MALANG, Tugumalang.id – Nama Gianluca Pandeynuwu resmi diperkenalkan kepada publik sebagai rekrutan anyar Arema FC di jendela transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Didatangkan dari Persis Solo dengan status pinjaman, kiper berusia 28 tahun itu diharapkan bisa menjadi tembok kokoh di lini pertahanan Arema FC.
Melihat pengalamannya yang sempat membela Borneo FC dan Persis Solo, kehadiran Gianluca dirasa cocok sebagai deputi bagi kiper Arema yang lain yakni Adi Satriyo dan Lucas Frigeri.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menjelaskan perekrutan kiper berusia 28 tahun itu tak lepas dari evaluasi bersama yang dilakukan tim pelatih dan manajemen.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Putaran Kedua Arema FC BRI Super League 2025/2026
Lini pertahanan tim berjuluk Singo Edan ini memang terlihat rapuh dengan catatan 25 kali kebobolan, hadirnya Gianluca diharapkan bisa memperbaiki catatan minor tersebut.
“Tentu setelah evaluasi bersama jajaran pelatih, posisi penjaga gawang kami nilai masih membutuhkan tambahan untuk memperkuat lini pertahanan Arema FC. Kesepakatan ini terjadi setelah adanya komunikasi dan persetujuan antara kedua pihak, Arema FC dan Persis Solo,” ujar pria yang akrab disapa Inal itu dilansir dari laman resmi klub, Rabu (28/1/2026).
Ia berharap Gianluca bisa segera beradaptasi dengan tim dan menunjukkan performa terbaiknya di sisa kompetisi musim ini.
“Kami berharap selama berada di Arema FC, Gianluca bisa beradaptasi dengan baik, bersaing secara positif, dan mendapatkan menit bermain untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim,” jelasnya.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Dewa United vs Arema FC: Menanti Debut Punggawa Baru Singo Edan
Berikut ini beberapa fakta menarik rekrutan anyar Arema FC, Gianluca Pandeynuwu yang menarik untuk disimak Aremania dan Aremanita.
Fakta Menarik Rekrutan Anyar Arema FC Gianluca Pandeynuwu
1. Berada di Usia Matang sebagai Kiper
Gianluca Pandeynuwu lahir di Tomohon, Sulawesi Utara pada 9 November 1997 yang saat ini ia berusia 28 tahun. Usia yang cukup matang bagi seorang pesepakbola profesional.
Gianluca memiliki postur yang cukup ideal yakni 183 cm dan mendukung perannya sebagai penjaga gawang modern. Tidak hanya piawai dalam menghalau bola yang mengarah ke gawangnya, Gianluca juga memiliki kemampuan penguasan bola dengan baik dalam build up transisi permainan dari belakang ke depan.
2. Mengikuti Jejak Sang Ayah
Darah pesepakbola yang dimiliki Gianluca rupanya turun dari sang ayahanda yakni Hendra Pandeynuwu. Uniknya ayah dan anak ini bermain di posisi yang sama sebagai seorang penjaga gawang.
Hal ini menjadikannya pemain keturunan kiper profesional di keluarga sepak bola Indonesia. Gianluca mengawali karier sepakbolanya di Persminsel pada tahun 2013.
3. Karier Profesional Bersama Borneo FC
Nama Gianluca Pandeynuwu mulai dikenal publik pecinta sepak bola nasional, saat ia memulai karier profesionalnya bersama Borneo FC.
Namun, Gianluca tak langsung bergabung dengan tim senior melainkan dengan tim U-20 dan sempat dipinjamkan ke PSPS Riau pada 2017. Debut profesionalnya di Borneo FC pada 2018 melawan Perseru Serui, sejak saat itu ia mencatatkan 43 kali penampilan bersama Borneo FC sebelum hijrah ke Persis Solo pada 2022.
4. Memiliki Nilai Pasar Rp 2,61 Miliar
Mengutip dari laman Transfermarkt, Gianluca Pandeynuwu memiliki nilai pasar sebesar Rp 2,61 miliar. Sebelumnya nilai pasar tertinggi Gianluca di musim 2020/2021 sebesar Rp 3.04 miliar saat memperkuat Borneo FC dan di musim keduanya bersama Persis Solo.
Di putaran pertama musim ini, Gianluca jarang mendapatkan menit bermain yang cukup. Total ia membukukan tiga penampilan bersama Persis Solo dengan catatan tujuh kali kebobolan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























