Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Ini Ujian Paling Ditakuti Di Jepang, Bikin Pelajar Stres

Redaksi by Redaksi
Agustus 6, 2021 1:41 pm
in Internasional, Pendidikan
Ilustrasi pelajar Jepang mengikuti Shiken Jigoku, sebagai ujian yang menakutkan bagi para pelajar di Jepang/tugu malang

Ilustrasi pelajar Jepang mengikuti Shiken Jigoku, sebagai ujian yang menakutkan bagi para pelajar di Jepang. (Foto: Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id– Pendidikan di Jepang memiliki tradisi ujian yang menakutkan bagi para pelajar. Ujian ini dikenal dengan sebutan Shiken jigoku. Dianggap menakutkan karena persaingan sangat ketat pada ujian ini, sehingga tak jarang pelajar yang gagal lulus menjadi stres.

Jepang memang terkenal dengan pendidikannya yang bagus. Anak-anak Jepang selain hebat dalam bidang akademik, juga bagus karakternya. Pendidikan karakter yang sangat terkenal dari mereka, salah satunya budaya mengantri.

READ ALSO

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Namun dibalik masyhurnya pendidikan dan karakter pelajar Jepang, ternyata ada tuntutan yang tinggi bagi pelajar di negeri Sakura ini untuk masuk sekolah-sekolah terbaik. Nah, untuk mewujudkan keinginan ini sama sekali tidak mudah. Mereka harus saling bersaing satu sama lain untuk bisa meraih kursi di kampus terbaik.

Untuk menjadi yang terbaik, mereka harus melalui ujian yang berat dan menakutkan karena persaingannya yang sangat luar biasa. Ujian ini yang disebut dengan shiken jigoku dalam bahasa Jepang, yang berarti ujian yang sangat kejam dan mengerikan. Kita mungkin bisa menyebutnya “ujian neraka.”

Shiken jigoku muncul karena dampak dari kemajuan dunia pendidikan itu sendiri, terutama saat peralihan dari jenjang SMA ke perguruan tinggi. Ditambah lagi sulitnya masuk ke dunia kerja. Dunia kerja di Jepang menerapkan sistem gakureki, yaitu sistem penerimaan pekerja berdasarkan latar belakang akademik.

Ini yang mendorong para pelajar di Jepang berlomba-lomba untuk masuk sekolah terbaik, dengan harapan mudah masuk ke dunia kerja. Selain itu, juga diperkuat lagi dengan tradisi negeri samurai itu yang menganggap bahwa masuk perguruan tinggi terbaik dapat meningkatkan status sosial seseorang.

Sebab-sebab itulah yang membuat, “ujian neraka” ini menjadi suatu tradisi yang tidak hanya diperankan pihak sekolah tetapi juga kesadaran orang tua dan anak yang tinggi terhadap pendidikan yang baik.

Ujian ini, sebetulnya, tidak jauh berbeda dengan yang sering dilaksanakan di Indonesia. Model soalnya juga berupa isian atau pilihan ganda. Hanya saja suasana yang tercipta akibat persaingan yang ketat menyebabkan ujian ini menakutkan bagi pelajar di Jepang.

Anak-anak Jepang mengikuti shiken jigoku sejak masuk TK (Taman Kanak-Kanak) hingga perguruan tinggi. Namun soal-soal yang diberikan pada tingkat TK hanya soal yang mudah dan ringan.

Suasana ‘neraka’ akan terasa mulai di tingkat SMA menuju perguruan tinggi. Pada tahap ini pelajar sudah mengerti dan paham akan pentingnya pendidikan. Mereka bisa memilih ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dan jurusan yang mereka minati.

Akibat adanya budaya ini, kursus atau les tambahan sangat diminati di Jepang. Tidak akan sulit menemukan lembaga-lembaga nonformal yang membuka bimbingan belajar tambahan. Kursus atau les ini biasanya juga membuka kelas khusus persiapan ujian.

Beban yang ditanggung untuk bisa lolos dalam ujian membuat tidak sedikit pelajar yang stres dalam perjalanan mempersiapkan ujian. Apalagi ketika mereka dinyatakan tidak lulus ujian.

Reporter : Fahra Auliani Rahmah

Redaktur : Herlianto. A

Related Posts

Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Persiapan vaksinasi massal di Stadion Gajayana

Sutiaji Tinjau Persiapan Vaksinasi Massal di Stadion Gajayana

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.