Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Setahun Tragedi Kanjuruhan, Gelombang Massa Bergerak dari Stadion Gajayana Malang

Redaksi by Redaksi
Oktober 1, 2023 2:55 pm
in Peristiwa
Setahun Tragedi Kanjuruhan

Devi Athok, seorang ayah yang 2 putrinya gugur dalam Tragedi Kanjuruhan mengibarkan bendera aspirasi bergambarkan wajah 2 putrinya (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Ratusan massa memadati jalanan sekitar Stadion Gajayana Kota Malang pada Minggu (1/10/2023) siang. Gelombang massa itu kemudian bergerak melakukan konvoi menuju Stadion Kanjuruhan Malang untuk mengenang setahun Tragedi Kanjuruhan yang pecah pada 1 Oktober 2022 lalu.

Mereka mengendarai sepeda motor dengan mengibarkan bendera hingga membentangkan spanduk bertuliskan aspirasi soal keadilan Tragedi Kanjuruhan.  ‘Jika Sepakbola Pemersatu Bangsa, Kenapa Harus Ada Korban Jiwa’, ‘Kami Tak Termenung’ hingga ‘Justice for Arek Malang’.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Gelombang massa bergerak dari Stadion Gajayana menuju Stadion Kanjuruhan (M Sholeh)

Kemudian di sudut lain juga terdapat spanduk ‘Stop Kriminalisasi Suporter’ hingga ‘Kami Bersama Ambon Fanda’. Diketahui, Ambon Fanda merupakan salah satu pejuang Tragedi Kanjuruhan yang vokal dan dijebloskan di jeruji besi.

Baca Juga: Kebanggaan Itu Sudah Tak Lagi Ada Mendengar Suara Aremania Pasca Setahun Tragedi Kanjuruhan

Tak hanya itu, tampak juga bendera milik salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan bertuliskan ‘We Need Justice, Malang Kucecwara’ bergambar wajah korban tragedi. Bendera itu dikibarkan Devi Athok, seorang ayah yang 2 putrinya gugur dalam Tragedi Kanjuruhan.

“Ini sebagai pengingat bahwa keadilan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan belum didapatkan,” kata Devi Athok.

Baginya, Tragedi Kanjuruhan hingga saat ini masih jauh dari kata adil. Menurutnya, masih banyak pihak pihak yang seharusnya bertanggungjawab namun sama sekali tak tersentuh hukum. Seperti eksekutor penembakan gas air mata hingga pihak PSSI.

“Itu sangat melukai keluarga korban dan Aremania yang luka luka dan luka permanen. Ini sebagai bentuk perlawanan Arek Malang yang masih berjuang untuk keadilan,” tuturnya.

Dia juga mengaku kecewa dengan pernyataan Ketum PSSI, Erick Thohir yang sempat menyatakan bahwa keluarga korban telah diberi bantuan berupa uang. Pernyataan itu menurutnya justru melukai hati keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Kemarin Erick Thohir bilang bahwa keluarga korban sudah dikasih uang. Apakah semua bisa diselesaikan dengan uang? Ini kan soal hukum, hukum sama uang kan berbeda. Kami hanya ingin keadilan yang seadil adilnya,” tegasnya.

Di sisi lain, Devi Athok menyampaikan bahwa peserta konvoi bergerak menuju Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang untuk menggelar doa bersama dan menyatakan sikap bertepatan dengan setahun Tragedi Kanjuruhan.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: AremaniaHeadlineKeluarga Korban Tragedi Kanjuruhansetahun tragedi kanjuruhantragedi kanjuruhan

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
polres malang

Polres Malang Serentak Bersama Polsek Jajaran Gelar Doa Mengenang Tragedi Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.