Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bumil 7 Bulan di Malang Meninggal Tak Kebagian Kamar Rumah Sakit

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2021 7:38 pm
in News
Abdul Bari (35), suami dari ibu hamil usia 7 bulan di Malang yang meninggal karena tak kebagian ruangan perawatan saat diwawancarai di rumah duka, Rabu (28/7/2021) siang. Foto/Azmy.

Abdul Bari (35), suami dari ibu hamil usia 7 bulan di Malang yang meninggal karena tak kebagian ruangan perawatan saat diwawancarai di rumah duka, Rabu (28/7/2021) siang. Foto/Azmy.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Malang menimpa Sri Indawati (33), warga Jalan Mertojoyo, Lowokwaru, Kota Malang. Ibu yang sedang mengandung usia 7 bulan ini harus kehilangan nyawanya gara-gara ditolak perawatan oleh sejumlah rumah sakit. Alasannya, ruangan sudah penuh.

Informasi dihimpun, Sri Indawati meninggal pada Rabu (28/7) sekira pukul 02.00 WIB dini hari. Belum diketahui, gejala penyakit apa yang diderita ibu hamil ini. Menurut suaminya, Abdul Bari (35), sejak awal kehamilan, istrinya memang sering mengeluh sakit tenggorokan dan sesak nafas.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

”Terakhir, seminggu kemarin ngaku agak sesek dadanya, dibuat makan terus muntah. Akhirnya, kemarin itu saya inisiatif periksa ke rumah sakit,” kisah dia ditemui reporter di rumah duka.

Namun, RS UMM yang dituju pertamanya menolak merawat istrinya dengan alasan kuota ruang penanganan penuh. Dirinya sempat akan membawa ke dokter kandungan di RSI Unisma hari itu juga.

Namun, istrinya menolak dan meminta periksa ke seorang bidan di kawasan Joyogrand. Disana, istrinya diberikan sejumlah resep obat. Hasilnya, perlahan istrinya mulai pulih dan sehat.

”Malamnya kemarin itu masih sempet ngobrol sama saya, gak kelihatan sakit apa, ngeluh apa. Tapi pas jam 2 itu kayak langsung diem, gak bangun. Saya cek sudah gak ada,” terang dia.

Lalu, bagaimana nasib bayinya? Kata Bari, dia juga sempat melarikan istrinya ke RSI Unisma untuk menyelamatkan bayinya. Namun, rupanya penanganan darurat sudah kadung terlambat.

”Awalnya ke bidan, tapi disarankan ke RSI Unisma, tapi penuh juga kemarin. Akhirnya kejadian ini,” tuturnya.

Usai mendengar kabar ini, pihak Puskesmas Dinoyo langsung berinisiatif memakamkan almarhum dengan protokol karena mengalami gejala COVID-19. Namun, dia tegas menolak.

”Saya cek oksimeter kemarin normal, dan meninggal alami. Mau dimakamka protokol, tapi akhirnya kami sekeluarga menolak. Kami makamkan sendiri tapi tetap pakai baju APD,” tandasnya.

Terpisah, Lurah Merjosari, Abdullah saat dikonfirmasi mengatakan. Pihaknya tetap akan melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat ibu hamil meninggal tersebut.

”Tetap kita lakukan, kami masih koordinasi dengan Puskesmas untuk tracing dan testing,” ujarnya singkat.

Tags: bulanmalangrumah sakit

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi.

Polres Malang Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Tajinan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.