Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Kisah Inspiratif Putri Ruswandani Kembangkan Candyco, Berdayakan 18 Perajin Lewat Bisnis Crochet

Redaksi by Redaksi
Maret 20, 2025 9:41 pm
in Insight
Putri Ruswandani menunjukkan produk Candyco. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Putri Ruswandani menunjukkan produk Candyco. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di usia 24 tahun, Putri Ruswandani telah berhasil mengembangkan UMKM kerajinan crochet (rajut) handmade yang ia beri nama Candyco hingga mempekerjakan 18 perajin. Mereka tersebar di tiga kota, yaitu Tulungagung, Jember, dan Malang.

Perajin rajut yang menjadi mitra Candyco ini kebanyakan berasal dari kalangan ibu rumah tangga. Ada juga perajin yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Mereka mengerjakan rajutan di rumah masing-masing agar tetap bisa melakukan kesibukan lainnya.

READ ALSO

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Baca Juga: ParagonCorp Memberi Dukungan Nyata bagi UMKM Melalui Sertifikasi dan Pelatihan Halal

“Dulu saya kerjakan sendiri dibantu ibu. Setelah banyak pesanan, saya memberdayakan ibu rumah tangga yang ada di sekitar rumah. Mereka saya latih untuk membuat produk-produk seperti sepatu dan boneka,” ujar perempuan asal Trenggalek ini.

Gantungan kunci, salah satu produk Candyco. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Gantungan kunci, salah satu produk Candyco. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Sejak berdiri pada Maret 2020, jumlah pelanggan Candyco terus meningkat. Mereka menggandrungi produk-produk unik nan imut dari Candyco, seperti gantungan kunci, sepatu bayi, boneka, dan boneka.

Putri membangun Candyco sebagai penyedia produk-produk rajutan buatan tangan (handmade) yang berkualitas. Nama Candyco pun dipilih agar produk-produknya disukai oleh semua kalangan, layaknya permen.

Baca Juga: Wamen UMKM RI Dorong Potensi Ekraf dan UMKM Kota Batu Melesat ke Tingkat Nasional

Buket bunga, salah satu produk Candyco terlaris. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Buket bunga, salah satu produk Candyco terlaris. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Berawal dari promosi melalui media sosial, Candyco kini berkembang dan memiliki galeri di Jalan Raya Candi VI D nomor 165 Kota Malang. Mereka juga mempromosikan produk di media sosial dan e-commerce.

Berawal dari hobi

Saat ditemui di galeri Candyco beberapa waktu lalu, Putri mengatakan dirinya memang menyukai kerajinan sejak kecil. Ketika duduk di bangku SD, Putri sering membuat gantungan kunci dari kain flanel.

“Saya mulai merajut saat SMP dan terus saya lanjutkan waktu SMA,” ujar Putri.

Produk Candyco yang dipamerkan di Rumah BUMN Kota Malang by BRI. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Produk Candyco yang dipamerkan di Rumah BUMN Kota Malang by BRI. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Hobi ini terus ia tekuni saat menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Berbekal media sosial pribadi, ia mulai mempromosikan hasil karyanya.

Rupanya, banyak yang menyukai dan bersedia membeli produk-produk rajutan yang ia promosikan.

Di awal merintis usaha, ia juga menitipkan produk sepatu bayi dan boneka di toko bayi yang ada di Trenggalek dan Tulungagung. Kedua produk tersebut sangat digemari ibu-ibu muda dan masih laris hingga saat ini.

Beri pelatihan bagi perajin rajut

Selama empat tahun, Putri fokus mengembangkan bisnisnya secara online sembari menyelesaikan kuliahnya. Di tahun 2024, setelah lulus kuliah, ia membuka toko offline di Jalan Sigura-gura Kota Malang.

Satu tahun kemudian, Candyco pindah ke tempat yang lebih besar agar bisa memiliki ruang workshop. Di ruang tersebut, Putri bisa memberi pelatihan bagi perajin crochet yang ingin mengasah keterampilan mereka.

“Dulu rukonya kecil, nggak ada ruang workshop. Akhirnya kami pindah ke sini,” kata Putri.

Workshop atau pelatihan juga menjadi produk yang ditawarkan Candyco. Putri sering berbagi ilmu melalui workshop untuk melatih perajin rajut, baik yang digelar oleh Candyco maupun pihak lain.

Salah satu pihak yang pernah mengundang Putri untuk memberikan pelatihan adalah Rumah BUMN Kota Malang by BRI. Di sana, berbagai pelatihan sering diberikan kepada UMKM dan masyarakat lainnya yang ingin menimba ilmu.

Candyco bergabung dengan Rumah BUMN Kota Malang by Bank BRI di akhir tahun 2024. Selama beberapa bulan terakhir, Putri sudah mengisi dua workshop di Rumah BUMN.

Puluhan peserta telah mendapatkan ilmu tambahan dan mengembangkan keterampilan mereka. “Workshop pertama, saya mengisi pelatihan membuat bunga mawar. Saya mendapat fasilitas ruangan dari Rumah BUMN,” kata Putri.

Juarai BRIncubator

Usai bergabung di Rumah BUMN Kota Malang by BRI, Putri mendapatkan lebih banyak informasi untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya adalah informasj tentang BRIncubator.

Program yang diadakan oleh Bank BRI ini berorientasi pada pemberian akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas UMKM secara digital dan fokus pada validasi ekspor.

Tujuan program ini adalah untuk memoderninsasi UMKM agar berbasis teknologi dan dapat menciptakan teknopreneur di seluruh pelosok Indonesia. “Alhamdulillah kami juara 1 BRIncubator,” kata Putri.

Dari program ini, ia mendapatkan lebih banyak ilmu dalam mengelola bisnis. Ia juga mendapatkan uang tunai untuk menambah permodalan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: CandycocrochetKisah inspiratifperajin

Related Posts

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
Shofiyah Wardatul Jannah, pengusaha muda di Malang sukses merintis usaha skincare di usia muda. Foto: Dok

Cerita Pengusaha Muda di Malang Rintis Produk Skincare Shoface Moist Glow

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.