Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 225 siswa kelas 4 dan 5 SDIT Insan Permata Malang mengikuti Kemah Eksplorasi Juara (KEJU) 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang, pada 15–17 Oktober 2026. Selama tiga hari dua malam, mereka belajar mandiri, bekerja sama, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Kepala SDIT Insan Permata Malang, Fitria Hidayati, S.Pd., mengatakan Kemah Eksplorasi Juara merupakan agenda tahunan untuk membentuk karakter sekaligus melatih keterampilan hidup siswa.
Pembelajaran dimulai sepekan sebelum keberangkatan melalui Pra-KEJU. Siswa mendapat tantangan menyiapkan perlengkapan pribadi, memberi label pada barang, berdiskusi tentang kebutuhan regu, hingga membagi tugas.
Mereka juga berlatih upacara, membuat yel-yel, dan mendirikan tenda. Persiapan tersebut melatih kemandirian dan tanggung jawab siswa sebelum mengikuti perkemahan.
“Jadi, sejak sebelum berangkat pun anak-anak sudah belajar mandiri dan bertanggung jawab,” kata Hidayati.
Selama di Coban Rondo, ratusan siswa yang didampingi setidaknya 35 ustaz dan ustazah mengikuti kegiatan kepramukaan, permainan edukatif, dan aktivitas kelompok. Mereka juga menjalani pelantikan Penggalang Ramu. Untuk transportasi peserta, panitia menggunakan 10 truk TNI, satu ambulans, satu mobil pikap, dan satu mobil sekolah.
Baca juga: Sambut 120 Siswa Baru, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anak dan Anti Bullying
Menurut Hidayati, tujuan utama Kemah Eksplorasi Juara adalah membentuk karakter anak agar lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Siswa juga diajak membiasakan diri menjaga ibadah dan adab, menyayangi teman, serta mencintai lingkungan.
Belajar Akademik di Alam Terbuka
Kemah Eksplorasi Juara juga memadukan pembelajaran akademik melalui permainan edukatif, termasuk matematika. Siswa diajak menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dalam aktivitas yang lebih menyenangkan.
Melalui berbagai tantangan, siswa belajar berpikir, mencari solusi, mengambil keputusan, dan bekerja sama dengan teman satu regu. Dengan demikian, proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di alam terbuka.
Tahun ini, lima siswa berkebutuhan khusus turut mengikuti Kemah Eksplorasi Juara. Sebagai sekolah inklusi, SDIT Insan Permata Malang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk terlibat dalam kegiatan bersama dengan tetap memperhatikan kemampuan dan kebutuhan masing-masing.
Baca juga: Wisuda Generasi XVII SDIT Insan Permata Malang Siap Menjadi Cahaya Kebaikan
Hidayati menjelaskan, keterlibatan siswa berkebutuhan khusus juga menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk belajar menghargai perbedaan dan saling membantu. Sekolah ingin setiap anak mendapat ruang untuk berkembang sesuai potensinya.
“Semangat Kemah Eksplorasi Juara bukan hanya tentang siapa yang paling hebat atau paling unggul, tetapi bagaimana setiap anak bisa berkembang, berani mencoba, dan tumbuh bersama teman-temannya,” tuturnya.
Membiasakan Mandiri dan Peduli Sesama
Antusiasme siswa terlihat sejak persiapan Pra-Kemah Eksplorasi Juara. Mereka aktif menyiapkan kebutuhan, berdiskusi dengan regu, dan menyelesaikan tantangan. Proses tersebut melatih mereka beradaptasi serta tidak selalu bergantung kepada orang lain.
Setelah kegiatan berakhir, sekolah berharap siswa menerapkan kebiasaan baik yang dipelajari selama perkemahan, mulai dari mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab hingga peduli terhadap teman dan lingkungan. Nilai-nilai keislaman juga diharapkan terus diterapkan di rumah maupun sekolah.
Hidayati menegaskan, keberhasilan Kemah Eksplorasi Juara tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari perubahan positif pada diri siswa.
“Bukan hanya mengembangkan kemampuan akademiknya, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan hidup, dan akhlaknya,” tandasnya.
Melalui Kemah Eksplorasi Juara, SDIT Insan Permata Malang ingin menegaskan komitmennya mencetak generasi unggul. Salah satunya dengan menanamkan pemahaman bahwa semangat juara juga berarti berani mencoba, mau belajar, dan mampu memberikan kebaikan kepada orang lain.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko

































