Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dukung Konservasi Desa Adat Bali, Dosen ITN Malang Kembangkan Dynamic Building Information Modelling

Redaksi by Redaksi
Januari 7, 2025 5:51 pm
in Pendidikan
Dosen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr. Ir. Ketut Tomy Suhari, ST., MT, IPP., IRSurv., mengembangkan Dynamic Building Information Modelling untuk konservasi deda adat Bali. (Foto/dok.)

Dosen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr. Ir. Ketut Tomy Suhari, ST., MT, IPP., IRSurv., mengembangkan Dynamic Building Information Modelling untuk konservasi deda adat Bali. (Foto/dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dosen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr. Ir. Ketut Tomy Suhari, ST., MT, IPP., IRSurv., mengembangkan Dynamic Building Information Modelling melalui disertasi berjudul “Pembangunan Dynamic Building Information Modelling untuk Konservasi Ruang Adat, Studi Kasus Desa Adat Penglipuran, Bali”. Hal itu untuk mendukung konservasi desa adat Penglipuran, Bali.

Tomy mengembangkan Dynamic Building Information Modelling (D-BIM) yang terintegrasi dengan Boundary Representation (B-Rep), dan Decision Support System (DSS) untuk mendukung konservasi dan pengelolaan ruang adat di Desa Adat Penglipuran, Bali.

READ ALSO

UIN Malang Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Warga Nahdliyin di Muktamar ke-35 NU

ITN Malang Gandeng Perbakin, Lahan Kampus 2 Jadi Fasilitas Latihan Menembak

Model ini diharapkan mampu mengakomodasi perubahan tata ruang adat yang diperlukan untuk menyeimbangkan kebutuhan pelestarian budaya dan perkembangan pariwisata, tanpa mengorbankan nilai nilai adat yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Rayakan Natal, Rektor ITN Malang Ajak Sivitas Akademika Sambut Tahun 2025 dengan Semangat Baru

“Pengembangan model ini untuk konservasi ruang adat. Sebenarnya memanfaatkan BIM sangat luas bisa untuk konstruksi, pelestarian cagar budaya, untuk membuat model bangunan adat atau rekonstruksi bangunan, dan lainnya,” kata Tomy.

Para dosen ITN Malang. Foto/dok

Menurutnya, data BIM bisa membantu mendokumentasikan data digital sesuai bangunan aslinya. Sehingga Dynamic BIM bisa merekonstruksi bangunan tersebut sesuai ukuran aslinya.

Dia mencontohkan, di Bali jika bangunan adat rusak atau hancur karena suatu hal ternyata untuk membangunnya kembali memerlukan atau memanfaatkan tubuh orang tertua dari keluarga tersebut sebagai alat ukur. Sementara, jika orang tertua tersebut sudah tidak ada, maka tidak ada patokan fisik yang dapat diandalkan.

Baca Juga: 137 Ribu Siswa di Kota Malang Masuk Sasaran Program Makan Bergizi Gratis

Ini menjadi tantangan dalam upaya restorasi dan konservasi, karena metode yang digunakan memiliki tingkat akurasi rendah. Hal ini bisa mengakibatkan resiko hilangnya bangunan adat sesuai ukuran asli. Untuk itu diperlukan alat ukur dengan teknologi modern seperti High Definition Survey (HDS), teknologi geospasial seperti Heritage BIM, LiDAR, fotogrametri dan lainnya.

Dosen ITN Malang. Foto/dok

Namun sayangnya Heritage BIM pada dokumentasi bangunan bersejarah masih bersifat statis dan belum bisa menyesuaikan dengan dinamisnya perubahan ruang adat.

“Disinilah diperlukan model Dynamic BIM untuk mengakomodir perubahan dinamis pada ruang adat dan ruang modernisasi yang berkelanjutan di Desa Adat Penglipuran,” ucap Kepala Center for Digitalisation Construction and Smart Urban Management (DConS Center) ITN Malang itu.

Tomy memyebut Desa Penglipuran sampai saat ini masih memegang adat dengan menerapkan tata ruang tradisional pada huniannya yang terbagi dalam tiga zona (Tri Mandala), yaitu madya, utama dan nista. Pembagian ini juga mencerminkan falsafah atau konsep Tri Hita Karana yang mengandung filosofi keseimbangan antara manusia, alam dan Tuhan.

“Sebagai desa adat, Desa Penglipuran telah mendapat berbagai penghargaan. Seperti desa terbersih di dunia versi Unesco, desa wisata terbaik sedunia, juga Kalpataru. Daya tariknya diantaranya berada pada tata ruang Tri Mandala, upacara keagamaan, dan hutan bambu,” paparnya.

Tingginya arus wisatawan di Bali khususnya Desa Penglipuran lambat laun menimbulkan akulturasi budaya. Pengaruh budaya luar mengakibatkan perubahan gaya hidup maupun eksploitasi sumber daya alam. Desa Penglipuran pun sudah menerima modernisasi seperti adanya hotel, restoran, lapak penjual souvenir serta adanya pertukaran budaya.

