Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Wali Kota Malang Tegaskan Tak Gunakan Rotator dan Sirine, Dukung Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk”

Redaksi by Redaksi
September 22, 2025 4:04 pm
in News
Wali kota malang

Ilustrasi, mobil dinas Wali Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial sebagai bentuk kritik masyarakat terhadap pejabat publik yang menggunakan rotator dan sirine di jalan raya. Merespons hal tersebut, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan dirinya tidak akan menggunakan rotator maupun sirine pada kendaraan patwal yang mengawal perjalanan dinasnya.

Lewat unggahan di akun media sosial pribadinya, Wahyu juga menegaskan imbauan kepada petugas patwal untuk tidak menyalakan rotator dan sirine, kecuali dalam kondisi darurat atau emergency.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

“Iya, itu untuk memastikan kendaraan patwal yang mengawal saya di jalan tidak menggunakan rotator atau sirine,” jelas Wahyu saat dikonfirmasi, Senin (22/9/2025).

Baca juga: Wali Kota Malang Sebut Bank Dunia Bakal Gelontorkan Rp154 Miliar untuk Penanganan Banjir

Menurutnya, penggunaan rotator dan sirine tidak efektif jika dipakai pada perjalanan non-darurat. Ia bahkan mengaku merasa tidak nyaman ketika mobil patwal yang mengawalnya menyalakan rotator atau sirine.

“Ini bukan semata merespons gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk. Sejak awal menjabat saya memang jarang menggunakan rotator, karena memang saya tidak suka,” tegasnya.

Wahyu menambahkan, sistem pengawalan yang ditempatkan di belakang kendaraan dinasnya juga membuat penggunaan rotator dan sirine tidak lagi relevan.

“Pengawalan kami ada di belakang, bukan di depan. Jadi sudah lama tidak pakai itu. Kemarin saya hanya menegaskan lagi,” ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Malang Pastikan 25 Ribu Kelompok Rentan Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Diketahui, istilah “Tot Tot Wuk Wuk” merujuk pada bunyi khas rotator kendaraan pengawal pejabat. Gerakan ini muncul sebagai respons keresahan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara tersebut, terutama karena banyak kendaraan pejabat kerap menggunakan rotator untuk menerobos kemacetan meski bukan kendaraan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: gerakan Stop Tot Tot Wuk Wukrotator mengganggu pengendara jalan.rotator mobil pejabatwali kota malang

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Mahasiswa baru Unisma

Jumlah Mahasiswa Baru Unisma 2025/2026 Naik, OSHIKA MABA Usung Isu Sosial dan Lingkungan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.