Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mirip Ikan Hiu Mendeteksi Mangsa, Inilah “Drone Amphibi Shark” Pendeteksi Illegal Fishing Buatan Mahasiswa ITN Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 25, 2024 10:49 am
in Pendidikan
Mahasiswa ITN Malang
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id– Tiga mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) berhasil menciptakan “Drone Amphibi Shark”. Sebuah drone amfibi berbasis kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi kegiatan illegal fishing secara cepat dan akurat.

Diciptakan oleh Tim IDAS, merupakan tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 2024 Teknik Geodesi S-1, ITN Malang. Terdiri dari Yustina Cheline J. Owa (2125025), Luh Kadek Dera Erlinda (2225047), Melania Neldis Luin (2125057). Dengan dosen pendamping Ir. Ketut Tomy Suhari, ST., MT., IPP.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

“Dengan teknologi ini kami berharap dapat membantu pemerintah dan pihak berwenang dalam menjaga kedaulatan perairan Indonesia, sekaligus melindungi sumber daya laut kita,” kata Yustina Cheline J. Owa, Ketua Tim IDAS saat dihubungi lewat sambungan Whatsapp.

Drone Mahasiswa ITN MalangMereka mengembangkan inovasi teknologi yang dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan di perairan Indonesia. Dari hasil survei yang dilakukan Tim IDAS menunjukkan, bahwa ada kebutuhan mendesak untuk sistem deteksi yang lebih canggih dan responsif. Illegal fishing tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak ekosistem laut yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Baca Juga: Robot SAR e-Sadewa Karya Mahasiswa ITN Malang Jadi Finalis Kontes Robot Indonesia 2024

PKM KC mengangkat judul “Pembuatan Shark Amphibi Drones Berbasis Artificial Intelligence untuk Pendeteksi Illegal Fishing Kapal Asing yang Melintasi Perairan Batas Laut Antar Negara”. PKM-KC sebagai platform yang tepat untuk mengasah keterampilan mahasiswa sebagai penelitian dan pengembangan produk berbasis teknologi. Saat ini progres desain drone dan sistem kecerdasan buatan sudah dalam tahap pengujian.

Drone illegal fishing Menurut Yustina, kasus illegal fishing oleh kapal asing di perairan Indonesia merupakan masalah serius yang mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Melalui pengalaman dan diskusi dengan para nelayan serta pengamatan langsung, Tim IDAS menyadari bahwa teknologi pengawasan yang ada selama ini belum cukup efektif dalam mendeteksi dan mencegah aktivitas illegal fishing.

“Jadi kami membuat Drone Amphibi Shark untuk membantu mengawasi perairan. Drone ini mampu bertahan terbang 10 menit dengan jangkauan 500 m untuk mendeteksi kapal asing. Dilengkapi dengan kamera dan sensor sonar, menggunakan sistem AI (artificial intelligence) untuk analisis dan identifikasi objek secara real-time, serta mampu berkomunikasi jarak jauh untuk pengendalian dan pemantauan,” beber mahasiswa asal NTT ini.

Baca Juga: Tatap Masa Depan, ITN Malang Luncurkan Metaverse & Immersive Technology Center

Arti nama “Drone Amphibi Shark” tidak main-main. Diambil dari konsep drone yang mampu beroperasi di dua lingkungan berbeda, yaitu udara dan air. “Shark” menggambarkan ketangguhan dan kemampuan deteksi yang tajam. Ini mirip dengan ikan hiu yang dikenal sebagai predator laut yang handal. Tim IDAS ingin drone mereka memiliki keunggulan dalam mendeteksi kegiatan ilegal di perairan, mirip tingkah laku hiu saat mendeteksi mangsanya.

Tiga mahasiswa ITN Malang pencipta drone
Tiga mahasiswa ITN Malang pencipta drone

“Drone Amphibi Shark” dirakit dari berbagai komponen. Antara lain: komponen utama drone (motor, propeller, frame), sensor pendeteksi (kamera, sonar, lidar), komponen AI dan komputer mini (Raspberry Pi, modul AI), sistem komunikasi (modul GPS, radio transmitter), serta material tahan air untuk bagian amfibi.

Menurut Melania Neldis Luin, proses pembuatan drone dimulai dengan tahap perancangan dan simulasi desain menggunakan software CAD. Setelah desain final, dilanjut ke tahap pembuatan prototipe dan pengujian komponen. Analisis dilakukan secara berkala untuk memastikan drone berfungsi sesuai spesifikasi, terutama dalam kondisi perairan yang menantang. Proses pembuatan melibatkan pemrograman sistem AI untuk pendeteksian objek dan integrasi sensor-sensor yang digunakan.

“Drone akan berpatroli di area perairan tertentu. Saat mendeteksi kapal asing yang mencurigakan, drone akan mengirimkan data real-time ke pusat pengendalian. Sistem AI di dalam drone menganalisis data sensor dan kamera untuk memastikan aktivitas illegal fishing sebelum mengirimkan peringatan ke pihak berwenang,” jelasnya.

Baca Juga: Rektor ITN Malang: 2 Tahun ke Depan Metaverse Jadi Trend di Dunia Pendidikan

Dalam membuat drone tantangan yang paling sulit adalah menyeimbangkan drone, mengintegrasikan komponen AI dengan sensor di air. Untuk mengatasinya mereka melakukan banyak pengujian dan kalibrasi di lingkungan yang berbeda, baik di darat maupun di air. Hal ini untuk memastikan drone dapat berfungsi optimal dalam berbagai kondisi.

“Selain itu, kami juga menghadapi tantangan dalam membuat material drone yang tahan air namun tetap ringan dan mampu terbang dengan stabil. Solusinya kami menggunakan kombinasi material komposit yang ringan dan kuat serta melakukan banyak uji coba pada prototipe,” imbuhnya.

Tim IDAS berharap kedepannya proyek ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga perairan Indonesia dari aktivitas illegal fishing dan memajukan teknologi pengawasan maritim.(*)

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Drone illegal fishingDrone ITN MalangDrone mahasiswa ITN MalangITN Malang

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
calon wali kota batu

KD Klaim Terima Surat Tugas dari DPP PDIP Terkait Calon Wali Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.