Sabtu, Agustus 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

15 Pasien Isolasi Mandiri Meninggal, Dinkes Imbau Rutin Lapor Puskesmas

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2021 2:14 pm
in Tugu Sehat
Wali Kota Malang, Sutiaji, meninjau RS Darurat Lapangan baru di kawasan RST dr Soeptaoen untuk mengkover perawatan pasien agar tidak melakukan isolasi mandiri. Foto: Ulul Azmy

Wali Kota Malang, Sutiaji, meninjau RS Darurat Lapangan baru di kawasan RST dr Soeptaoen untuk mengkover perawatan pasien agar tidak melakukan isolasi mandiri. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Isolasi mandiri (isoman) menjadi pilihan terakhir bagi pasien ketika belum mendapatkan penanganan dari RS rujukan penanganan COVID-19. Seperti diketahui, kini RS maupun Safe House hingga RS Darurat Lapangan sudah overload.

 

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Namun ternyata, jika selama proses isoman ini tidak mendapatkan pengawasan intensif dari ahlinya, bisa berakibat fatal.

 

Di Kota Malang sendiri, tercatat ada sekitar 200 pasien positif corona menjalani isoman selama pasca Idul Fitri.

”Namun dari jumlah itu, hingga saat ini ada 15 pasien yang meninggal dunia saat menjalani isoman. Angka ini masih bisa terus bertambah seiring situasi sekarang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, pada Selasa (13/7/2021).

 

Kendati isoman adalah solusi terakhir, maka Husnul mengimbau masyarakat agar melaporkan dirinya ke Puskesmas terdekat. Harapannya, kondisi pasien bisa dilakukan pengawasan oleh petugas sehingga tidak sampai terjadi kembali hal fatal ini.

Nanti dari Puskesmas, papar dia, akan melakukan tindak lanjut tracing hingga testing.

 

”Sekaligus memberi arahan dan rekomendasi bagaimana cara menjalani isolasi mandiri yang aman di rumah,” paparnya.

 

Pada prinsipnya, isoman tidak direkomendasikan karena selain bisa menimbulkan resiko fatal, namun juga sulitnya memitigasi transmisi penularan. Namun karena memang kondisi mendesak, hal itu pun diberbolehkan.

 

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat sehingga angka kasus penularannya bisa lebih dilokalisir.

Sejauh ini, dinilai masyarakat masih belum paham bahkan belum sadar akan tujuan primer itu.

 

”Memang proses, ada titik jenuh. Saya juga menyadari. Tapi ini kan musibah bersama, bukan untuk kepentingan kita sendiri, tapi kepentingan bersama. Jadi saya mohon masyarakat sadar dan menahan diri untuk sementara,” imbaunya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Forkopimda Kabupaten Malang Bersama Ibu-ibu PKK, Kowad, dan Polwan Bagikan Masker dan Snack

Forkopimda Kabupaten Malang Bersama Ibu-ibu PKK, Kowad, dan Polwan Bagikan Masker dan Snack

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.