Tugumalang.id – Rumah Teduh 21 di Jalan Pajajaran Kota Malang, membuka tempat isolasi gratis bagi pasien COVID-19. Terutama bagi yang memiliki rumah kecil dari keluarga tidak mampu.
“Jika isoman di rumah, dikhawatirkan menular pada anggota keluarga lainnya,” jelas Koordinator Rumah Teduh Malang, Edi Junaedi.
Fasilitas untuk pasien isoman ini dibuka sejak Maret 2021 dan berkapasitas 15 tempat tidur.
“Namun jika terjadi peningkatan kasus, bisa menampung 50 orang. Maka pasien kanker dan pendamping bisa dipindahkan ke Rumah Teduh lain yang berkapasitas 18 dan 17 kamar,” jelasnya.
Saat ini, jumlah pasien isoman di sana ada 8 orang.
“Kami juga menyediakan peminjaman tabung oksigen secara gratis bagi warga yang membutuhkan untuk isolasi mandiri,” jelasnya.
Perlu diketahui, konsep Rumah Teduh 21 awalnya semacam rumah singgah untuk pasien kanker dari keluarga tidak mampu. Mereka menyediakan tempat tidur dan makan gratis.
Di Malang, Rumah Teduh 21 ada sejak Oktober 2020 di tiga titik dan mempunyai dua ambulans. Selain di Malang, Rumah Teduh ada di Bandung dan Sukabumi.
Founder Rumah Teduh adalah Iraningsih Achsien dari Bandung. “Founder Rumah Teduh adalah pribadi bukan yayasan. Rumah itu untuk pasien dan pendamping tinggal sembari kontrol di kesehatan di RSSA,” jelasnya.
“Di sini tidak dokter dan nakes. Kami hanya siapkan relawan. Tugas relawan mengantarkan dan mengambil pasien ke dan dari RSSA,” pungkasnya.
Reporter: Rubianto
Editor: Lizya Kristanti


























