Tugumalang.id – Polisi akan melibatkan saksi ahli untuk mengusut tuntas insiden kecelakaan di wahana ekstrem Pendulum 360 derajat Jatim Park Kota Batu. Keterangan dari saksi ahli akan menentukan penyebab kecelakaan akibat faktor kelalaian atau bukan.
Saat ini, status insiden yang membuat remaja mengalami patah kaki ini telah dinaikkan menjadi penyidikan. Sejumlah 6 saksi telah diperiksa mulai korban, kapten dan operator wahana, tim medis yang memberikan pertolongan pertama pada korban hingga manajemen pengelola wisata Jatim Park.
Baca Juga: Jatim Park Group Berkomitmen Penuh Pulihkan Korban Insiden Wahana Pendulum 360°
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan jika sampai saat ini pihak penyidik terus melakukan pemeriksaan. Setelah menggali keterangan dari 6 saksi, ke depan pihaknya juga akan melibatkan keterangan dari tim ahli untuk memperdalam unsur kealpaannya.
”Saya kira keterangan dari tim ahli harus kita libatkan. Dalam kapasitas ini yang terlibat dalam pemeliharaan wahana yang juga akan kita libatkan dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Tapi kita melihat dulu apa Dinas Pariwisata memiliki kapasitas sebagai ahli atau tidak,” terang Andi, Selasa (22/4/2025).
Andi menegaskan dalam unsur deliknya juga terdapat mens rea di dalamnya. Apakah memang dalam insiden ini ada ketidaksengajaan atau betul-betul tidak sengaja.
Baca Juga: Kasus Kecelakaan Wahana Pendulum 360° Jatim Park Masuk Tahap Penyidikan
“Itu bukan hanya dari faktor petugas, namun juga dari faktor lain. Ini juga yang sedang kita koordinasi dengan Dinas Pariwisata yang sebelumnya sudah melakukan visit quality control,” sambungnya.
Kendati begitu, pihak kepolisian juga tetap akan berfokus pada proses pemulihan kondisi korban dan memastikan akan mengawal hak-hak korban bisa terpenuhi seluruhnya.
“Kami tetap kedepankan fokus pada pemulihan korban. Pertanggungjawaban memang tidak mutlak apakah dengan adanyanya penyembuhan itu sudah akan menghapuskan deliknya. Kebetulan ini bukan delik aduan,” ungkapnya.
“Namun, kepolisian tidak boleh menggunakan kaca mata kuda dalam hal ini. Ketika para pihak dari korban ada itikad baik dan situasi lebih kondusif, maka itu yang akan diambil (keputusannya),” tegasnya.
Sementara, orang tua korban Wasis Ridho Atmadie (52) menuturkan terima kasih atas perhatian penuh dari Polres dan juga Pemkot Batu. Berkat respon tersebut, keluarga tidak tahu harus mencari bantuan ke mana.
”Respon semua pihak, dari Polres, Pemkot Batu termasuk dari Jatim Park Group juga baik sekali. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” kata dia.
Terlepas dari itu, ia menegaskan agar pemenuhan hak-hak anaknya sebagai korban terpenuhi secara optimal. Terlebih karena masa depan anaknya memiliki masa depan yang panjang.
”Anak kami bercita-cita jadi pilot sejak kelas 4 SD, kami khawatir kecelakaan ini pengaruh ke masa depannya. Tapi setelah kami konfirmasi ke sana-sini, potensi kesembuhannya masih ada,” ujarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























