Malang, Tugumalang.id – Dunia esports kini tidak lagi sekadar hobi untuk mengisi waktu luang, tetapi telah berkembang menjadi industri besar dengan perputaran uang yang mampu menyaingi olahraga tradisional. Salah satu indikator paling nyata dari pertumbuhan tersebut adalah besarnya nilai hadiah atau prize pool yang ditawarkan dalam sebuah kompetisi. Nilainya kerap mencengangkan, bahkan mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah. Berikut tiga turnamen esports yang mencatatkan sejarah dengan total hadiah tertinggi.
Esports World Cup (EWC) 2026
Posisi puncak saat ini ditempati oleh Esports World Cup (EWC) 2026 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi. Turnamen ini memecahkan rekor dunia dengan total hadiah fantastis sebesar $75 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.
Berbeda dari turnamen lain yang umumnya berfokus pada satu judul gim, EWC hadir sebagai festival multi-gim dengan mempertandingkan 24 judul populer, mulai dari Dota 2, Counter-Strike 2, hingga Mobile Legends. Keunikan lain terletak pada sistem “Club Championship”, di mana organisasi esports yang mampu tampil konsisten di berbagai cabang gim berpeluang meraih bonus jutaan dolar sebagai tim terbaik dunia.
Baca juga: Bukan Kaleng-Kaleng, Ini Profil Singkat dan Sederet Prestasi Rizky Faidan Usai Antar Timnas Indonesia Juara AFC Turnamen eSports Asian Cup 2023
The International 2021 (Dota 2)
Selama bertahun-tahun, Dota 2 memegang rekor sebagai turnamen dengan total hadiah terbesar melalui The International (TI) 10 pada 2021. Turnamen ini mencatatkan total hadiah mencapai $40 juta atau sekitar Rp640 miliar.
Fenomena ini tidak lepas dari kontribusi komunitas pemain melalui sistem Battle Pass, yang memungkinkan penggemar berpartisipasi langsung dalam peningkatan prize pool. Inovasi tersebut kemudian banyak diadopsi oleh gim lain. Meski kini posisinya tergeser oleh EWC dalam skala keseluruhan acara, TI 10 tetap menjadi kompetisi dengan hadiah terbesar untuk satu cabang gim tunggal dalam sejarah esports. Rekor ini bahkan belum mampu dilampaui oleh edisi sebelumnya seperti TI 2019 ($34,3 juta) dan TI 2018 ($25,5 juta).
Baca juga: Boom Esports Indonesia Raih Gelar Juara di PUBG Mobile Super League Southeast Asia Summer 2024
Honor of Kings International Championship 2022 (HOK)
Dominasi hadiah besar tidak hanya datang dari gim PC. Honor of Kings International Championship (KIC) 2022 membuktikan bahwa gim mobile juga memiliki pasar yang sangat besar.
Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar $10 juta atau sekitar Rp160 miliar. Angka tersebut menjadikan Honor of Kings sebagai gim mobile dengan kompetisi tunggal paling bernilai pada masanya, bahkan melampaui sejumlah turnamen gim PC populer lainnya. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa ekosistem mobile esports telah berkembang menjadi kekuatan baru di kancah global.
Menariknya, gim dengan basis pemain besar di Indonesia seperti Mobile Legends maupun Fortnite belum mampu menembus tiga besar rekor hadiah tunggal tersebut. Meski demikian, ketiga turnamen di atas menjadi bukti kuat bahwa esports telah menjelma menjadi industri global yang menjanjikan. Dengan dukungan investasi besar serta loyalitas komunitas yang tinggi, nilai hadiah dalam kompetisi esports berpotensi terus meningkat di masa mendatang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maura Sampetoding/ Magang
redaktur: jatmiko


















