Tugumalang.id – Film animasi seringkali identik dengan tontonan anak-anak. Padahal, tidak sedikit film animasi yang justru menghadirkan cerita dan pesan yang begitu dekat dengan persoalan kehidupan orang dewasa.
Mulai dari menghadapi kehilangan, memahami arti keluarga, mengejar ambisi, hingga belajar menerima perubahan. Tidak hanya menghibur, lima film ini juga mengajak penonton untuk berhenti sejenak dan memikirkan kembali kehidupan yang sedang dijalani.
1. Inside Out (2015)
Film ini membawa penonton masuk ke dalam pikiran seorang anak perempuan bernama Riley yang harus menghadapi perubahan besar setelah keluarganya pindah ke kota lain.
Baca Juga: 4 Film Animasi Lokal yang Berjaya dan Menginspirasi Penonton Indonesia
Di dalam pikirannya, berbagai emosi seperti Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust berusaha mengendalikan bagaimana Riley merespons perubahan tersebut.
Film ini menunjukkan bahwa kesedihan bukanlah emosi yang harus selalu dihindari. Justru dengan menerima kesedihan, seseorang dapat memahami dirinya sendiri dan mendapatkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya.
2. Up (2009)
Sekilas, Up terlihat seperti film petualangan tentang seorang kakek bernama Carl Fredricksen yang menerbangkan rumahnya menggunakan balon. Namun, di balik petualangannya, film ini menyimpan cerita tentang cinta, kehilangan, dan proses menerima kenyataan.
Carl menghabiskan sebagian besar hidupnya bersama istrinya, Ellie. Setelah Ellie meninggal, Carl masih terikat dengan kenangan masa lalu.
Ia kemudian memutuskan mewujudkan impian mereka untuk pergi ke Paradise Falls. Perjalanan Carl bersama seorang anak bernama Russell perlahan membuatnya memahami bahwa hidup tidak harus berhenti hanya karena seseorang kehilangan orang yang dicintainya.
3. Ratatouille (2007)
Ratatouille menceritakan Remy, seekor tikus yang memiliki kemampuan dan kecintaan terhadap dunia memasak. Sebagai hewan, tentunya ia tak mungkin diterima sebagai koki di restoran.
Baca Juga: 4 Film untuk Menemukan Kembali Arah dan Makna Hidup
Ia kemudian bekerja sama dengan Linguini, seorang pekerja dapur yang tidak memiliki kemampuan memasak. Melalui cerita tersebut, film ini mengangkat tema tentang bakat, impian, dan keberanian untuk melawan anggapan orang lain.
4. Grave of the Fireflies (1988)
Berbeda dengan film-film animasi sebelumnya, Grave of the Fireflies menghadirkan kisah yang jauh lebih berat. Film produksi Studio Ghibli ini menceritakan kehidupan kakak beradik Seita dan Setsuko di Jepang pada masa Perang Dunia II.
Setelah kehilangan ibu dan terpisah dari ayah mereka, keduanya harus bertahan hidup di tengah kehancuran akibat perang. Seita berusaha melindungi adiknya, sementara Setsuko masih terlalu kecil untuk memahami sepenuhnya keadaan yang mereka hadapi.
Film ini tidak menggambarkan perang melalui pertempuran besar, tetapi melalui dampaknya terhadap kehidupan masyarakat biasa. Kelaparan, kehilangan tempat tinggal, kesepian, dan perjuangan mendapatkan makanan menjadi bagian dari keseharian kedua tokoh utama.
5. Spirited Away (2001)
Spirited Away menceritakan Chihiro, seorang anak perempuan yang tanpa sengaja masuk ke dunia roh bersama kedua orang tuanya. Setelah orang tuanya mengalami kejadian misterius, Chihiro harus bekerja di sebuah pemandian milik Yubaba untuk menyelamatkan mereka sekaligus mencari jalan kembali ke dunia manusia.
Di balik dunia fantasinya yang penuh karakter unik, Spirited Away memiliki banyak tema yang relevan bagi orang dewasa. Film ini berbicara tentang keberanian, kehilangan identitas, keserakahan, konsumerisme, dan proses menjadi lebih mandiri.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A































