GRESIK, Tugumalang.id – Laga Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia yang tersaji dalam lanjutan Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Malaysia pada Kamis (16/4/2026) malam.
Kekalahan ini terasa mengejutkan bagi skuad Garuda Muda, sebab mereka lebih diunggulkan untuk bisa mengatasi perlawanan Malaysia.
Hasil buruk ini juga membuat asa Timnas Indonesia U-17 untuk lolos ke babak berikutnya, harus ditentukan di laga terakhir melawan Timnas Vietnam U-17 pada Minggu (19/4/2026).
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Honduras: Kesempatan Garuda Dapat Tiga Poin
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan permohonan maaf kepada pecinta sepak bola Tanah Air atas hasil buruk yang diraih tim asuhannya.
“Saya memohon maaf dengan hasil yang kurang memuaskan ini, tapi saya tetap memberikan apresiasi kepada semua pemain. Tentunya hal ini menjadi bahan evaluasi tim ke depan,” ujar Kurniawan dilansir dari laman Antara.
Kalah karena Hilang Fokus
Lebih lanjut, Kurniawan menjelaskan sepanjang pertandingan Timnas Indonesia U-17 mampu mengontrol permainan. Hanya saja kehilangan fokus dalam beberapa momen krusial menjadi petaka bagi timnya yang berbuah gol bagi lawan.
Kesalahan yang terjadi di laga melawan Malaysia akan menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi menatap laga berikutnya.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain dan Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Brasil: Ujian Berat Garuda Muda
“Kami harus fokus selama 90 menit karena kesalahan dari kita membuahkan gol untuk lawan,” jelas eks pelatih Sabah FC itu.
Meski demikian, Kurniawan meminta kekalahan dari Malaysia tidak dijadikan bahan untuk menjatuhkan mental para pemain yang berusia muda. Ia berharap suporter dan seluruh penggemar sepak bola Indonesia tetap memberikan dukungan kepada tim menghadapi laga melawan Vietnam.
“Saya tidak mau kekalahan ini menjatuhkan mental mereka, karena usia ini masih sensitif,” ungkapnya.
Walau laga berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Chico Jericho dkk, sebab Vietnam salah satu tim kuat di Asia Tenggara. Kurniawan optimis bisa memetik hasil positif di laga terakhir penyisihan grup.
“Sepak bola itu apapun bisa terjadi, kita akan berjuang 90 menit lawan Vietnam,” tegas Kurniawan.
Soroti Penyelesaian Akhir
Selain masalah hilangnya fokus di momen-momen krusial, Kurniawan juga menyoroti masalah penyelesaian akhir timnya.
Ia menilai ada beberapa peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol, namun gagal karena buruknya penyelesaian akhir.
Kurang klinisnya lini serang Timnas Indonesia U-17 inilah yang dirasa juga menjadi penyebab kegagalan mengamankan tiga poin dari Malaysia.
“Kami kontrol game, tapi beberapa peluang tidak menjadi gol,” tutup Kurniawan
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A


















