Rabu, Oktober 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Inovasi Dosen UB, Awasi dan Kelola Hutan dengan AI dan IoT

Redaksi by Redaksi
Desember 11, 2024 3:03 pm
in Pendidikan
Dosen UB

Penampakan inovasi alat berbasis AI dan IoT untuk mengawasi dan mengelola hutan buatan dosen UB. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pengawasan, pengelolaan dan konservasi hutan secara berkelanjutan kini sudah bisa memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan Internet of Things (IoT). Ini bisa tercapai setelah dosen Universitas Brawijaya Malang menelurkan inovasi terbaru.

Inovasi baru ini dipresentasikan dalam kegiatan Bincang dan Obrolan Santai Bersama Pakar Universitas Brawijaya (BONSAI UB) pada Rabu (10/12/2024) dengan tema ‘Inovasi Teknologi IoT untuk Pengelolaan Hutan’.

READ ALSO

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang

Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak

Baca Juga: Dosen UB Temukan Metode Inovatif untuk Atasi Kelangkaan Garam

Inovasi teknologi berbasis AI dan IoT yang dibuat oleh Dosen dari Fakultas Vokasi dan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) ini memang dirancang untuk mendukung konservasi dan pengelolaan hutan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pengembangan aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu, mengintegrasikan teknologi loT dengan sistem monitoring yang cerdas.

Sistem ini memungkinkan deteksi aktivitas di dalam hutan, seperti identifikasi satwa liar, manusia, dan kendaraan secara real-time, menggunakan algoritma kecerdasan buatan (Al) yang terintegrasi dengan kamera jebak (camera trap).

Koordinator KJF sekaligus Manajer Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan UPT Pengelola Kawasan Hutan UB Forest, Rifqi Rahmat Hidayatullah menjelaskan inovasi ini lahir dari berbagai tantangan yang muncul selama ini di UB Forest.

Salah satunya yakni bermula dari keterbatasan perangkat kamera jebak konvensional yang sebelumnya masih menggunakan baterai dan memori manual. Belum lagi dihadapkan dengan sulitnya akses jaringan di kawasan hutan.

”Sebab itu dalam inovasi kami ini menggunakan protokol komunikasi Long Range (LoRa). Sistem ini memungkinkan pengiriman data tanpa harus melibatkan sinyal GSM. Dengan teknologi LoRa, data yang dikumpulkan bisa dikirim ke pusat kontrol melalui jaringan jarak jauh, meski berada di tengah hutan yang sulit sinyal sekali pun,” kata Rifqi.

Baca Juga: Dosen UB Ciptakan Alat Penghisap Darah Pasien untuk Rumah Sakit

Rahmat memaparkan teknologi ini memiliki tiga keunggulan. Pertama, efisiensi dan akurasi monitoring yang mampu mendeteksi ancaman seperti penebangan pohon ilegal. Kedua, integrasi AI dan IoT menggunakan teknologi You Only Look Once (YOLO) untuk mendeteksi objek dengan cepat.Kecerdasan buatan

”Ketiga, dukungan terhadap pengelolaan berkelanjutan yang sesuai dengan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) UB Forest,” papar Rahmat.

Kepala Laboratorium IoT & Human-Centered Design (IoT & HCD) Fakultas Vokasi UB, Rachmad Andri Atmoko menambahkan sistem berbasis LoRa ini dirancang agar aplikasi tetap berfungsi dalam kondisi lingkungan hutan yang kompleks.

Sistem LoRa, kata Moko sapaan akrabnya, bekerja seperti radio komunikasi dengan frekuensi rendah, cocok untuk kawasan dengan vegetasi tebal dan kelembapan tinggi.

Perangkat ini kata dia dilengkapi fog computing, teknologi yang memungkinkan pemrosesan data langsung di perangkat sebelum dikirim ke pusat data berbasis cloud. Dengan baterai 12 volt yang dapat bertahan hingga 15 hari, perangkat ini juga diperkuat dengan panel surya untuk memastikan daya yang berkelanjutan.

“Keunggulan lainnya seperti fitur anti-pencurian dengan sensor getaran. Alat ini bahkan mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan di jalur-jalur luar hutan yang tidak semestinya digunakan,” imbuhnya.

Meski kehadiran inovasi ini membawa dampak positif, diakui alat ini masih berbentuk prototipe. Pihaknya masih akan terus melakukan riset dan pengembangan untuk menyempurnakan sistem.

”Rencana implementasi alat ini dijadwalkan diuji coba mulai 2025, dengan evaluasi keberlanjutan pada 2026,” jelasnya.

Ke depan, sambungnya, pihaknya berencana akan menambahkan fitur drone (pesawat nirawak untuk meningkatkan cakupan pengawasan, terutama di area dengan kontur hutan yang menantang. Selain itu, setiap 200 meter di kawasan hutan akan dipasangi perangkat untuk menciptakan jaringan pengawasan yang lebih rapat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
Redaktur: jatmiko

Tags: AIdosen UBkecerdasan buatanuniversitas brawijaya

Related Posts

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang
Pendidikan

LLDIKTI Jatim Gelar Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di UIBU Malang

Selasa, 6 Okt 2026
Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak
Advertorial

Dipercaya Garap 17 RDTR dari Kementerian ATR/BPN, ITN Malang Raih Paket Kerja Sama Terbanyak

Senin, 5 Okt 2026
Pelatihan PLTS ITN Malang Bekali Praktisi Rancang Energi Surya
Advertorial

Pelatihan PLTS ITN Malang Bekali Praktisi Rancang Energi Surya

Senin, 5 Okt 2026
UIN Malang Bahas Moderasi Beragama di Tengah Geopolitik Global
Advertorial

UIN Malang Bahas Moderasi Beragama di Tengah Geopolitik Global

Senin, 5 Okt 2026
Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI
Advertorial

Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI

Senin, 5 Okt 2026
Gelar Academic Mobility Visit Bersama UMPSA Malaysia, Polinema Perluas Kolaborasi Akademik dan Mobilitas Mahasiswa
Advertorial

Gelar Academic Mobility Visit Bersama UMPSA Malaysia, Polinema Perluas Kolaborasi Akademik dan Mobilitas Mahasiswa

Minggu, 4 Okt 2026
Next Post
Jalur Lintas Selatan

Jalur Lintas Selatan di Donomulyo Longsor

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.