Tugumalang.id – Selain destinasi yang berada di jalan utama, Malang juga memiliki sejumlah tempat yang lokasinya tersembunyi di balik gang dan kawasan permukiman. Meski terletak di dalam gang, tempat-tempat tersebut memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari kuliner, ruang komunitas, hingga wisata alam dan sejarah.
Berikut sejumlah tempat hidden gem di Malang yang memiliki lokasi di dalam gang dan kawasan permukiman.
1. Andhap Asor
Andhap Asor merupakam salah satu kafe yang cukup dikenal karena lokasinya yang tidak langsung terlihat dari jalan utama. Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus masuk ke kawasan Kampung Keramik Dinoyo dan melewati gang permukiman sebelum menemukan area kafe.
Baca Juga:6 Tempat Membeli Oleh-Oleh Khas Malang yang Paling Populer untuk Wisatawan
Tempat ini dikenal dengan konsep yang memanfaatkan suasana alam sekitar, dengan area duduk menghadap ke aliran Sungai Brantas serta lingkungan yang dipenuhi pepohonan. Selain menyediakan berbagai pilihan minuman kopi dan camilan, Andhap Asor juga dilengkapi area parkir, toilet, serta tempat duduk outdoor yang menjadi bagian dari konsep ruang terbukanya.
Lokasi: Jl. MT. Haryono 9 No. 308-300, Dinoyo, Malang.
2. Lalapan Anggraini
Di tengah kawasan permukiman Gadingkasri, terdapat sebuah warung lalapan yang sudah lama dikenal warga Malang, yakni Lalapan Anggraini atau yang juga dikenal sebagai Lalapan Mbak Evi.
Lokasinya yang berada di area perumahan membuat pengunjung perlu masuk ke dalam gang untuk mencapai tempat ini.
Meski berada di tengah permukiman warga, warung makan ini tetap menyediakan area makan lesehan yang memanfaatkan balai warga di sekitar lokasi.
Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari ayam goreng, bebek, lele, mujair, nila, gurami, hingga aneka seafood yang disajikan dengan lalapan segar. Salah satu yang paling dikenal dari warung ini adalah sambalnya yang memiliki perpaduan rasa pedas dan manis dengan tekstur yang cukup halus, sehingga menjadi pelengkap berbagai menu yang disajikan.
Baca Juga: 6 Kendaraan Wisata Unik yang Bisa Dicoba Berkeliling Malang dan Batu
Lokasi: Jl. Simpang Gading Blok I, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang (sebelah Kantor Kelurahan Gadingkasri).
3. Omah WIro Margo
Di balik gang di kawasan sekitar Pasar Besar Malang, terdapat sebuah ruang baca independen bernama Omah Wiromargo. Tempat ini berada tidak jauh dari kawasan eks Museum Bentoel dan tersembunyi di tengah permukiman warga.
Omah Wiromargo mulai beroperasi pada Januari 2025 dan mengusung konsep rumah lawas dengan nuansa yang menyerupai rumah tinggal. Interiornya dipenuhi berbagai ornamen antik, perabot kayu, serta rak-rak buku yang tersusun di sejumlah sudut ruangan.
Pengunjung dapat membaca menggunakan meja dan kursi yang tersedia maupun memilih area lesehan yang disediakan di dalam rumah baca.
Koleksi buku yang tersedia mencakup berbagai genre, mulai dari sastra, novel, sosial budaya, hingga buku-buku edukatif.
Lokasi: Jl. Wiromargo Nomor 40E, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen.
4. Candi Sumberawan
Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Situs bersejarah berbentuk stupa ini berada di kawasan pedesaan yang dikelilingi area hutan dan lahan pertanian, sehingga akses menuju lokasinya tidak langsung terhubung dengan jalan utama.
Untuk mencapai kawasan candi, pengunjung perlu melewati jalan desa yang semakin menyempit saat mendekati lokasi. Beberapa ratus meter sebelum loket masuk, kondisi jalan berubah menjadi jalur cor yang berkelok dan menurun.
Selain dikenal sebagai satu-satunya candi berbentuk stupa yang masih tersisa di Jawa Timur, Candi Sumberawan juga berada di kawasan yang dekat dengan sumber mata air yang menjadi asal nama situs tersebut. Ini membuat lokasi candi tidak hanya menjadi tujuan wisata sejarah, tetapi juga bagian dari lanskap alam di wilayah Singosari.
Lokasi: Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
5. Sumber Air Umbul Gemulo
Mata air yang berada di Dusun Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji ini tersembunyi di balik kawasan permukiman warga, dengan akses masuk melalui gang yang berada tidak jauh dari Hotel Purnama di Jalan Raya Punten.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus memasuki gang kecil yang berada di samping kawasan hotel sebelum melanjutkan perjalanan menuju sumber mata air.
Sumber Air Umbul Gemulo dikenal memiliki air yang jernih dan dingin khas kawasan pegunungan. Selain dimanfaatkan sebagai sumber air bersih dan irigasi oleh masyarakat sekitar, lokasi ini juga kerap digunakan sebagai tempat mandi dan tujuan wisata alam. Hingga kini, kawasan tersebut masih dapat dikunjungi tanpa tiket masuk dan dikelola oleh masyarakat setempat.
Titik Patokan: Hotel Purnama di Jalan Raya Punten, Bumiaji, Kota Batu.
Keberadaan tempat-tempat ini menambah daftar lokasi yang dapat ditemukan di berbagai sudut Malang Raya. Tidak hanya kuliner, tetapi juga ruang literasi, peninggalan sejarah, dan kawasan sumber air yang masih menjadi bagian dari aktivitas masyarakat setempat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
Editor: Herlianto. A

















