Rabu, Juni 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Malang Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Redaksi by Redaksi
Juli 23, 2021 1:53 pm
in Bisnis
Suasana studio Ekraf subsektor karya digital. Foto: dok

Suasana studio Ekraf subsektor karya digital. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Lebih dari 40 ribu pelaku ekonomi kreatif (ekraf) tinggal di Kota Malang. Keberadaan ekraf dianggap mampu menyokong pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memberikan dorongan dan berharap Kota Malang bisa menjadi Silicon Valley-nya Indonesia.

 

READ ALSO

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

Wali Kota Malang, Sutiaji, menyatakan bahwa sektor ekraf di Kota Malang akan terus didorong perkembangannya. Tentu karena ekraf bisa menjadi pendongkak ekonomi di masa mendatang. Bahkan di tengah terpaan pandemi COVID-19, sektor ekraf menjadi penyokong ekonomi Kota Malang yang tumbuh sekitar 3,83-4 persen.

 

“Ekonomi kreatif ini tidak pernah turun, sehingga harus terus didorong pertumbuhannya. Apalagi kekuatan ekonomi Indonesia berada di sektor mikro, yang tidak terlalu banyak terpengaruh situasi ekonomi global,” jelasnya.

Salah satu animasi series hasil karya pelaku Ekraf Kota Malang.

Hingga akhir semester pertama tahun 2021 ini, Kota Malang sudah mencatatkan ada 168 industri startup berbasis digital.

 

Sutiaji juga sudah sejak awal mengajak kelompok startup saling bersinergi dan kolaborasi menguatkan ekosistem digital kreatif di Kota Malang. Sehingga Kota Malang mampu menjadi “Silicon Valley” Indonesia, kaitannya dengan industri digital.

 

Apalagi menurutnya, dari 16 subsektor ekraf, Kota Malang memenuhi semua kriteria tersebut. Meskipun lanjutnya, aplikasi, animasi. dan games, saat ini yang menjadi prioritas untuk dikembangkan.

ads

“Kami punya keyakinan yang kuat, dari Malang untuk Indonesia dan dunia ini menjadi kenyataan. Program-program kita harus mendunia, dan yakinlah Kota Malang punya potensi itu,” kata pria yang juga pernah menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Malang itu.

 

Saat ini, Kota Malang tidak hanya menjadi “rumah” bagi para pelaku ekraf. Namun juga menjadi salah satu barometer kota ekraf unggul di Indonesia. Sejumlah rumah produksi atau studio bahkan sudah memproduksi kreasi digital dan memenangkan penghargaan di level internasional.

 

Salah satunya Roundbox, yang didirikan Mahrus Ali pada tahun 2017 lalu, mengembangkan studio animasi di Jalan Kendal Sari Barat 9/11 Kota Malang.

 

Hingga saat ini, studio animasi tersebut telah berhasil mengerjakan dan mengembangkan proyek besar, seperti Nussa, Riko The Series, Jojo & Friends, Pets United yang tayang di Netflix, AstroLoLogy, Ajisaka, Peter Rabbit, Oddbots, serta sejumlah proyek lain yang masih berjalan.

 

Diperkirakan omzet dari Roundbox yang sudah banyak mengerjakan proyek dari luar negeri ini mencapai Rp 5 miliar di tahun 2020-2021.

 

“Saya berharap sektor animasi di Kota Malang ke depan semakin berkembang, dengan pelaku-pelaku di dalamnya semakin kompak untuk memajukan industri ini,” kata CEO Roundbox, Mahrus Ali.

 

Begitu juga disampaikan Co-founder Roleplay Studio, Deni Prasetyo, yang juga aktif dalam Forum Animasi Malang. Pendiri startup animasi ini menyebut perkembangan kreasi animasi di Kota Malang terus meningkat. Bisa dilihat dari munculnya banyak studio baru skala kecil dan menengah, serta banyaknya pekerja freelance di sektor animasi. Bahkan dukungan Pemkot Malang terhadap pelaku ekraf sangat membantu iklim masyarakat kreatif.

 

Roleplay sendiri merupakan salah satu dari puluhan rumah produksi animasi yang tergabung dalam Forum Animasi Malang. Saat ini, pihaknya memiliki belasan karyawan dengan ratusan proyek skala internasional, seperti dari Samsung, Jenius, Perusahaan Gas Negara (PGN), The United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women (UN Women), XL Axiata, Morinaga, TungLok Group, dan lainnya.

 

Perlu diketahui, di bawah kepemimpinan Sutiaji, Kota Malang memang menjadikan ekraf sebagai salah satu misi capaian kinerja, yaitu mewujudkan kota produktif dan berdaya saing berbasis ekonomi kreatif, keberlanjutan dan keterpaduan. Bahkan, Kota Malang disebut-sebut menjadi salah satu kota kreatif yang memiliki subsektor unggulan berupa aplikasi dan pengembang permainan (games). Ada sekitar 13 studio terverifikasi yang memproduksi konten games.

 

“Industri kreatif salah satunya games, cukup berkembang di Kota Malang. Kami ada komunitas Game Developer Malang (GDM), anggotanya sekitar 223 pengembang,” kata Ketua GDM, Amri Rizky.

 

Sementara, Pemkot Malang juga terus mendorong arek Malang bekerja kreatif. Pemkot Malang juga menyiapkan Malang Creative Center (MCC) sebagai inkubasi atau rumah bersama bagi pelaku ekraf.

 

Pemkot Malang juga menjalin komunikasi aktif dengan pegiat industri kreatif dan membantu pemasaran produk kreatif buatan Arek Malang. (ads)

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Fajrus Sidiq

Related Posts

Ilustrasi content creator yang sedang membuat konten promosi UMKM. (Foto: Pexels)
Bisnis

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Senin, 1 Jun 2026
Faerie Afterlight, Salah Satu Karya Studio Game Asal Malang yang Mendunia (Foto: Pinterest)
Bisnis

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026
CEO JADE Indopratama Rachmad Santoso didapuk jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia Awards 2026. Foto: Dok.
Bisnis

37 Tahun Berkarya, Bos JADE Indopratama Didapuk Jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026

Selasa, 12 Mei 2026
Ilustrasi rekomendasi HP terbaik. Foto/dok
Bisnis

Jelang 2026, Ini Rekomendasi HP Terbaik Akhir 2025

Kamis, 25 Des 2025
QRIS Bank Indonesia
Bisnis

QRIS, Inovasi Bank Indonesia yang Ubah Wajah Transaksi Digital Nasional

Kamis, 13 Nov 2025
Ilustrasi Investasi Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Investasi Kota Malang Capai Rp2,5 Triliun, Sektor Perhotelan Jadi Primadona

Sabtu, 8 Nov 2025
Next Post
Daftar Agen Isi Ulang Oksigen di Malang Raya

Daftar Agen Isi Ulang Oksigen di Malang Raya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.