Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Puluhan Teman Tuli di Malang Ikuti Workshop Pencegahan Kekerasan Seksual

Redaksi by Redaksi
September 21, 2024 6:28 pm
in News
Teman Tuli di Malang ikuti workshop FeminisThemis Academy 2024. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Teman Tuli di Malang ikuti workshop FeminisThemis Academy 2024. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Orang Tuli tak menjadi pengecualian dalam daftar korban kekerasan seksual di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada Teman Tuli, FeminisThemis menggelar workshop FeminisThemis Academy 2024 dengan materi tentang hak kesehatan seksual dan reproduksi.

Workshop ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional yang jatuh setiap tanggal 23 September. Workshop yang didukung oleh Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia dan Unilever Indonesia ini digelar di Malang Creative Center (MCC) mulai Jumat (20/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024).

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Baca Juga: Dukung Abah Gunawan-Dokter Umar, Komunitas Penyandang Disabilitas Ingin Kabupaten Malang yang Lebih Inklusif

Sekitar 30 orang teman Tuli dari berbagai komunitas di Malang mengikuti workshop dengan pemateri dari FeminisThemis. Selain di Malang, program ini juga telah dilaksanakan di Kota Yogyakarta dan Bandung. Total sekitar 150 teman Tuli menerima materi dari workshop ini, baik secara online maupun offline.

Peserta workshop menyerukan yel-yel sebelum mengikuti materi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Peserta workshop menyerukan yel-yel sebelum mengikuti materi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Pada Sabtu (21/9/2024), tampak para peserta berkumpul di lantai 4 MCC dan membentuk tiga kelompok. Masing-masing kelompok menerima materi yang berbeda.

Kelompok pertama menerima materi tentang pubertas, kelompok kedua belajar tentang organ reproduksi laki-laki, sementara kelompok ketiga belajar tentang organ reproduksi perempuan.

Baca Juga: Berharap Ada Kepedulian, Komunitas Budayawan dan Petani Deklarasi Dukung Abah Gunawan dan Dokter Umar

Co-founder dan Direktur Eksekutif FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia mengatakan ada beberapa tantangan yang ia temukan dalam pelaksanaan workshop di berbagai kota ini. Ia melihat selama ini hak bahasa isyarat bagi teman Tuli masih belum terpenuhi.

Co-founder FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Co-founder FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Bahkan di kebanyakan sekolah luar biasa, anak Tuli masih diajarkan untuk membaca bibir dan didorong untuk belajar layaknya orang dengar. Akhirnya mereka tidak menguasai bahasa isyarat yang seharusnya menjadi hak mereka untuk dapat berkomunikasi,” papar Nissi.

Ia juga melihat adanya keterbatasan pengetahuan dan akses informasi mengenai hak tubuh, hak kesehatan seksual, dan reproduksi bagi teman Tuli.

Hal ini disebabkan mayoritas masyarakat belum memahami dunia Tuli dan bahasa isyarat sehingga tidak bisa memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan orang Tuli.

”Selain itu, materi edukasi hak kesehatan seksual dan reproduksi, bahkan di sekolah dengar sekalipun, masih terbilang minim. Topik penting seperti kebersihan organ reproduksi, hak tubuh, pencegahan dan dampak aktivitas seksual, masih dianggap tabu,” kata Nissi.

Di samping itu, kecenderungan victim blaming atau menyalahkan penyintas atas kekerasan seksual yang mereka alami masih marak di masyarakat. Hal ini pun juga terjadi di antara individu Tuli.

Hal ini yang kemudian mendorong FeminisThemis untuk menggelar workshop bagi teman Tuli. “Kedepannya, ‘FeminisThemis Academy’ akan merangkul lebih banyak peserta hingga ke level akar rumput untuk mengedukasi lebih banyak orang mengenai kesehatan seksual dan reproduksi,” tutup Nissi.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: FeminisThemis Academy 2024Kekerasan Seksualkota malangTeman Tuli

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Wakil Ketua Umum Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi Jawa Timur, Hendra Prastiyawan membuka Kejurprov Jatim 2024 di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

3 Ribu Atlet Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Kejurprov Taekwondo Jatim 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.