Namun yang menjadi keprihatinan adalah adanya sebagian generasi muda sudah mengikuti budaya luar yang sedang trend. Bahkan terbangun bangunan yang tidak lagi mencirikan bangunan adat Bali. Beruntungnya di Desa Penglipuran dan umumnya di Bali ada hukum adat awig awig. Hukum adat ini mengatur kehidupan masyarakat adat baik tertulis maupun tidak tertulis, serta tingkah laku pergaulan hidup yang terhubung dengan falsafah Tri Hita Karana.

“Nah, di sana untuk rumah harus mempertahankan bangunan adat. Minimal harus ada paon, sekenem, sanggah (bangunan untuk ritual keagamaan), dan angkul-angkul (pintu gerbang),” lanjutnya.

Dalam penelitiannya, Tomy melibatkan beberapa tahapan utama, yakni identifikasi dan pengumpulan data, pengolahan data menggunakan teknik BIM dan model spasial serta validasi hasil melalui analisis konservasi dan harmonisasi.

Dia menggunakan data drone tahun 2000, 2021, dan 2022 untuk melihat perubahan dan pemanfaatan ruang adat. Setiap tahapan penelitian dirancang untuk menghasilkan data yang dapat diintegrasikan ke dalam model Dynamic BIM. Sehingga memungkinkan pemantauan dan pengelolaan ruang adat yang dinamis dan berkelanjutan.

Pada tahun 2000, zona madya mencakup 88 persen dari luas total persil, ruang komersial dan tambahan masing masing 6 persen. Tahun 2021 luas zona madya turun menjadi 86 persen, ruang komersial dan tambahan meningkat 7 persen. Ini menunjukkan adanya perkembangan dalam pemanfaatan ruang.

Kompleksnya model adat membutuhkan model BIM dan HDS untuk melakukan pengukuran survey. Tomy membuat tiga model, yakni adat, modernisasi dan kebijakan. Model adat berada di zona madya, model modernisasi di zona nista, sementara model kebijakan mengintegrasikan beberapa peraturan yang ada. Contohnya menyesuaikan tinggi bangunan tidak melebihi 15 m dan harus memiliki bangunan adat yang dilengkapi dengan ornamen.

“Dengan Dynamic BIM zona adat dapat dimodelkan secara detail, mencakup informasi geometri, material, dan fungsi sesuai aturan adat. Ini juga bisa mendukung pemantauan perubahan ruang secara real time dan mengurangi resiko penyimpangan dari ketentuan adat,” paparnya.

Konservasi teknologi ini menurutnya belum sepenuhnya stabil. Untuk melihat ruang atau persil yang berubah tim monitoring survey tiap tahun harus ke lapangan. Sehingga secara dana masih tergolong mahal, kecuali kedepan ada pemanfaatan citra satelit dengan resolusi bagus dan dapat membuat model BIM yang akurat.

“Kedepan masih banyak peluang untuk dikembangkan. Harapannya ilmu geodesi bisa bermanfaat untuk masyarakat adat, pemerintah, dan pengelola adat. Dengan parameter mengikuti daerah setempat dan kebijakan yang ada,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: BaliDosen ITN MalangITN Malangkota malang

Related Posts

UIN Malang Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Warga Nahdliyin di Muktamar ke-35 NU
Advertorial

UIN Malang Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Warga Nahdliyin di Muktamar ke-35 NU

Jumat, 28 Agu 2026
ITN Malang Gandeng Perbakin, Lahan Kampus 2 Jadi Fasilitas Latihan Menembak
Advertorial

ITN Malang Gandeng Perbakin, Lahan Kampus 2 Jadi Fasilitas Latihan Menembak

Jumat, 28 Agu 2026
Drama Umar bin Khattab Warnai Maulid Nabi di SMP Insan Permata Malang
Advertorial

Drama Umar bin Khattab Warnai Maulid Nabi di SMP Insan Permata Malang

Jumat, 28 Agu 2026
Mahasiswa KKN Unikama dan Diskominfo Malang Perkuat SDM Operator Desa di Pakisaji
Pendidikan

Mahasiswa KKN Unikama dan Diskominfo Malang Perkuat SDM Operator Desa di Pakisaji

Kamis, 27 Agu 2026
Angkot Pelajar Gratis Segera Ngaspal, Dishub Kota Malang: Mulai Besok Senin
Pendidikan

Senin, Angkot Pelajar Gratis di Kota Malang Ngaspal

Kamis, 27 Agu 2026
Universitas Negeri Malang Kirim Relawan Bantu Pemulihan Pasca Bencana Alam di NTT
Pendidikan

Universitas Negeri Malang Kirim Relawan Bantu Pemulihan Pasca Bencana Alam di NTT

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Pasangan FI dan PN ditahan lantaran menyiarkan pornografi. Foto: Polres Malang

Pasutri di Gedangan Live Streaming Pornografi, Siaran hingga 10 Jam dalam Sehari

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.