Tugumalang.id – Dari balik gang sempit di sudut Surabaya, bocah kecil menentang bola plastik. Dia adalah Rizky Ridho, bocah yang kini menjadi benteng tangguh pertahanan skuat timnas Indonesia.
Kisah Rizky Ridho berawal dari balik gang sempit di Surabaya. Di antara dinding perkampungan dan jalan yang selalu basah kala hujan, Ridho kecil kerap tampak bermain bola plastik yang sudah penyok.
Pesepakbola profesional adalah mimpinya. Ayahnya seorang pedagang kecil di pasar, sementara ibunya selalu mendukung dengan menyisihkan uang agar Ridho kecil bisa sekolah dan bermain bola.
Baca Juga: Aji Santoso Ingatkan Perbaikan Pertahanan Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra Bahrain
Kala pulang sekolah, Ridho kerap bermain bola di lapangan tanpa sepatu. Luka di kaki, baju penuh lumpur, sudah menjadi hal biasa baginya sepulang bermain bola.
Berjalannya waktu yang diiringi dengan kobar spirit dan cita-citanya, talenta Ridho terendus hingga terpilih masuk akademi Surabaya. Perjalanannya tak mudah, ada kalanya cidera, rindu rumah hingga hampir menyerah.
Namun di balik perjalanan itu, wajah lesu orang tuanya membangkitkan semangat juang kembali membara. Pria kelahiran 2001 itu akhirnya merasakan debutnya di Persebaya pada 2020. Bahkan debut di timnas Indonesia U-19 dan selanjutnya dipercaya menjadi kapten tim.
Baca Juga: Duel Timnas Indonesia vs Bahrain, Ini Prediksi Susunan Pemain dan Head to Head
Setelah 3 tahun di Persebaya, Ridho hijrah ke Persija Jakarta tepatnya pada 2023. Di sana, dia tampil impresif dan kerap dipercaya sebagai starter. Penampilan apiknya dilirik pelatih Shin Tae Yong untuk memperkuat timnas senior di kualifikasi Piala Dunia.
Dari balik gang kecil, Rizky Ridho belia menjelma menjadi benteng tangguh di timnas Indonesia. Baru-baru ini, dia dikaitkan dalam julukan trio bek tangguh timnas Indonesia bersama Justin Hubner dan Jay Idzes.
Namanya melambung tinggi usai tampil gemilang di lini belakang timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Bersama Jay Idzes dan Justin Hubner, Rizky Ridho menjadi bagian trio pertahanan tangguh squat Garuda.
Dari 7 pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, trio pertahanan itu mencatatkan 6 clean sheets. Tentu ini capaian yang cukup gemilang bagi pemain lokal yang tengah bersaing dengan para pemain diaspora Indonesia yang banyak tampil di Eropa.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A