MALANG, Tugumalang.id – Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib mendorong peningkatkan produktivitas kentang di Kabupaten Malang, khususnya di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Waste Cycle Indonesia.
Pada Senin (20/4/2026) siang, Lathifah melakukan audiensi bersama PT Waste Cycle Indonesia di Ruang Sri Rajasa, Kantor Bupati Malang.
Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait, di antaranya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan.
Baca Juga: Hasil Rekapitulasi KPU Kabupaten Malang, Sanusi-Lathifah Shohib Unggul di 32 Kecamatan

Dalam audiensi ini, PT Waste Cycle Indonesia memaparkan fokus programnya berupa pengembangan demplot pada lahan kentang di Desa Ngadas.
Program ini diharapkan bisa membantu petani di lereng Bromo untuk mendapatkan hasil panen yang lebih optimal.
“Diharapkan melalui pemanfaatan pupuk organik hayati ini, produktivitas kentang dapat semakin meningkat sehingga mampu mendukung kesejahteraan petani,” ujar Lathifah.
Kentang merupakan salah satu komoditas unggulan petani di Desa Ngadas dan sekitarnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2024 Kabupaten Malang menghasilkan hampir 33 ribu ton kentang.
Baca Juga: Rival di Pilbup Malang, Abah Gunawan-Dokter Umar dan Sanusi-Lathifah Shohib Bertemu saat Tes Kesehatan di RSSA
Kecamatan Poncokusumo menjadi penghasil kentang terbesar di Kabupaten Malang. Pada tahun 2024, kecamatan yang berlokasi di lereng Bromo tersebut menghasilkan 20 ribu ton kentang.
Produksi tersebut didukung oleh varietas unggulan seperti Granola Kembang yang dapat tumbuh optimal di ketinggian hingga 2.200 mdpl.
“Selain kentang, komoditas lain yang turut dikembangkan di wilayah tersebut antara lain kopi, kakao, tebu, dan padi,” kata Lathifah.
Ia juga menghimbau kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur yang perlu ditingkatkan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis pertanian di Kabupaten Malang.
Usulan tersebut diharapkan dapat diinput melalui aplikasi SiTIA PUPR bekerja sama dengan PU Bina Marga, sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























