berpose bersama peserta diskusi di UIN Malang./Foto: Dok.UIN Malang.

“Kerawanan sosial ini dipicu oleh perbedaan latar belakang budaya, kepentingan, hingga perbedaan sosial yang berkembang pesat,” jelas Prof. Asep.

Moderasi Beragama sebagai Arah Pembangunan Nasional

Prof. Asep juga menyinggung pentingnya moderasi beragama dalam arah pembangunan bangsa. Hal ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana tertuang dalam UU No. 58 Tahun 2024 dan Perpres No. 12 Tahun 2025.

Ia menekankan lima indikator utama dalam implementasi moderasi beragama, yaitu:

  1. Internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai agama.

  2. Pembangunan kehidupan beragama yang inklusif, rukun, dan toleran.

  3. Pengembangan dana sosial keagamaan dan filantropi.

  4. Peningkatan kualitas layanan kehidupan beragama secara merata.

  5. Pemenuhan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan.

“Pembangunan nasional harus memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, budaya, dan peningkatan toleransi antarumat beragama,” ungkapnya.

Baca juga: Kolaborasi Internasional, Fakultas Syariah UIN Malang Gelar Short Term Inbound Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia

Peran Perguruan Tinggi Keagamaan

Lebih lanjut, Prof. Asep menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat praktik moderasi beragama. Ada dua strategi utama yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Adaptasi kampus keagamaan terhadap nilai moderasi beragama.

  • Rebranding moderasi beragama secara global.

“Indonesia menuju era Indonesia Emas 2045. Perguruan tinggi keagamaan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus menjaga moralitas, spiritualitas, dan kebangsaan yang berlandaskan pluralisme,” ujar Prof. Asep.

Dalam paparan selanjutnya, ia menjelaskan tantangan perguruan tinggi keagamaan di tengah era digital, di mana penggunaan teknologi begitu masif. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus mampu adaptif untuk memfilter disinformasi di dunia digital yang mengancam kehidupan beragama.

Prof. Asep pun menjelaskan ada empat poin dalam arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan. Keempat poin penting tersebut adalah penguatan kurikulum berbasis kontekstual, penguatan literasi digital dan teknologi, peningkatan kolaborasi dan kemitraan, serta revitalisasi nilai kebangsaan dan moderasi beragama.

Di akhir penyampaian materi, Prof. Asep menyebut ada dua tantangan besar dalam penguatan peran UIN Malang menuju Indonesia Emas 2045. Terbagi dalam dua perspektif yakni lokal dan juga global melalui pengembangan keilmuan, peningkatan kapasitas dosen, kompetensi mahasiswa, serta menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang inklusif dan berwawasan multikultural.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: Moderasi beragamaPerguruan Tinggi KeagamaanUIN MalangUIN Maliki MalangUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
UIN Malang

UIN Malang Tegaskan Komitmen Zona Integritas Lewat PMPZI 2025

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.