Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

Pro dan Kontra Film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’

Redaksi by Redaksi
April 2, 2024 9:25 am
in Entertainment
Official poster film 'Vina: Sebelum 7 Hari' yang tuai pro dan kontra /Foto: instagram.com/deecompany_official

Official poster film 'Vina: Sebelum 7 Hari' yang tuai pro dan kontra /Foto: instagram.com/deecompany_official

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Film Vina: Sebelum 7 Hari yang akan tayang pada 8 Mei 2024 menuai pro kontra dari masyarakat. Pasalnya, banyak orang yang menganggap bahwa film tersebut tidak etis bagi keluarga yang ditinggalkan.

Film ini diproduksi oleh Dee Company dan diarahkan oleh Anggy Umbara, yang sebelumnya juga menyutradarai film Siksa Neraka.

READ ALSO

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Empat Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang

Film Vina: Sebelum 7 Hari diangkat dari kisah nyata, yaitu kasus pembunuhan sadis seorang perempuan bernama Vina. Peristiwa ini terjadi di Cirebon pada tahun 2016 silam.

Baca Juga: Sinopsis Film Menjelang Ajal, Tawarkan Kisah Horor Bernuansa Sunda

Dalam trailer, Vina dan pacarnya yang bernama Eky, meninggal terkapar di tengah jalan dan diperkirakan karena kecelakaan.

Kemudian untuk menambahkan unsur dramatis dalam film bergenre horor tersebut, diceritakan arwah Vina gentayangan karena tak terima kematiannya dianggap sebuah kecelakaan.

Akhirnya arwah Vina memutuskan untuk merasuki tubuh sang sahabat. Melalui tubuh sahabatnya, Vina menceritakan kronologi kejadian secara detail dan siapa pelaku kejahatan yang ia alami pada malam tersebut dengan penuh isak tangis.

Baca Juga: Sinopsis Film Hantu Polong, Sajikan Kisah Horor Tanah Melayu

Sejak perilisan teaser hingga poster resmi, film ini menuai pro kontra dari netizen.

Antusias Masyarakat Akan Kisah Pembunuhan Vina

Netizen yang pro film Vina: Sebelum 7 Hari ditayangkan menyebutkan bahwa keluarga korban telah memberikan izin kisah Vina diangkat menjadi film.

“Kalo ngomongin hati nurani masih jalan atau engga. Menurutku sejauh keluarganya menyetujui ya berarti keluarga sudah mengizinkan ceritanya di angkat menjadi sebuah film. Otak pelaku dalam insiden ini juga blm ketangkep. Mungkin aja dgn viralnya film ini kasus ini bisa lbh diusut,” tulis akun @wilo****16 dalam cuitannya melalui platform X (Twitter).

Netizen lain memberikan opini bahwa film ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat khususnya perempuan agar lebih berhati-hati akan tindakan kejahatan seksual di luar sana.

“Film edukasi agar perempuan aware dengan tindakan KS. Kalau lu masih mengira ini tabu, yang bernasib seperti vina vina lain akan terus ada,” ujar akun @coffee***13.

Seruan Boikot dari Berbagai Kalangan

Meski begitu, tak sedikit juga netizen yang kontra atas kehadiran film dari kisah nyata ini. Banyak yang menyerukan agar film ini diboikot karena dianggap monetisasi sebuah tragedi sekalipun telah mendapat persetujuan pihak keluarga.

“Ga akan nonton film yang monetisasi tragedi korban kekerasan seksual begini mana tagline-nya “bully tidak boleh dibiarkan” itu pemerkosaan sampe meninggal ya dan ga cuma korporat yang monetisasi tragedi korban tapi sama keluarga sendiri juga,” jelas akun @cinna****lc yang kontra terhadap pembuatan film Vina.

Filmmaker Ian Salim turut serta menyerukan ajakan boikot melalui akun X (Twitter) pribadinya.

“Bisa gak ya film V*n* itu kita boikot rame-rame agar jangan sampe tayang? Apakah bisa dengan cara bikin petisi ke semua chain bioskop agar semua menolak menayangkan?,” ungkapnya.

“Yang gw nggak ngerti itu kenapa sesama filmmaker (apalagi sama-sama bergabung di asosiasi yang sama, baik itu sutradara, penulis atau produser) pada diam semua, ngga ada satu pun yg negur, memboikot dll. Apa udah pada mati nuraninya? Apa karena nggak ada konflik kepentingannya?,” imbuh Ian Salim menunjukkan keprihatinan atas tidak adanya respon atau kritikan dari filmmaker lain.

Hingga kini Dee Company selaku rumah produksi maupun Anggy Umbara selaku Sutradara belum memberikan tanggapan atas kontroversi yang terjadi di media sosial terkait film garapannya.

Kalau kamu tim pro atau kontra dengan penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari?

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Evi Tsabita Aprillia (Magang)

Editor: Herlianto. A

Related Posts

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari
Entertainment

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 1 Sep 2026
4 Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang
Entertainment

Empat Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang

Senin, 31 Agu 2026
4 Rekomendasi Film yang Mengangkat Isu Sosial dan Kesenjangan Sosial
Entertainment

4 Rekomendasi Film yang Mengangkat Isu Sosial dan Kesenjangan Sosial

Minggu, 30 Agu 2026
4 Film dengan Ending yang Masih Bikin Penonton Berdebat
Entertainment

4 Film dengan Ending yang Masih Bikin Penonton Berdebat

Sabtu, 29 Agu 2026
4 Film untuk Menemukan Kembali Arah dan Makna Hidup
Entertainment

4 Film untuk Menemukan Kembali Arah dan Makna Hidup

Kamis, 27 Agu 2026
5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan
Entertainment

5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
mie gacoan

Strategi Sukses Mie Gacoan: Terobosan Dahsyat! Harga Terjangkau, Omzet Melejit!

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.