MALANG, Tugumalang.id – Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024 yang dihelat di Kota Malang mulai 12 Desember hingga 15 Desember 2024 telah resmi berakhir dengan kesuksesan Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember (Persaid) keluar sebagai juara.
Kepastian itu didapatkan Persaid setelah melewati laga final yang cukup dramatis melawan Persatuan Sepak Bola Amputasi Jakarta (Persaj) di lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur pada Minggu (15/12/2024). Persid yang sempat tertinggal lebih dulu 0-1 dari Persaj, berhasil memaksakan laga berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan.

Hasil imbang tersebut membuat laga Final Piala Menpora 2024 dilanjutkan dengan adu penalti. Kiper Persaid, Fredo tampil gemilang dengan menepis semua tendangan pemain Persaj sehingga babak adu penalti berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Persaid yang akhirnya sukses mengangkat trofi juara.
Baca Juga: Perdana Dihelat di Kota Malang, Pembina PSAI Pusat Berharap Piala Menpora 2024 Lahirkan Talenta-Talenta Baru Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia
Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Pusat, Yudhi Yahya mengapresiasi pelaksanaan Piala Menpora 2024 di Kota Malang yang menurutnya berlangsung seru dan lebih meriah dibandingkan gelaran sebelumnya.
“Kami cukup kaget ketika memberikan mandat kepada Malang (tuan rumah), ternyata di luar dugaan penyambutannya. Pemangku wilayah supportnya sangat bagus sehingga penyelenggaraan tahun ini sangat seru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, luar biasa untuk Malang,” kata Yudhi kepada Tugumalang.id.

Yudhi berharap ke depan penyelenggaraan Piala Menpora dapat memicu bertambahnya klub-klub sepak bola amputasi baru di Indonesia. Ia berharap pada gelaran berikutnya tidak hanya diikuti tim-tim yang mayoritas berasal dari Jawa Timur saja, tetapi setiap daerah di seluruh Indonesia memiliki klub sepak bola amputasi.
“Harapan kami, PSAI Pusat akan terus bermunculan lagi klub-klub (sepak bola amputasi) di daerah, bukan hanya di Jatim saja. Tetapi fokusnya juga harus di luar Jawa, semoga tambah banyak sehingga kontestasinya lebih menarik lagi,” harapnya.
Sementara Ketua PSAI Malang Raya yang didapuk sebagai Ketua Panitia Piala Menpora 2024, Sueb menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, yang telah mendukung gelaran Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024 yang pertama kalinya digelar di Jawa Timur berlangsung lancar.
Baca Juga: Diikuti Delapan Tim, Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024 Resmi Digelar di Malang
“Alhamdulillah semua berjalan lancar sesuai dengan yang kita inginkan. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Menutup prosesi pemberian penghargaan dan trofi juara kepada kontestan Piala Menpora 2024. Pembina PSAI yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih berharap gelaran Piala Menpora dapat meningkatkan kepedulian dan perhatian kepada kaum disabilitas dari berbagai pihak.
“Semoga ini menggelorakan semangat kita dan perhatian kepada disabilitas,” tutur Hikmah.
Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Menpora 2024 ditutup dengan penyerahan beragam penghargaan. Penghargaan Tim Fair Play diberikan kepada Persawangi Banyuwangi, gelar Top Skor Piala Menpora 2024 diraih oleh pemain Persaj Jakarta, Agung yang mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen.

Kemudian penghargaan Kiper Terbaik Piala Menpora 2024 yang diraih kiper Persaid Jember, Fredo, penghargaan Pelatih Terbaik yang diraih Pelatih Persama Malang, Saiful Hidayat, dan Agung yang kembali menyabet penghargaan yakni Pemain Terbaik Piala Menpora 2024.
Peringkat keempat Piala Menpora 2024 ditempati Persama Malang sedangkan untuk juara ketiga diraih Persas Surabaya. Posisi runner up ditempati Persaj Jakarta serta Persaid Jember yang berhasil keluar sebagai juara Piala Menpora 2024.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Redaktur: jatmiko





























